... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dijuluki ‘Buaya’, Siapa Presiden Zimbabwe yang Baru?

Foto: Emmerson Dambudzo Mnangagwa memang dikenal sebagai 'Garwe' atau buaya di Shona

KIBLAT.NET, Harare- Rabu (22/11/2017), hari bersejarah bagi rakyat Zimbabwe. Hari itu pula, tepat dua minggu Emmerson Dambudzo Mnangagwa yang melarikan diri ke Afrika Selatan kembali pulang ke Zimbabwe.

Gemuruh sorakan, “Garwe! Garwe! Garwe!,” mengiring laju mobil yang membawa mantan wakil presiden itu. Deru pun semakin kencang saat pria 75 tahun itu kemudian turun dan menaiki panggung untuk menyapa orang-orang yang telah lama menantinya.

“Hari ini, kita menyaksikan awal dari sebuah demokrasi baru,” ungkap dari pangung.

Begitulah rakyat Zimbabwe menjuluki pria yang baru saja dilantik sebagai presiden baru Zimbabwe pada Jumat (24/11/2017). Emmerson Dambudzo Mnangagwa memang dikenal sebagai ‘Garwe’ atau buaya di Shona. Karena pada tahun 1960, ia memimpin aksi anti-kolonial dan melawan rezim kulit putih melalui Gang Crocodile.

Mnangagwa resmi dilantik sebagai presiden ketiga Zimbabwe sejak kemerdekaan tahun 1980. Ia dipandang sebagai sosok yang paling mungkin mengantikan presiden Zimbabwe yang telah berkuasa selama 37 tahun, Robert Mugabe.

Barawal dari konflik internal partai ZANU-PF yang berkuasa, Mnangagwa menentang Mugabe dan istrinya, Grace. Pada tanggal 6 November, perebutan kursi kepemimpinan partai berujung pada pemecatan Mnangagwa pada 6 November. Ia lalu melarikan diri ke Afrika Selatan untuk mencari suaka.

Namun, secara tiba-tiba militer berhasil merebut kekuasaan pada tanggal 15 November dan menempatkan Mugabe yang berusia 93 tahun di rumah tahanan di Blue Roof Residence di Harare. Saat tekanan semakin meningkat, Mugabe akhirnya bersedia mengundurkan diri pada Selasa lalu, menutup masa kekuasaannya selama 37 tahun.

BACA JUGA  Arab Saudi dan UEA Dukung Langkah Mesir dalam Konflik Libya

Keterbukaan politik Mnangagwa dan kemampuan untuk bertahan dalam situasi yang tampaknya mengerikan telah membuatnya terkenal. Namanya semakin popular, ketika pelariannya terjadi tak lama setelah ia menjadi target penembakan.

Banyak yang percaya bahwa dia mewakili perubahan dan bisa mengubah nasib negara. Selama masa jabatan wakil presiden, Mnangagwa memperkenalkan skema Komando Pertanian, sebuah program yang didukung oleh Bank Pembangunan Afrika yang dirancang untuk membantu masyarakat menjadi lebih mandiri.

Diluncurkan dua tahun yang lalu, inisiatif ini masih dalam tahap awal. Namun beberapa analis percaya bahwa potensi untuk mengembalikan Zimbabwe ke statusnya sebagai keranjang roti di wilayah ini.

Sebagai pejabat penting di partai ZANU-PF, Mnangagwa mendukung pemusnahan usaha peternakan komersial milik putih. Namun, di provinsi asal Midlands, dilaporkan bahwa dia “diam-diam” melindungi beberapa petani kulit putih agar tidak diusir dari Zimbabwe.

Menurut laporan intelijen yang bocor yang ditinjau oleh kantor berita Reuters, petani putih yang terlibat kembali bisa menjadi salah satu prioritas potensial di era pasca Mugabe.

“Mnangagwa menyadari bahwa dia membutuhkan petani kulit putih di negaranya saat dia mulai berkuasa. Dia akan menggunakan petani kulit putih untuk menyadarkan industri pertanian, yang dia kira merupakan tulang punggung ekonomi,” mengutip laporan tersebut.

Sumber: Al Jazeera
Redaktur: Syafi’i Iskandar

 


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Ketua MUI Solo: Tegakan Keadilan dan Lanjutkan Proses Hukum Victor

Dalam aksi damai yang diselenggarakan oleh Komunitas Nahi Mungkar (KONAS), Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Solo, Nurhadi Darsono turut hadir dalam aksi tersebut.

Jum'at, 24/11/2017 17:52 0

Indonesia

KSHUMI Dukung Penuh Acara Reuni Alumni 212

Reuni Alumni 212 bakal digelar di Monas, Jakarta. Dalam hal ini, Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan, menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh dengan diadakannya acara tersebut.

Jum'at, 24/11/2017 15:00 0

Indonesia

Kasus Victor Dihentikan, Umat Muslim Solo Geruduk Mapolresta Surakarta

Penghentian kasus Victor rupanya direspon oleh masyarakat Solo Raya. Mereka akan mendatangi Mapolresta Surkarta guna mendesak agar kasus ujaran kebencian yang menjerat politis Nadem itu tak dihentikan.

Jum'at, 24/11/2017 14:48 0

Indonesia

Jadi Pemantik Perpecahan, Viktor Diminta Mundur dari DPR

Pelapor Viktor Laiskodat dari Aliansi Anak Bangsa, Damai Hari Lubis menegaskan bahwa Viktor seharusnya mundur dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebab, Viktor telah menjadi pemantik perpecahan di Indonesia.

Jum'at, 24/11/2017 10:13 0

Indonesia

Hina Habib Rizieq, Pemilik Akun FB Ini Dipolisikan

Ratih melaporkan pemilik akun facebook Azriel Akmal Wirata kepada pihak kepolisian karena menghina Habib Rizieq Syihab dalam berbagai postingan.

Jum'at, 24/11/2017 09:10 0

Video Kajian

Ustadz Abu Rusydan: Ciri-ciri Ahlus Sunnah wal Jamaah

Ustadz Abu Rusydan: Ciri-ciri Ahlus Sunnah wal Jamaah. Tidak harus menunjuk nama, siapa ahlus sunnah wal jamaah dapat ditandai dari ciri-ciri orang yang...

Jum'at, 24/11/2017 05:30 0

Indonesia

Ustadz Fadlan: Berhenti Gunakan Orang Irian untuk Kepentingan Politik

Ustadz Fadlan Garamatan buka suara terkait perkembangan situasi di wilayah Papua. Dia mendesak penggunaan orang Irian untuk kepentingan politik.

Kamis, 23/11/2017 21:56 0

Indonesia

TNI AL: Pesantren Menjaga Kedaulatan Negara

Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Pertama Suprayitno Paendridayu mengunjungi Pondok pesantren Al Fatih Kaafah Nusantara (AFKN) Nuu Waar, Setu, Bekasi pada Kamis (23/11/2017).

Kamis, 23/11/2017 21:54 0

Indonesia

Seruan Tutup Freeport Iringi Aksi Pembebasan Sandera Papua

"Mereka meminta bahwa Freeport segera harus ditutup, militer Indonesia harus ditarik keluar dari Papua dan diganti dengan pasukan keamanan PBB," kata Panglima TNI.

Kamis, 23/11/2017 19:39 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Akhir Para Penentang Kebenaran Islam

Khutbah Jumat: Akhir Para Penentang Kebenaran Islam Khutbah Pertama: الحمد لله الذي أصلحَ الضمائرَ، ونقّى...

Kamis, 23/11/2017 14:18 0

Close