... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muncul di Iraq, Tentara Pembebasan Kurdi Bersumpah Lawan Milisi Syiah

Foto: Tentara Pembebasan Kurdi.

KIBLAT.NET, Tuz Khurmatu – Sebuah kelompok militan baru yang terdiri dari sekitar 200 pejuang telah dibentuk di sebelah timur Tuz Khurmatu, sebuah wilayah yang berada di perbatasan provinsi Salahuddin dengan Kirkuk.

Para pejuang menyebut diri mereka “Tentara Pembebasan”. Tujuan mereka adalah untuk melawan pasukan Iraq, terutama milisi Syiah Hashd al-Shaabi, yang melakukan pelanggaran hak asasi manusia terhadap penduduk Kurdi Tuz Khurmatu sejak mengambil alih kota tersebut pada bulan Oktober.

Fryad Saadullah, salah satu pejuang yang bergabung di dalamnya, mengatakan bahwa dirinya menjadi pejuang Kurdi Peshmerge sampai jatuhnya Tuz Khurmatu dan Kirkuk pada tanggal 16 Oktober. Dia dan ayahnya adalah satu-satunya korban selamat dari tragedi pembantai terhadap Kurdi, Anfal yang dilakukan oleh tentara Iraq pada tahun 1980an.
Dia khawatir tragedi itu akan kembali terulang di wilayah Kurdistan. “Kami takut orang-orang yang kurang beruntung di desa-desa ini akan menghadapi gelombang Anfal yang lain. Kami tidak melakukan ini untuk keuntungan politik. Kami melakukan ini untuk membela kehormatan dan tanah kita,” kata Saadullah kepada Rudaw.

Tentara Pembebasan menyatakan bahwa mereka membunuh delapan milisi Syiah Hashd al-Shaabi dalam bentrokan pada hari Rabu (29/11/2017). Meskipun salah satu pejuang mereka terluka.

Samir Latif, seorang pejuang lainnya, mengatakan bahwa bentrokan tersebut terjadi ketika sekitar 30 milisi ingin menjarah dan mencuri dari desa Kurdi di sebelah timur Tuz Khurmatu. Dia mengatakan Tentara Pembebasan merespon operasi itu, dan membunuh sejumlah milisi dan menghancurkan beberapa kendaraan militer mereka.

BACA JUGA  Normalisasi Hubungan, Uni Emirat Arab Sepakati Perjanjian dengan Israel

Tentara Pembebasan adalah kelompok bersenjata kedua yang terbentuk di dekat Tuz Khurmatu. Penduduk setempat mengatakan sebuah kelompok bersenjata yang tidak dikenal telah muncul sebelumnya.

Mereka yang bergabung dengan Tentara Pembebasan, mengatakan bahwa rumah mereka telah dibakar dan dibom oleh milisi Syiah Hashd al-Shaabi. Kelompok itu percaya bahwa warga Tuz Khurmatu membutuhkan kekuatan untuk mengambil tanah mereka.

“Ada pepatah: ‘Balas dendam akan datang dengan kekuatan penuh, meski agak terlambat’,” kata Nazim Haji Mansur, seorang pejuang lainnya. “InsyaAllah, kami akan kembali. Ini bukan pertama kalinya kami menghadapi kemunduran, (meskipun) kerap mengalami kesuksesan. Musuh-musuh orang Kurdi tidak boleh merayakan bahwa orang Kurdi sudah berakhir,” imbuhnya.

“Kekuatan kami bukanlah sebuah kekuatan hanya untuk membebaskan Tuz Khurmatu. Kirkuk juga memiliki luka yang sama dengan Tuz Khurmatu,” kata Mohammed Fazel, seorang pejuang lain.

Tentara Pembebasan mengatakan bahwa mereka beroperasi di luar partai Kurdi tradisional. “Kami adalah kelompok sukarelawan. Saya memohon kepada semua orang, setiap sisi dari keempat bagian Kurdistan untuk datang dan bekerja dengan kami. Kami beroperasi di luar partai politik dan pemerintah,” kata Fazel.

Tentara Pembebasan memiliki basis di dekat desa Zinana, sebelah timur Tuz Khurmatu. “Jika situasi memungkinkan, kami akan melakukan serangan ke Tuz Khurmatu,” kata kelompok itu.

Sumber: Rudaw
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengacara Hidayat Sebut Hakim Langgar HAM

Kuasa hukum terdakwa kasus ITE, Muhammad Hidayat menilai bahwa majelis hakim telah melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Kamis, 30/11/2017 11:30 0

Video Kajian

Dr. Anung Al Hamat: Hukum Mengangkat Orang Kafir Sebagai Pegawai

KIBLAT.NET – Dr. Anung Al Hamat: Hukum Mengangkat Orang Kafir Sebagai Pegawai. Mempekerjakan orang kafir...

Kamis, 30/11/2017 11:12 0

Analisis

Arab Saudi di Tengah Ancaman Iran

Sejalan dengan cita-cita tersebut, Ayatollah Khomeini, bapak pendiri “Republik Islam Iran” atau yang secara substansi adalah negara Syiah Iran, mencanangkan sebuah doktrin tentang “mengekspor revolusi”.

Kamis, 30/11/2017 10:22 0

Indonesia

Gelar Lingkar Diskusi, FDPM Cimahi Bahas Reuni 212

Forum Diskusi Pemuda dan Mahasiswa Cimahi gelar Lingkar Diskusi (LD). Pembicaraan mereka membahas seputar reuni 212. Hal itu diungkapkan oleh Ketua FDPM Cimahi, Iwal Ode.

Rabu, 29/11/2017 22:05 0

Indonesia

Benarkah Banjir Jadi Alasan Penolakan Kongres 212? Ini Penelusuran Kiblatnet

Reporter Kiblat.net Jundi Al-Kayyis melakukan penelusuran ke Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Rabu, 29 November 2017.

Rabu, 29/11/2017 19:06 0

Indonesia

Batal di Asrama Haji Pondok Gede, Ini Lokasi Baru Kongres Alumni 212

Ketua Panitia Kongres Alumni 212, Ustadz Bernard Abdul Jabar menegaskan, meski asrama haji membatalkan kongres secara sepihak, panitia sudah mempunyai tempat baru.

Rabu, 29/11/2017 18:43 0

Indonesia

Beredar Surat dari Kemenag Batalkan Tempat Kongres 212 karena Alasan Banjir

Dikonfirmasi oleh Kiblat.net, panitia kongres 212, Ustadz Bernard Abdul Jabbar mengaku mendapat surat pembatalan sepihak dari Kementerian Agama hanya melalui surat elektronik.

Rabu, 29/11/2017 17:54 0

Indonesia

UPT Asrama Haji Batalkan Sepihak Tempat Acara, Panitia Kongres Alumni 212 Kecewa

Pihak pengelola Asrama Haji Pondok Gede membatalkan secara sepihak penggunaan tempat acara kongres alumni 212 yang sedianya akan digelar pada 2 Desember 2017 nanti.

Rabu, 29/11/2017 17:39 0

Suara Pembaca

Yuk Bantu SMPIT Al-Izzah

Buy One Get Unlimited Badai pasti berlalu. Hujan, kilat, angin, kini sudah berpamit pulang menyisakan...

Rabu, 29/11/2017 17:32 0

Indonesia

Menteri Agama Ingin Tujuan Reuni 212 Diperjelas 

Alumni 212 akan menggelar reuni akbar di lapangan silang Monas, Jakarta Pusat pada Sabtu 2 Desember 2017. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan tujuan acara tersebut harus diperjelas akan tidak menimbulkan salah tafsir di kalangan publik.

Rabu, 29/11/2017 16:46 0

Close
CLOSE
CLOSE