... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Cacat Nalar Kemanusiaan Jika Takbir Jadi Indikasi Serangan Teroris

Foto: Mapolres Dharmasraya terbakar, Ahad (12-11-2017)

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Uhamka, Maneger Nasution menegaskan bahwa jika kalimat takbir digunakan sebagai indikasi serangan teroris tidak dapat dibenarkan. Menurutnya, sikap tersebut menggambarkan kecacatan nalar seseorang.

“Jika itu benar adanya, itu menggambarkan kecacatan nalar kemanusiaan pejabat publik. Salah satu nilai paling elementer dalam HAM adalah respek terhadap perasaan publik. Pejabat publik tidak boleh miskin moralitas,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Rabu (15/11/2017).

Sebelumnya Kapolda Sumatera Barat, Irjen Polisi Fakhrizal menyebut peristiwa pembakaran Mapolres Dharmasraya sebagai serangan teroris. “Yang jelas indikasi sementara serangan dari teroris, karena ada kata-kata thaghut dan Allahu Akbar,” kata Fakhrizal di hadapan awak media.

Dari sini Maneger mengimbau kepada pimpinan Polri untuk mengambil tindakan tegas terhadap Kapolres tersebut. Ia menegaskan, statemen tersebut secara tidak langsung mengaitkan tindakan teroris dengan agama tertentu.

“Sulit untuk menghindari persepsi publik bahwa sudah terjadi bias dalam penyebutan ‘teroris’ dan sejenisnya. Bias yang bertitik pusat pada stigmasasi terhadap kelompok agama tertentu. Sanksi organisasi dan sanksi pidana, saya kira, layak dipertimbangkan (bahkan dijatuhkan) bagi Kapolres tersebut,” sambungnya.

Kendati demikian, Maneger juga mengimbau kepada publik untuk tidak terprovokasi. Ia mengajak kepada publik untuk mendukung dan mengawasi pimpinan Polri untuk memproses kasus ini.

“Di samping diproses secara disiplin organisasi, juga dijerat dengan pidana/KUHP dan UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM,” katanya sembari berpedan agar hal yang sama tidak terulang kembali di masa mendatang.

BACA JUGA  HNW: Kita Perlu UU Perlindungan Tokoh Agama

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video Kajian

Tabligh: “Perppu” Zaman Fir’aun dan Musa

KIBLAT.NET – Tabligh: “Perppu” Zaman Fir’aun dan Musa. Dalam politik kekuasaan, rezim mana pun akan...

Rabu, 15/11/2017 13:11 0

Suriah

Korban Jiwa Serangan di Kota Atareb Aleppo Meningkat

“Sejumlah korban selamat akhirnya meninggal karena luka serius sehingga menambah jumlah korban jiwa akibat serangan di pasar di kota Atareb pada Senin menjadi 61 orang, termasuk 5 anak-anak,” kata Direktur Obserbatorium, Rami Abdel Rahman, direktur observatorium, kepada AFP seperti dilansir koran Al-Syarq Al-Ausath.

Rabu, 15/11/2017 12:36 0

Yaman

Serangan Udara Koalisi Saudi Rusak Navigasi Bandara Sanaa

Angkatan udara koalisi Teluk pimpinan Arab Saudi kembali membombardir bandara internasional Sana'a, yang dikuasai pemberontak Syiah Hutsi.

Rabu, 15/11/2017 09:50 0

Video Kajian

Tadzkirah: Menyesal Setelah Mati

KIBLAT.NET – Tadzkirah: Menyesal Setelah Mati. Ending suatu peristiwa adalah perkara yang sangat dinanti. Suatu perjalanan...

Rabu, 15/11/2017 09:33 0

Iran

530 Warga Iran Tewas Akibat Gempa Bumi

Total korban bencana gempa bumi di Iran mencapai 530 tewas dan 8.000 luka-luka. Demikian kantor berita resmi Iran melaporkan pada Selasa (14/11).

Rabu, 15/11/2017 08:44 0

Afrika

Al-Syabaab Rilis Video Ungkap Detil Serangan Mematikan 2 September Lalu

KIBLAT.NET, Mogadishu- Kelompok jihadis al-Syabaab di Somalia baru-baru ini merilis video peristiwa detil operasi raid...

Selasa, 14/11/2017 21:33 0

Suriah

Jika Syarat Ini Tercapai, AS Siap Mundur dari Iraq dan Suriah

“Kami tidak akan pergi saat ini,” lanjutnya menegaskan.

Selasa, 14/11/2017 20:00 0

Myanmar

Anak-anak Rohingya, Berenang ke Bangladesh Hanya Bermodal Jerigen Plastik

Nabi Hussain menggantungkan hidupnya pada wadah minyak plastik berwarna kuning. Anak Rohingya berusia 13 tahun itu tidak dapat berenang, ia bahkan belum pernah melihat laut sebelum akhirnya melarikan diri dari desanya di Myanmar.

Selasa, 14/11/2017 15:56 0

Opini

Membincang Pornografi dan Pornoaksi, Surga Palsu Masyarakat Kapitalis

Pornografi merupakan salah satu kata menakutkan bagi para orang tua yang mempunyai anak remaja seperti saya. Satu kata yang juga bisa membuat orang tua tanpa sadar bersikap protektif dan posesif yang berlebihan terhadap anak-anaknya. Seperti kasus yang baru-baru ini menjadi trending topik hangat di media sosial. Dua topik yang berkenaan tentang aksi pornografi dan pornoaksi yang beredar di masyarakat.

Selasa, 14/11/2017 15:04 0

Artikel

Periculum In Mora: Sebuah Konstruksi yang Membudaya

KIBLAT.NET – Sejak Amerika Serikat (AS) tampil berdiri pasca Perang Dunia II, sejak itu pula...

Selasa, 14/11/2017 14:50 0

Close