... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Download

Laporan Syamina: Perang Khaibar, Sejarah Pengkhianatan Yahudi

Foto: Laporan Syamina: Perang Khaibar

 

KIBLAT.NET – Pengkhianatan dan pembelotan selalu dianggap tercela dalam narasi banyak budaya. Dalam sejarah Islam, pengkhianatan dan pembelotan yang paling sering dilakukan dan berbahaya adalah apa yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi terhadap Rasulullah SAW. Perang Khaibar merupakan babak akhir dari pengkhianatan mereka yang panjang semasa hidup Rasulullah. Perang ini terjadi pada tahun 7 H atau 628 M.

Pengkhianatan pertama orang-orang Yahudi adalah apa yang dilakukan oleh Bani Qainuqa. Bani Qainuqa termasuk bangsa Yahudi yang perkampungannya paling dekat dengan tempat tinggal bangsa Arab Yatsrib (Madinah). Bahkan pasar mereka merupakan di antara pasar yang banyak dikunjungi oleh bangsa Arab Madinah.

Pengkhianatan mereka berawal dari beberapa di antara mereka yang mengganggu seorang perempuan Muslimah yang berakibat terjadi perkelahian antara seorang Muslim dan beberapa orang dari Bani Qainuqa. Dalam perkelahian itu, seorang Muslim terbunuh dan seorang Yahudi yang mengganggu Muslimah tadi juga terbunuh. Karena Bani Qainuqa tidak beriktikad baik bahkan memusuhi Islam Rasulullah pun lalu menyerang mereka dan berhasil mengalahkannya. Bani Qainuqa akhirnya terusir dari Madinah.

Tidak lama berselang, Bani Nadhir mengikuti jejak Bani Qainuqa dalam mengkhianati Rasulullah. Mereka bahkan hendak membunuh Rasulullah dengan menjatuhkan batu besar ke kepala beliau. Namun usaha itu gagal. Oleh itu, Rasulullah menyerang mereka dan berhasil mengalahkan mereka. Beliau akhirnya memutuskan untuk mengusir mereka juga.

Pengkhianatan terakhir Yahudi sebelum perang Khaibar dilakukan oleh Yahudi Bani Quraizhah. Mereka mengkhianati Rasulullah dengan menyerang pasukan Islam dari belakang saat pasukan Islam tengah sibuk menghadapi pasukan Ahzab di hadapan mereka. Beliau langsung menggempur Bani Quraizhah langsung setelah berakhirnya perang Ahzab, dan berhasil mengalahkan mereka. Kepada Bani Quraizhah diputuskan hukuman bahwa laki-laki dewasa dibunuh, para wanita dan anak-anak dijadikan tawanan, serta harga mereka dijadikan ghanimah.

Khaibar merupakan lahan subur pertanian yang terletak di utara Madinah. Jaraknya dengan Madinah yaitu delapan barid (sekitar 96 mil/ 154 km). Perkampungan itu dikelilingi benteng-benteng pertahanan yang berlapis-lapis.

Penyebab perang Khaibar adalah karena Yahudi Bani Nadhir—yang setelah terusir dari Madinah lalu menetap di Khaibar—menimbulkan permusuhan melawan umat Islam. Mereka berusaha memprovokasi bangsa Arab untuk melawan Rasulullah.

Rasulullah lalu mengirimkan 1400 pasukannya untuk menyerang Khaibar dan menunjuk Ali bin Abi Thalib sebagai salah seorang panglimanya. Meski berjalan alot yang dipenuhi pengepungan, akhirnya benteng-benteng Khaibar dapat ditaklukkan oleh tentara Islam. Penduduk Khaibar menyerah. Mereka menginginkan agar bisa meninggalkan Khaibar meski tidak membawa apa pun kecuali pakaian yang mereka kenakan.

Akhirnya, beliau pun menyetujuinya dan memerintahkan pasukannya untuk tetap melindungi warga Yahudi dan seluruh kekayaannya. Perlindungan itu sengaja diberikan oleh Rasulullah untuk menunjukkan beda perlakuan kalangan Islam dan Kristen terhadap pihak yang dikalahkan. Biasanya, pasukan Kristen dari kekaisaran Romawi akan menghancurludeskan kelompok Yahudi yang dikalahkannya.

Tetapi sebagian penduduk Khaibar meminta dispensasi kepada Rasulullah untuk tetap menetap di Khaibar guna menggarap lahannya yang subur, dengan bagi hasil sesuai dengan keinginan beliau.

Dengan penaklukan Khaibar, Islam berubah menjadi kekuatan utama di Jazirah Arab. Dan karena kemenangan umat Islam dalam pertempuran ini, kata “Khaibar” sering disebutkan dalam slogan, lagu, atau senjata-senjata buatan orang-orang Islam. Khaibar, Khaibar, Kaibar ya Yahuud! Jaisyu Muhammad Saufa Ya’uud. Ingatlah Khaibar, Khaibar, dan Khaibar Wahai Yahudi! Pasukan Muhammad akan kembali.

 

Download di sini untuk baca Laporan Syamina lebih lengkap.

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

MUI Jatim: Kunjungan Sekjen Partai Komunis Vietnam ke Indonesia Langgar UU

"Oleh karena itu pertemuan antara pemerintah Republik Indonesia dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV) Nguyen Phu Trong adalah merupakan bentuk pelanggaran yang serius terhadap undang undang

Sabtu, 25/11/2017 15:42 0

News

Observatorium HAM: 340 Ribu Nyawa Melayang Sepanjang Konflik Suriah

Sebanyak 100.000 warga sipil terbunuh dalam konflik Suriah

Sabtu, 25/11/2017 15:41 0

Indonesia

Padahal Sudah Tandatangani Pakta Integritas, Setnov Masih Tolak Mundur

Politikus senior Partai Golkar Zainal Bintang menyindir keputusan tersebut karena tidak sesuai dengan pakta integritas yang ditandatangani Setya Novanto, Idrus Marham dan seluruh DPD tingkat I pada 2 Juni 2016.

Sabtu, 25/11/2017 15:24 0

Wilayah Lain

Riset IRI Tunjukkan Korupsi Jadi Pendorong Utama Terorisme dari Bosnia hingga Tunisia

Penelitian yang dilakukan oleh International Republican Institute (IRI) menunjukkan bahwa korupsi adalah pendorong utama terorisme di semua wilayah, mulai dari Bosnia, Tanzania hingga Tunisia.

Sabtu, 25/11/2017 14:56 0

News

Muhammad Bin Salman: Pemimpin Tertinggi Iran Hitler Baru di Timur Tengah

"Pemimpin tertinggi Iran adalah Hitler baru di Timur Tengah," kata Muhammd bin Salman.

Sabtu, 25/11/2017 13:55 0

Timur Tengah

IUMS Pimpinan Syaikh Yusuf Qaradhawi Masuk Daftar Teroris, Blok Arab Saudi Dikecam

Memasukkan Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional (IUMS) ke daftar organisasi teroris menguntungkan pihak yang anti Islam

Sabtu, 25/11/2017 11:46 0

Mesir

KBRI di Mesir Pastikan Tak Ada WNI Korban Serangan di Sinai

Sejauh ini, korban jiwa mencapai lebih dari 230 orang. Sedangkan menurut ketarangan Dubes RI untuk Mesir Helmy Fauzi bahwa dalam serangan tersebut tak ada WNI yang menjadi korban.

Sabtu, 25/11/2017 08:09 0

Mesir

Korban Tewas akibat Serangan di Sinai Meningkat Jadi 235 Orang

Korban tewas akibat serangan di masjid Al-Rawdah, Sinai Mesir meningkat menjadi 235 orang.

Sabtu, 25/11/2017 07:58 0

Mesir

Serangan saat Shalat Jumat, 155 Orang Tewas di Sinai

Sedikitnya 155 orang tewas dalam serangan bom dan tembakan di sebuah masjid di Semenanjung Sinai utara Mesir.

Jum'at, 24/11/2017 21:08 0

Indonesia

Hak Imunitas Hambat Kasus Victor, Begini Tanggapan KONAS

KIBLAT.NET, Surakarta- Pada hari Selasa (21/11/17) lalu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Herry...

Jum'at, 24/11/2017 20:31 0