Rawa Diambil Alih, Baghdad Klaim Kehadiran ISIS di Iraq telah Berakhir

KIBLAT.NET, Baghdad – Kehadiran organisasi ISIS di Iraq telah berakhir menurut klaim Menteri Dalam Negeri Qasim al-Araji. Al-Araji pada Jum’at (17/11/2017) mengatakan ISIS berakhir secara efektif menyusul “pembebasan” kota Rawa di provinsi Anbar barat.

Sebelumnya pada hari yang sama, pasukan militer Iraq yang didukung oleh milisi suku pro-pemerintah dan kekuatan koalisi pimpinan AS mengambil alih Rawa dari ISIS setelah operasi militer selama seminggu.

Terletak kira-kira 230 kilometer sebelah barat ibukota provinsi Ramadi, Rawa telah dianggap sebagai markas terakhir ISIS di Iraq.

Dalam sebuah pernyataan, al-Araji mengucapkan selamat kepada rakyat Iraq, dengan mengatakan, “Kehadiran militer ISIS di Iraq akhirnya berakhir.”

Pasukan Iraq saat ini dilaporkan memulai operasi pembersihan di daerah terpencil Anbar untuk menemukan dan menetralkan elemen ISIS yang tersisa.

Milisi yang berafiliasi dengan Hashd al-Shaabi (sebagian besar komponen Syiah dari Angkatan Bersenjata Iraq) sekarang mengamankan perbatasan sepanjang 300 kilometer dengan Anbar. Kata Kazem Abdel-Wahid, seorang komandan Hashd al-Shaabi kepada Anadolu Agency pada hari Jumat.

ISIS baru-baru ini dilaporkan mengalami serangkaian kekalahan di Iraq dan Suriah setelah menguasai wilayah yang luas di kedua negara pada pertengahan 2014.

Akhir bulan lalu, kota Alesh Qaim, yang juga terletak di provinsi Anbar barat, juga direbut kembali oleh tentara Iraq dan sekutu-sekutunya.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat