... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Diam-diam Rusia Beri Dukungan Udara kepada Milisi Kurdi

Foto: Jet Rusia menjatuhkan bom/lustrasi

KIBLAT.NET, Moskow – Pemerintah Rusia untuk pertama kalinya mengakui pasukan udaranya melakukan penerbangan untuk mendukung milisi Kurdi di Suriah timur. Ini merupakan pengakuan mengejutkan, di mana selama ini Rusia seakan-akan kontra-milisi Kurdi karena milisi itu didukung AS.

Melalui Departemen Pertahanan, Rusia mengkonfirmasi pada Senin (04/12) bahwa jet tempurnya melakukan ratusan penerbangan untuk mendukung milisi Kurdi dan lokal di Suriah timur. Moskow mengklaim, dukungan itu berhasil membebaskan banyak wilayah dari para jihadis.

Pernyataan tersebut muncul setelah pertemuan pejabat delegasi militer Rusia dengan milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi, yang menyetujui menerima dukungan langsung dari Moskow.

“Pesawat Rusia melakukan 672 serangan dan membombardir lebih dari 1.450 sasaran untuk mendukung serangan oleh milisi lokal dan Kurdi di sebelah timur Sungai Efrat,” kata pernyataan Dephan Rusia.

Unit Perlindungan Kurdi, merupakan komponen utama milisi aliansi Pasukan Demokratik Suriah. Aliansi itu dibentuk untuk memerangi ISIS dan mendapat dukungan dari koalisi AS.

Wilayah Efrat timur beberapa bulan terakhir menyaksikan operasi militer milisi aliansi Kurdi, sementara Rusia mendukung operasi pasukan pemerintah Suriah melawan pejuang organisasi negara di sisi barat Sungai Efrat.

Pada bulan September, Rusia menuduh Pasukan Demokratis Suriah menargetkan militer rezim Suriah dengan artileri dan mengancam akan melakukan pembalasan jika diulang.

Sebaliknya, pasukan demokratis Suriah telah menuduh Moskow menyerangnya berulang kali, sehingga menambah kejutan atas pengumuman Moskow ini.

BACA JUGA  Turki: Bukan Corona, Masalah Utama Pengungsi Suriah adalah Kebutuhan Pokok

Milisi Kurdi bertemu dengan delegasi militer Rusia baru-baru ini di pangkalan Humeimim, pangkalan militer Rusia di Suriah. Pertemuan itu menyepakati banyak hal penting terkait operasi militer. Keduanya sepakat bekerja sama mengerahkan pasukan untuk menghadapi apa yang mereka sebut “teroris”.

Sumber: Arabi21.com
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

DPR Harap Calon Panglima TNI Baru Lanjutkan Profesionalisme Jenderal Gatot

Ketua Komisi I DPR RI, Abdul Kharis Almasyhari berharap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto lanjutkan profesionalisme Gatot Nurmantyo

Senin, 04/12/2017 20:38 0

Indonesia

Terduga Pelaku Pencemaran Nama Baik Habib Rizieq Diciduk

Pemilik akun Facebook Ukky Thiam diciduk anggota LBH Bang Japar dan diserahkan ke Kepolisian Resor Jakarta Pusat

Senin, 04/12/2017 20:06 0

Indonesia

Fitur Baru WhatsApp, Cocok Buat Media Tausiyah Para Ustadz

Fitur Restricted Group (Grup Terbatas) memungkinkan admin grup dapat "membungkam" obrolan para anggotanya. Sehingga pesan yang ditulis admin hanya bisa dibaca oleh anggota tanpa langsung ditanggapi.

Senin, 04/12/2017 15:59 1

Indonesia

Felix Siauw Sebut Reuni 212 Terlalu Besar untuk Diabaikan Siapapun

Ia menyatakan, bahwa gerakan kebangkitan umat Islam yang disimbolkan dengan 411/212 menjadi fenomena baru dalam sejarah Indonesia. Tak pernah ada gerakan semasif dan sesolid ini. 

Senin, 04/12/2017 11:45 0

Indonesia

Angkat Tema HIV AIDS, Komunitas Dua Jari Gelar Talk Show di Palu

Komunitas Rumah Dua Jari mengadakan talk show dengan tema HIV AIDS. Edukasi tentang HIV AIDS dipaparkan, selain pemeriksaan HIV gratis oleh Tim VCT.

Senin, 04/12/2017 11:35 0

Indonesia

Ganti Panglima TNI, Ini Calon Tunggal Pilihan Jokowi

Presiden Joko Widodo memilih KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo. Mensesneg Pratikno menyerahkan nama calon pilihan Jokowi itu kepada DPR.

Senin, 04/12/2017 10:56 0

Info Event

Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Erupsi Gunung Agung

Sejak Gunung Agung di Bali meletus pada (26/11/ 2017), tercatat 48.671 warga Karangasem mengungsi ke beberapa wilayah di Bali. Salah satunya, posko pengungsian di UPTD Rendang, Kabupaten Karangasem.

Senin, 04/12/2017 07:44 0

Indonesia

Ustadz Adi Hidayat: Sudah Saatnya Umat Mewarnai, Bukan Terwarnai

Ustadz Adi Hidayat mengatakan bahwa seharusnya seorang Muslim pada saat ini harus bisa menjadi subyek yang bisa mengubah serta mewarnai zaman.

Senin, 04/12/2017 07:00 0

Indonesia

Fadli Zon Kritik Penerapan Hukum di Indonesia

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyambut baik Reuni 212 dengan kehadirannya di aksi tersebut. Dalam orasinya ia mengkritik terkait penerapan hukum di Indonesia, seakan hukum hanya mengabdi kepada kekuasaan yang berkuasa.

Ahad, 03/12/2017 13:21 0

Video Kajian

Tabligh: Agar Syariat Islam Tidak Pudar

KIBLAT.NET – Tabligh: Agar Syariat Islam Tidak Pudar. Syariat Islam diturunkan untuk kebaikan kehidupan seluruh...

Ahad, 03/12/2017 12:20 0

Close