... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Seruan Tutup Freeport Iringi Aksi Pembebasan Sandera Papua

Foto: Demo masyarakat suku di lokasi PT Freeport.

KIBLAT.NET, Jakarta – Beberapa waktu lalu Tim gabungan dari TNI dan Polri telah melakukan evakuasi terhadap ratusan warga di Tembagapura, Papua. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengapresiasi pihak Polda Papua yang melakukan berbagai negosiasi walau akhirnya dilakukan tindak pembebasan sandera.

“Kami laporkan bahwa negosiasi tahapannya sangat panjang dan Kapolda di sana menggunakan tokoh-tokoh adat, kepala suku, tokoh-tokoh agama, mulai dari pendeta, pastor, bahkan perwakilan uskup dan negosiasi intensif,” kata Gatot di Hotel Chandra Kartika, Selasa (22/11/2017).

Kendati demikian, Gatot menambahkan, kelompok kriminal bersenjata itu mengajukan tuntutan yang menurutnya tidak masuk akal. “Mereka meminta bahwa Freeport segera harus ditutup, militer Indonesia harus ditarik keluar dari Papua dan diganti dengan pasukan keamanan PBB,” tuturnya.

Mereka juga meminta pemerintah Indonesia untuk menyetujui pelaksanaan pemilihan bebas (referendum) untuk menentukan nasib sendiri rakyat Papua dan menggantikan Pemda Papua dan Papua Barat dengan pemerintah perwalian dari PBB.

“Inilah kemudian yang mendorong TNI untuk melakukan langkah-langkah pembebasan sandera. Di samping itu semenjak tanggal 1 mereka (warga) disandera, logistik sudah mulai menipis dan untuk diketahui ada 12 wanita yang menerima pelecehan seksual,” ungkap Gatot.

“Mereka menyita Rp 107,5 juta dan menyita 254,4 gram emas dan 200 handphone dan melarang masyarakat yang mayoritas Kristen untuk melakukan kebaktian,” imbuhnya.

Gatot kemudian menjelaskan medan yang harus ditempuh tim penyelamat untuk sampai ke tempat penyanderaan. “Jarak dari daerah persiapan sampai ke sasaran sejauh 5 km, tapi medan sangat sulit ditempuh. Ada yang tiga hari tiga malam dan ada yang lima hari lima malam. (Padahal) hanya 5 km (dengan) ketinggian di atas 2.000 mdpl, sangat dingin juga hujan,” kata Gatot.

BACA JUGA  Momen Maulid, DSKS Gelar Acara '1.000 Mujahid 1.000 Bendera Tauhid' 

Dia juga mengungkapkan, terdapat dua tentara yang cedera pada pukul 01.00 pagi dalam perjalanan. “Ketika berpegangan kepada ranting tiba-tiba rantingnya patah (lalu) jatuh 11 meter,” katanya.

Dia bersyukur misi penyelamatan sandera dapat diselesaikan dalam waktu singkat. “Meskipun ada beberapa separatis yang lari, lalu akhirnya tertangkap,” pungkasnya.

Reporter: Qoid
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Turki

Erdogan: Tak Peduli Penderitaan Ungkap Wajah Barat Sebenarnya

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Rabu (22/11/2017) mengkritik negara-negara Barat atas ketidakpedulian mereka terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi dan menimpa komunitas Muslim.

Kamis, 23/11/2017 18:51 0

Eropa

Korban Muslim Bosnia Ungkap Kebohongan Media saat Pembantaian

Pengadilan perang PBB di Belanda telah menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup penjara terhadap 'jagal' Muslim Bosnia, Ratko Mladic.

Kamis, 23/11/2017 18:02 0

Eropa

Inilah Kejahatan Ratko Mladic, Jagal Muslim Bosnia

Pengadilan perang PBB menjatuhkan vonis hukuman seumur hidup penjara bagi Ratko Mladic. Ia dinilai terbukti menjadi dalang di balik genosida terhadap 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim di Srebrenica, Bosnia.

Kamis, 23/11/2017 16:36 0

Arab Saudi

Saudi Cs Tambahkan 2 Organisasi dan 11 Orang dalam Daftar Teroris

Arab Saudi, Mesir, UEA, dan Bahrain menambahkan dua organisasi baru dan 11 orang ke dalam daftar teroris. Saudi Press Agency (SPA) pada Kamis (23/11/2017) melaporkan organisasi dan individu tersebut dituding menyebarkan dan mendukung terorisme.

Kamis, 23/11/2017 14:55 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Akhir Para Penentang Kebenaran Islam

Khutbah Jumat: Akhir Para Penentang Kebenaran Islam Khutbah Pertama: الحمد لله الذي أصلحَ الضمائرَ، ونقّى...

Kamis, 23/11/2017 14:18 0

Philipina

Pesawat Militer AS Jatuh di Laut Filipina

Tiga dari sebelas orang awak pesawat masih belum ditemukan. Sementara delapan lainnya berhasil diselamatkan dan dalam kondisi baik.

Kamis, 23/11/2017 13:42 0

Afrika

Emmerson Mnangagwa Jadi Presiden Baru Zimbabwe

Zimbabwe melanjutkan demokrasi setelah pengunduran diri Presiden Robert Mugabe pasca intervensi militer. Emmerson Mnangagwa, mantan Wakil Presiden yang dipecat muncul sebagai pemimpin baru dan telah memberikan sambutan publik pertama setelah kembali ke negara tersebut. 

Kamis, 23/11/2017 12:51 0

Eropa

Pembantai 8.000 Lebih Muslim Bosnia Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

Mantan panglima Serbia-Bosnia Ratko Mladic dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh hakim PBB pada Rabu (22/11/2017). Ia dinyatakan bertanggung jawab atas pembantaian lebih dari 8.000 pria dan anak laki-laki Muslim di Srebenica pada tahun 1995.

Kamis, 23/11/2017 12:09 0

Video News

PKS Desak MKD Segera Proses Kasus Viktor

Politikus PKS, Mardani Ali Sera menegaskan bahwa publik tidak boleh melepaskan kasus Viktor Laiskodat. Ia menegaskan, jika belum puas dengan penanganannya saat ini, publik bisa melapor lagi.

Kamis, 23/11/2017 10:52 0

News

Wantim MUI: Putusan MK Soal Penghayat Kepercayaan Distorsi Tafsir Konstitusi

Dewan Pertimbangan (Wantim) MUI, yang menyebutnya ada gelagat upaya distorsi deviasi tafsir konstitusi terkait putusan Mahkamah Konstitusi

Kamis, 23/11/2017 10:26 0

Close