... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Suara Pembaca

Ikuti Lomba Tulis Refleksi Setahun 212!

Foto: Lomba tulis artikel 212

KIBLAT.NET — Aksi Bela Islam 2 Desember 2016 atau yang lebih dikenal dengan “Aksi 212” merupakan momentum istimewa dalam kamus perjuangan umat Islam Indonesia masa kini. Kasus penistaan agama oleh Ahok memang menjadi penyulut, tapi bukan titik kulminasinya.

212 kemudian bermetamorfosa menjadi “gerakan” massal yang mengusung dan membela pemikiran Islam. Ia merupakan alat perekat beberapa tokoh dan kelompok Islam. Ia menjadi motor aksi boikot atas produk atau kegiatan yang dinilai mendiskritkan Islam.

Ia juga menjelma sebagai kekuatan opini yang dengan tajam mengkritisi ketimpangan praktik hukum, politik dan ekonomi yang dijalankan pemerintah. Ia laksana angin yang, pada suatu ketika mampu membawa kesejukan, namun di kesempatan lain mengalami fusi dan berubah menjadi badai.

Apapun fungsinya, gerakan 212 masih menjadi gerakan massa yang kurang bertuan. Belum ada titik temu di sebagaian umat Islam untuk menentukan ke arah mana angin (atau badai) ini bertiup. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan, bila suatu ketika muncul “kekuatan luar” yang memiliki kekuatan untuk mengendalikan gerakan.

Ke mana 212 akan mengarah, adalah pertanyaan besar yang menjadi PR bagi semua umat Islam, terutama para ulama dan pemikirnya. Sebagai sebuah PR besar, memang tak mudah untuk dijawab dalam waktu singkat. Namun usaha untuk menentukan jawaban itu, harus dimulai sejak dini.

Dalam kerangka itulah, Kiblat.net sebagai media Islam berusaha mewadahi sumbangsih pemikiran seluruh komponen umat Islam. Sebuah sumbangsih yang menjadi bukti rasa kepemilikan dan kepedulian terhadap nasib umat Islam Indonesia, sekaligus urun rembug besar untuk menyelesaikan persoalan penting umat.

BACA JUGA  Majelis Keluarga Ponpes Sidogiri Minta Gus Muwafiq Taubat

 

NAMA KEGIATAN

Lomba Penulisan Artikel. Lomba ini mengambil tajuk “Refleksi Setahun Aksi 212.”

 

PENYELENGGARA DAN PESERTA

Lomba ini diselenggarakan oleh Redaksi media Islam www.kiblat.net, dan dapat diikuti oleh semua penulis di luar karyawan PT. Kiblat Media Siber.

KETENTUAN LOMBA

  1. Peserta lomba adalah perseorangan, bukan kelompok.
  2. Artikel murni karya sendiri, dan belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun, di media manapun.
  3. Kapasitas artikel berkisar antara 5000 hingga 6000 character without
  4. Artikel dikirim melalui email : [email protected], selambat-lambatnya pada tanggal 2 Desember 2017 pukul 12:00 WIB.
  5. Peserta melampirkan :
  6. Kartu identitas diri yang masih berlaku
  7. No HP yang bisa dihubungi
  8. Akun social media yang dimiliki.
  9. Keputusan juri bersifat mutlak, dan tidak dapat diganggu gugat.
  10. Bila dinyatakan sebagai pemenang, peserta bersedia memuat tulisannya di akun social medianya.
  11. Naskah yang dinyatakan sebagai pemenang, menjadi milik sepenuhnya Penyelenggara.

 

HADIAH

Pemenang I : Uang senilai Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus rupiah)

Pemenang II : uang senilai Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah)

Pemenang III : Uang senilai Rp. 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Hadiah akan dikirim melalui transfer bank, atau sarana pengiriman lain yang berlaku dengan segala biaya transaksi yang timbul dibebankan kepada Pemenang.

 

SPONSORSHIP

Kiblat membuka kesempatan pihak ketiga untuk menjadi sponsor dalam lomba ini, dengan menanggung seluruh biaya yang diperlukan untuk penyelenggaraan lomba. Kompensasinya, logo sponsor akan dicantumkan pada penayangan artikel pemenang (di website kiblat.net) dan akun social media kiblat.net.

BACA JUGA  Pakar Pidana: Granat Meledak di Monas Bikin Orang Ketakutan

 

 

Lomba penulisan artikel setahun 212

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Ikuti Lomba Tulis Refleksi Setahun 212!”

  1. Minimal 5000 karakter??

  2. Ini lomba nya langsung kirim aja karya tulisan ke email yang sudah ditentukan? Atau harus ada konfirmasi peserta nya. Mohon di beri kejelasan. Terimaksih

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Qatar: Tak Boleh Gunakan Isu Terorisme untuk Memberangus Lawan Politik

“Memelihara stabilitas regional merupakan salah satu cara untuk memenangkan perang melawan terorisme dan untuk memutus siklus kekerasan”

Sabtu, 25/11/2017 20:34 0

News

Dua Remaja Asal Banyuwangi Nekad Bersepeda ke Jakarta Ikut Reuni 212

Muhammad Lukman dan Muhammad Yasir bersepeda lima hari untuk ikut reuni 212

Sabtu, 25/11/2017 19:53 1

News

Kesehatan Memburuk, Muhammad Mursi Tak Dapat Layanan Kesehatan

Kondisi kesehatan mantan presiden Mesir Muhammad Mursi dilaporkan memburuk

Sabtu, 25/11/2017 19:19 0

Analisis

Beginilah Korelasi antara Konflik Kekerasan dengan Korupsi

Korupsi menjadi pusat narasi dari Arab Spring, dan permintaan untuk mengatasi masalah tersebut menjadi salah satu pusat dari aspirasi para demonstran.

Sabtu, 25/11/2017 18:48 0

News

MUI Jatim: Sebut Kasus Rohingya Bukan Konflik SARA Upaya Pengaburan Fakta

Pernyataan pimpinan majelis agama Buddha Indonesia yang menyebut tragedi Rohingya sebgai konflik sosial adalah bagian dari manipulasi

Sabtu, 25/11/2017 17:29 0

Mesir

Mesir Tutup Perbatasan ke Jalur Gaza, Seraya Bersumpah akan Membalas Dendam

Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi menyebut insiden serangan di masjid tersebut sebagai "serangan teroris" dan berjanji akan "membalas dendam".

Sabtu, 25/11/2017 16:20 0

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Perang Khaibar, Sejarah Pengkhianatan Yahudi

Penyebab perang Khaibar adalah karena Yahudi Bani Nadhir—yang setelah terusir dari Madinah lalu menetap di Khaibar—menimbulkan permusuhan melawan umat Islam. Mereka berusaha memprovokasi bangsa Arab untuk melawan Rasulullah.

Sabtu, 25/11/2017 16:14 0

Indonesia

MUI Jatim: Kunjungan Sekjen Partai Komunis Vietnam ke Indonesia Langgar UU

"Oleh karena itu pertemuan antara pemerintah Republik Indonesia dengan Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam (PKV) Nguyen Phu Trong adalah merupakan bentuk pelanggaran yang serius terhadap undang undang

Sabtu, 25/11/2017 15:42 0

News

Observatorium HAM: 340 Ribu Nyawa Melayang Sepanjang Konflik Suriah

Sebanyak 100.000 warga sipil terbunuh dalam konflik Suriah

Sabtu, 25/11/2017 15:41 0

Indonesia

Padahal Sudah Tandatangani Pakta Integritas, Setnov Masih Tolak Mundur

Politikus senior Partai Golkar Zainal Bintang menyindir keputusan tersebut karena tidak sesuai dengan pakta integritas yang ditandatangani Setya Novanto, Idrus Marham dan seluruh DPD tingkat I pada 2 Juni 2016.

Sabtu, 25/11/2017 15:24 0

Close