... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Penghayat Kepercayaan, MUI: Agama Leluhur Itu Tidak Ada

Foto: Salam Sunda Wiwitan, salah satu penghayat kepercayaan yang bisa masuk kolom agama KTP dan KK

KIBLAT.NET, Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin tak sepakat dengan pernyataan yang menyebut penghayat kepercayaan adalah agama leluhur bangsa Indonesia.

Kiai Ma’ruf menegaskan kepercayaan tidak dapat dikatagorikan sebagai agama. Sementara sampai saat ini agama yang diakui di Indonesia hanya enam saja.

“Agama leluhur, mana agama leluhur? Agama leluhur itu tidak ada. Agama cuma enam kok,” ungkapnya pada Rabu (15/11/2017) di Gedung MUI Pusat, Jakarta.

Menurutnya, sangat tidak tepat apabila aliran kepercayaan disamakan dengan agama. Pasalnya sebelum masuknya agama, di Indonesia memang belum ada agama apapun. Yang ada saat itu, lanjut Kiai Ma’ruf, hanyalah aliran yang didasari kebudayaan.

“Ya memang belum ada agama di sini. Semua agama kan impor. Karena memang belum ada agama di sini,” sambungnya.

Kyai Ma’ruf memaparkan memang benar leluhur bangsa Indonesia menganut aliran kepercayaan. Namun ia menggarisbawahi bahwa aliran-aliran tersebut belum dapat didefenisikan sebagai agama.

“Bukan agama namanya. Asli Indonesia tetapi bukan agama. Yang disebut agama itu dan diakui di Indonesia ada enam, Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha sama Konghucu,” tandasnya.

Saat ini pembahasan tentang pengahayat kepercayan tengah mengemuka menyusul keputusan MK terkait pengabulan permohonan permohonan uji materi terkait Undang-undang (UU) Administrasi Kependudukan (Adminduk). MK memutuskan kata ‘agama’ yang ada pada Pasal 61 ayat (1) dan Pasal 64 ayat (1) UU Adminduk dinyatakan bertentangan dengan UUD 1945 sepanjang tidak dimaknai termasuk ‘kepercayaan’.

BACA JUGA  Masyarakat Diminta Mempersempit Aktivitas LGBT

Reporter: Syafi’i Iskandar
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Amal yang Membuahkan Cinta Allah dan Ampunan

Khutbah Jumat: Amal yang Membuahkan Cinta Allah dan Ampunan Khutbah Pertama: الحمد لله الذي أصلحَ...

Kamis, 16/11/2017 13:36 0

Timur Tengah

Uni Emirat Arab Larang Ceramah Agama Tanpa Izin Pemerintah

Uni Emirat Arab mengeluarkan sebuah rancangan undang-undang baru tentang ceramah atau khutbah agama. Dilaporkan Khaleej Times, bagi mereka yang memberikan ceramah atau mengajar hafalan Al-Qur'an tanpa persetujuan pemerintah akan dikenakan denda dan hukuman penjara.

Kamis, 16/11/2017 13:07 0

Myanmar

Kini Aung San Suu Kyi Diboikot Publik yang Dulu Mengaguminya

Kegagalan Aung San Suu Kyi bersuara untuk mencegah dan menentang pembunuhan masal (baca: genosida) terhadap Muslim Rohingya sangat memperburuk reputasinya sebagai sebuah kekuatan demokrasi dan kebebasan.

Kamis, 16/11/2017 11:21 0

Arab Saudi

Pangeran Muhammad Bin Salman Bertemu Bill Gates untuk Bahas Ini

Kerajaan Saudi menawarkan sejumlah peluang kerjasama ke Bill Gates salah satunya dalam mega proyek NEOM.

Rabu, 15/11/2017 21:11 0

Artikel

Begini Kekuatan Militer Arab Saudi dan Iran Jika Keduanya Berperang

Baru-baru ini hubungan Arab Saudi dan Iran sempat kembali memanas. Terutama setelah serangan rudal balistik Hutsi proxy Iran ke ibukota Riyadh, yang diikuti pengunduran diri Perdana Menteri Sunni Lebanon, Saad Hariri di luar negaranya.

Rabu, 15/11/2017 16:35 0

Asia

India Ikut Ambil Bagian dalam Latihan Militer Bersama Israel

Pilot India dan tentara penyelamat dari Unit Garud -yang setara dengan Unit 669 Israel- ikut serta dalam latihan Blue Flag dua tahunan di pangkalan udara Palmachim di Israel tengah. Lebih dari 70 pesawat dari tujuh negara ikut ambil bagian.

Rabu, 15/11/2017 14:37 0

News

Militer Myanmar Sebut Tidak Ada Pembantaian, Aktivis HAM: Tak Masuk Akal

Beberapa aktivis HAM mengecam laporan militer Myanmar yang menyebut tidak ada pembunuhan terhadap warga Muslim Rohingya di Rakhine.

Rabu, 15/11/2017 14:04 0

Suriah

Atareb, Kota Zona De-Eskalasi yang Jadi Target Kebrutalan Rusia

Serangan tersebut diketahui dilakukan oleh jet tempur Rusia. Sekutu rezim Bashar Assad itu menggunakan bom berdaya ledak tinggi dalam serangan tersebut.

Rabu, 15/11/2017 14:00 0

Video Kajian

Tabligh: “Perppu” Zaman Fir’aun dan Musa

KIBLAT.NET – Tabligh: “Perppu” Zaman Fir’aun dan Musa. Dalam politik kekuasaan, rezim mana pun akan...

Rabu, 15/11/2017 13:11 0

Suriah

Korban Jiwa Serangan di Kota Atareb Aleppo Meningkat

“Sejumlah korban selamat akhirnya meninggal karena luka serius sehingga menambah jumlah korban jiwa akibat serangan di pasar di kota Atareb pada Senin menjadi 61 orang, termasuk 5 anak-anak,” kata Direktur Obserbatorium, Rami Abdel Rahman, direktur observatorium, kepada AFP seperti dilansir koran Al-Syarq Al-Ausath.

Rabu, 15/11/2017 12:36 0

Close