... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Benarkah Banjir Jadi Alasan Penolakan Kongres 212? Ini Penelusuran Kiblatnet

Foto: Penampakan gardu listrik yang disebut terendam banjir oleh pengelola Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.

KIBLAT.NET, Jakarta – Acara kongres yang digelar Presidium Alumni 212 terancam batal. Acara yang sedianya akan digelar sebelum reuni akbar 212 itu terancam gagal terselenggara usai pihak panitia mendapat sepucuk surat elektronik. Lewat sebuah e-mail yang berkop Kementerian Agama UPT Asrama Haji, panitia diberitahu bahwa instalasi listrik Asrama Haji sedang dalam perbaikan.

Dalam surat pemberitahuan itu, disebutkan gardu listrik yang berada di sekitar Asrama Haji Jakarta mengalami kerusakan karena terendam banjir pada tanggal 24, 25, 27 November lalu.

Karenanya, reporter Kiblat.net Jundi Al-Kayyis melakukan penelusuran ke Asrama Haji Jakarta, Pondok Gede, Jakarta Timur pada Rabu, 29 November 2017.

Reporter Kiblat.net datang ke lokasi bersamaan dengan waktu sholat zuhur. Dari dalam Masjid yang berada di kompleks Asrama Haji Pondok Gede, terdengar suara imam menggunakan pengeras suara dan udara di dalam masjid terasa sejuk.

Namun, ketika reporter media ini mencoba menghidupkan kipas angin dan mengisi ulang baterai telepon genggam, tidak ada aliran listrik yang bisa digunakan.

Menurut penuturan salah seorang pengurus masjid Asrama Haji Jakarta, Zainal Abidin, memang semenjak pagi hari sudah terjadi pemadaman listrik di area tersebut. Ia tidak tahu apa penyebab padamnya aliran listrik. Namun ia sempat mendapat pemberitahuan dari pihak Asrama Haji bahwa listrik akan dipadamkan hingga dua hari mendatang.

Ketika ditanyai apakah pemadaman ini akibat banjir pada tanggal 23, 26, dan 27 November 2017 seperti penjelasan surat Kemenag, Zainal dengan tegas membantah.

Baca juga: Beredar Surat dari Kemenag Batalkan Tempat Kongres 212 Karena Alasan Banjir

“Di lingkungan Asrama Haji mah nggak ada yang banjir, mungkin Gardu Pusat PLN kali yang kena banjir,” jelas Zainal.

Ia pun bercerita bahwa belum lama di area Asrama Haji pernah terjadi pemadaman listrik namun hanya dalam waktu sehari saja, itupun pihak Asrama Haji segera menggunakan Genset (generator diesel) untuk menormalisasi arus listrik supaya tetap bisa digunakan para pengguna asrama.

Kini, Zainal keheranan. Ia bertanya ke mana Genset yang dulu pernah ada, mengapa tidak digunakan. Ia khawatir jika listrik belum juga normal, maka acara latihan manasik haji yang digelar Taman Kanak-kanak pada Kamis besok juga akan dibatalkan.

Lebih dari itu, alat pengeras suara yang digunakan oleh Imam untuk shalat hanya menggunakan baterai, sehingga jika tidak diisi ulang maka tidak bisa digunakan.

Apakah Asrama Haji Terkena Banjir?

Terkait dengan alasan banjir yang diutarakan oleh pihak Unit Pelaksana Tekhnis Asrama Haji, Kiblat.net berusaha menanyai seorang pegawai asrama haji yang enggan menyebutkan namanya.

Ia menjelaskan bahwa Asrama Haji memang tidak banjir, hanya saja di gedung belakang Asrama Haji dimana tempat gardu listrik berada, posisinya memang rendah, sehingga memungkinkan tergenang air.

Baca halaman selanjutnya: Reporter Kiblat.net pun...

Halaman Selanjutnya 1 2
... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Banjir Bandang di Pacitan, Relawan: Hampir 80 Persen Kota Lumpuh

Ia menuturkan banyak warga yang masih terjebak banjir dan belum terevakuasi di kota Pacitan bagian timur dan selatan. Warga hanya bisa berkumpul di rumah yang berada di lokasi tinggi.

Rabu, 29/11/2017 18:48 0

Suara Pembaca

Yuk Bantu SMPIT Al-Izzah

Buy One Get Unlimited Badai pasti berlalu. Hujan, kilat, angin, kini sudah berpamit pulang menyisakan...

Rabu, 29/11/2017 17:32 0

Amerika

Facebook Kembangkan ‘Kecerdasan Buatan’ untuk Deteksi Konten Ekstremisme

Facebook mengatakan bahwa pihaknya telah menghapus 99 persen konten yang terkait dengan terorisme dan ekstremisme sebelum muncul laporan.

Rabu, 29/11/2017 15:40 0

Myanmar

Kunjungi Myanmar, Paus Serukan Persatuan Tapi Tak Menyebut Isu Rohingya

Pemimpin besar umat Kristen Katolik, Paus Fransiskus, pada Selasa, (28/11) menyampaikan pidato yang diawasi ketat di Myanmar. Dalam pidatonya ia meminta negara Asia Tenggara untuk menghormati semua kelompok agama.

Rabu, 29/11/2017 15:17 0

Opini

Bentuk-bentuk Distraksi dalam Perjuangan Umat Islam

Dalam perjuangan, apalagi memperjuangkan Islam, wujud distraksi jauh lebih banyak dan kompleks. Dari dalam elemen Ummat sendiri, berikut beberapa contoh yang paling sering ditemukan:

Rabu, 29/11/2017 13:54 0

Foto

Begini Ekspresi Perlawanan Rakyat Patani Tolak Pembangkit Listrik Batu Bara

Para masyarakat Patani  di Thailand Selatan bersikukuh menolak proyek pembangkit listrik batubara, kerana proyek ini akan menghancurkan lingkungan setempat, serta pengusiran terhadap masyarakat lokal demi rencana pembangunan.

Rabu, 29/11/2017 13:46 0

Asia

Aparat Thailand Tangkapi Peserta Aksi Damai Warga Patani

Bentrokan antara aparat keamanan Thailand dengan warga lokal di Provinsi Patani kembali terjadi. Masyarakat yang tergabung dalam Jaringan Masyarakat Sipil Songkhla-Pattani melakukan protes dan penolakan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Batubara (PLTB) di daerah Thepa, provinsi Songkhla,

Rabu, 29/11/2017 13:27 0

Arab Saudi

Sejumlah Pangeran Saudi Dibebaskan dalam Kasus Korupsi

Pangeran Saudi Miteb bin Abdullah telah dibebaskan setelah lebih dari tiga pekan ditahan karena dugaan korupsi pada Selasa (28/11/2017).

Rabu, 29/11/2017 12:52 0

Suriah

AS Ingkar Janji, Pasokan Senjata untuk Kurdi Suriah Tak Berhenti

AS mengirimkan truk senjata kepada Unit Perlindungan Rakyat (YPG), sayap militer PYD di Deir Zour, Suriah pada Selasa (28/11/2017).

Rabu, 29/11/2017 11:47 0

Myanmar

Berkunjung ke Myanmar, Paus Tak Singgung Penderitaan Rohingya

Paus Benediktus tak menyinggung kejahatan kemanusiaan yang dialami minoritas Muslim Rohingya selama kunjungannya ke Myanmar (Burma). Berbicara di hadapan para pemimpin Myanmar pada Selasa (28/11), dia hanya mengatakan harus menghormati setiap kelompok etnis

Rabu, 29/11/2017 11:30 0