... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hamas Tekan Pemerintahan Rekonsiliasi Hapus Blokade Gaza

Foto: Perdana Menteri Palestina Rami Hamdallah menggelar pertemuan di Gaza dalam rangka rekonsiliasi Palestina, Selasa (03/10/2017)

KIBLAT.NET, Gaza – Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) menuntut pemerintah Palestina yang dipimpin oleh Rami Hamdallah menghapus sanksi yang dialami Jalur Gaza atau mengundurkan diri.

“Kami menyeru pemerintah Hamadullah untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara keseluruhan, terutama untuk melepaskan sanksi yang tidak adil terhadap rakyat kita di Gaza atau mengundurkan diri dan membentuk pemerintah penyelamat nasional,” kata Hamas dalam pernyataannya, Sabtu (02/12).

Pada bulan Juni, Otoritas Palestina menghentikan kontribusinya untuk mengoperasikan satu-satunya pembangkit listrik di Jalur Gaza. Selain itu, uang yang harus dibayar untuk aliran listrik dari Israel ke Jalur Gaza dinaikkan berlipat-lipat sehingga menyulitkan.

Otoritas Palestina juga telah mengambil tindakan lain terhadap Jalur Gaza, termasuk memotong gaji kepada sekitar 60.000 pegawai pemerintah. Bahkan, Presiden Palestina Mahmoud Abbas memensiunkan dini sekitar 15.000 pegawai.

Menanggapi pernyataan ini, juru bicara Otoritas Palestina Yousuf al-Mahmoud menilai ini merupakan langkah mundur yang jelas rekonsiliasi nasional. Ini merupakan pukulan bagi semua upaya untuk mengakhiri semua perbedaan dalam rangka meringankan penderitaan warga Gaza.

“Pemerintah bersikeras berpegang pada rekonsiliasi dan pembagian akhir, terutama dalam situasi sulit dan berbahaya ini, yang berkembang biak dan berlipat ganda di Palestina, dan di jantung kota Yerusalem,” imbuhnya.

Pada bulan Oktober, Fatah dan Hamas mencapai kesepakatan rekonsiliasi yang disponsori oleh Mesir untuk mengakhiri 10 tahun divisi Palestina.

BACA JUGA  Tingkat Kecanduan Narkoba Warga Israel di Dekat Gaza Meningkat

Saat itu, Otoritas Palestina berjanji akan segera mengakhiri blokade terhadap Gaza jika kota tersebut telah diserahkan.

Pelaksanaan persyaratan perjanjian rekonsiliasi nasional, yang mencakup Hamas yang menyerahkan tanggung jawabnya di Jalur Gaza kepada pemerintah Palestina, menghadapi banyak hambatan dimana kedua gerakan saling menyalahkan.

Dalam upaya untuk mengatasi perbedaan tersebut, gerakan Fatah dan Hamas mengeluarkan sebuah pernyataan bersama tiga hari lalu yang menuntut agar Mesir menunda pertemuan di antara mereka yang dijadwalkan pada bulan awal bulan ini hingga tanggal 10.

“Gerakan Fatah dan Hamas menuntut agar Mesir menunda selesainya penyerahan fungsi pemerintah di Gaza dari tanggal 1 sampai 10 Desember, dengan tujuan untuk menyelesaikan pengaturan untuk memastikan rekonsiliasi,” kata pernyataan tersebut.

Sumber: Reuters Arabic
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Fadli Zon Kritik Penerapan Hukum di Indonesia

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menyambut baik Reuni 212 dengan kehadirannya di aksi tersebut. Dalam orasinya ia mengkritik terkait penerapan hukum di Indonesia, seakan hukum hanya mengabdi kepada kekuasaan yang berkuasa.

Ahad, 03/12/2017 13:21 0

Video Kajian

Tabligh: Agar Syariat Islam Tidak Pudar

KIBLAT.NET – Tabligh: Agar Syariat Islam Tidak Pudar. Syariat Islam diturunkan untuk kebaikan kehidupan seluruh...

Ahad, 03/12/2017 12:20 0

Indonesia

Reuni 212, FMI: Dibilang Intoleran Terserah Terpenting Rayakan Persatuan

Ketua Front Mahasiswa Islam (FMI) Habib Ali Alatas bersyukur umat Islam mampu berkumpul kembali di Monas. Ia berharap, perkumpulan semacam ini terus berlanjut.

Sabtu, 02/12/2017 21:57 0

Indonesia

Orasi Fahri Hamzah di Reuni 212: Sekarang Terminologi Jihad Dikriminalisasi

Wakil ketua DPR RI, Fahri Hamzah menegaskan bahwa saat ini simbol-simbol keislaman sedang dikriminalisasi. Ia mencontohkan seperti kalimat takbir.

Sabtu, 02/12/2017 21:50 0

Indonesia

Ustadz Bachtiar Nasir Ajak Umat Islam Agar Bersatu

Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fakta Ulama (GNPF-Ulama), Ustadz Bachtiar Nasir mengatakan dalam ceramahnya bahwa perpecahan umat Islam disebabkan oleh umat Islam yang fanatik dengan kelompok-kelompoknya.

Sabtu, 02/12/2017 21:41 0

Indonesia

Amin Rais di Reuni 212: Jihad Solusi Bangkitkan Kemulian Islam

Reuni 212 bertujuan menumbuhkan bibit-bibit persatuan dan kemenangan umat Islam Indonesia.

Sabtu, 02/12/2017 21:31 0

Indonesia

Usia 85 Tahun Tak Halangi Mbah Mustari Ikut Reuni Akbar 212

Selama di Jakarta Mbah Mustari berjalan kaki

Sabtu, 02/12/2017 16:07 0

Indonesia

UBN: Lawan Propaganda Musuh Islam dengan Ketakwaan

Kata Ustadz Bachtiar Nasir, ketakwaan adalah pondasi melawan musuh Islam

Sabtu, 02/12/2017 15:04 0

Indonesia

‘Si Buta dari Gua Hantu’ Turun Gunung ke Reuni Akbar 212

‘Si Buta dari Gua Hantu’ turun gunung untuk mengikuti Reuni Akbar 212 di Monas

Sabtu, 02/12/2017 13:12 0

Indonesia

Pesan Habib Rizieq, Islam Harus Jadi Konstitusi Negara

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH. Ahmad Shobri Lubis menyampaikan pesan dari Habib Rizieq Shihab di Reuni Akbar 212

Sabtu, 02/12/2017 12:30 0

Close