... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Korban Jiwa Serangan di Kota Atareb Aleppo Meningkat

KIBLAT.NET, Aleppo – Korban tewas akibat serangan udara yang menargetkan sebuah pasar di utara kota Atareb, pedesaan Aleppo, pada Senin lalu (13/11) meningkat menjadi 61. Mayoritas korban warga sipil dan angka tersebut kemungkinan bertambah, menurut keterangan lembaga Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia pada Selasa (14/11).

“Sejumlah korban selamat akhirnya meninggal karena luka serius sehingga menambah jumlah korban jiwa akibat serangan di pasar di kota Atareb pada Senin menjadi 61 orang, termasuk 5 anak-anak,” kata Direktur Obserbatorium, Rami Abdel Rahman, direktur observatorium, kepada AFP seperti dilansir koran Al-Syarq Al-Ausath.

Pada Senin malam (14/11), korban jiwa yang terdata di Observatorium sebanyak 53 orang. Hampir semuanya warga sipil. Korban selain sipil hanya tiga. Mereka adalah anggota polisi lokal.

Lembaga yang bermarkas di Inggris itu belum bisa mengidentifikasi pesawat penyerang. Namun yang pasti, antara pesawat Rusia dan Suriah.

Rami menekankan bahwa jumlah itu kemungkinan besar masih bertambah. Operasi pencarian korban di bawah puing-puing bangunan masih berlangsung, di samping masih banyaknya korban selamat dalam kondisi kritis.

Wartawan AFP yang berada di lokasi menyaksikan tim medis terus mengevakuasi korban tewas dari balik reruntuhan bangunan. Seorang laki-laki terlihat menutupi jasad dua anak kecil dengan kain. Pemandangan lainnya, terlihat seseorang mengendong bocah perempuan penuh darah berlari di atas reruntuhan bangunan diikuti puluhan warga.

BACA JUGA  Milisi Syiah Suriah Bongkar Makam Khalifah Umar bin Abdul Aziz

Ceceran darah terlihat di mana-mana. Kota sayur dan buah yang biasa digunakan pedagang porak-poranda beserta isinya. Di sudut jalan terlibat jasad seorang laki-laki tergeletak, belum dievakuasi.

Atareb terletak di pedesaan Aleppo barat. Kota ini berbatasan dengan Idlib di barat laut dan provinsi Hama di tengah serta Latakia di Barat. Kota yang dikontrol oposisi itu termasuk bagian dari wilayah zona de-eskalasi yang disepakati oleh oposisi dan rezim.

Rusia dan Iran (sekutu utama Damaskus) serta Turki (pihak pendukung oposisi) menyepakati zona de-eskalasi di empat wilayah Suriah, yang kemudian disetujui oleh oposisi dan rezim, pada Mei lalu. Masing-masing pihak tidak dibolehkan meluncurkan operasi militer di wilayah tersebut. Rusia, Iran dan Turki menjadi negara pengawas.

Sumber: Al-Syarq Al-Ausath
Redaktur: Sulhi El-Izzi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Izin Alexis Disetop, Anies: Yang Bersangkutan Menerima, Kenapa yang Lain Tidak?

“Kami ingin memberikan pesan kepada semua bahwa Jakarta tidak akan kompromi pada praktik-praktik yang melanggar seperti itu,” lanjut Anies.

Rabu, 15/11/2017 11:57 0

Indonesia

Polisi Klaim Miliki Cukup Bukti Tolak Praperadilan Jonru

Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya mengklaim memiliki empat alat bukti dalam penetapan Jonriah Ukur Ginting alias Jonru sebagai tersangka.

Rabu, 15/11/2017 11:30 0

Indonesia

Pemprov DKI Janji Atasi Ketimpangan Ekonomi di Ibukota

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan fokus untuk mengatasi ketimpangan ekonomi di Ibukota.

Rabu, 15/11/2017 10:26 0

Video Kajian

Tadzkirah: Menyesal Setelah Mati

KIBLAT.NET – Tadzkirah: Menyesal Setelah Mati. Ending suatu peristiwa adalah perkara yang sangat dinanti. Suatu perjalanan...

Rabu, 15/11/2017 09:33 0

Indonesia

Pengacara: Tak Ada Kegaduhan yang Ditimbulkan Postingan Jonru

Ketua tim pengacara Jonru, Djudju Purwantoro mengatakan bahwa kliennya dijerat dengan Pasal 28 ayat 2 UU ITE. Namun, menurut Djudju selama ini belum ada pihak yang dirugikan atas unggahan-unggahan Jonru melalui fanpage facebook-nya.

Rabu, 15/11/2017 07:37 0

Indonesia

Polisi Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Jonru

Polisi meminta hakim praperadilan menolak permohonan praperadilan Jon Riah Ukur alias Jonru. Menurut polisi, penetapan tersangka dan penyidikan terhadap Jonru yang dilakukan penyidik Polda Metro Jaya sah dan sesuai prosedur.

Rabu, 15/11/2017 06:54 0

Indonesia

Ketua Alumni Kolese Kanisius Sayangkan Aksi Walk Out Ananda Sukarlan

Pihak alumni Kolese Kanisius akhirnya buka suara soal aksi walk out Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpidato.

Selasa, 14/11/2017 21:03 0

Indonesia

Walk Out Saat Anies Pidato di Kanisius Penghinaan Publik

"Walk out kemarin menunjukkan permusuhan terhadap pribadi Gubernur. Itu merupakan suatu penghinaan publik"

Selasa, 14/11/2017 20:32 0

Indonesia

‘Aksi Walk Out Ananda Sukarlan Gambarkan Sikap Intoleran’

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Pemuda Muhammadiyah Jakarta, Syahrul Hasan.

Selasa, 14/11/2017 19:31 0

Indonesia

Berlatar Belakang Politik, Jaksa Agung Dinilai Tak Mampu Selesaikan Kasus Semanggi

"Dengan latar belakangnya sebagai anggota partai politik, Jaksa Agung, AM Prasetyo seringkali memberikan komentar yang berada di luar peraturan perundang-undangan yang berlaku"

Selasa, 14/11/2017 19:00 0

Close