... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pengacara Jonru Masalahkan Hal Ini di Sidang Perdana Praperadilan

Foto: Jonru Ginting

KIBLAT.NET, Jakarta – Kuasa Hukum aktivis media sosial Jonriah Ukur Ginting alisa Jonru sudah sejak lama mengajukan Praperadilan, namun baru dikabulkan. Sidang praperadilan perdana untuk membatalkan status tersangka Jonru digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (13/11).

Djuju Purwantoro, Kuasa Hukum Jonru mengungkapkan bahwa setidaknya ada dua poin yang dibacakan dalam sidang perdana dengan agenda pembacaan gugatan dari pemohon Kuasa Hukum Jonru kepada Termohon yaitu kepolisian.

“Yang pertama kita menanyakan bagaimana prosedur tentang penetapan tersangkanya itu. Penetapan tersangkanya itu menurut kami belum memenuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku,” ungkap Djuju saat dihubungi Kiblat.net.

Ia menyebut, hal yang penting dalam penetapan tersangka itu bahwa polisi menetapkan Jonru dalam tempo waktu yang sangat cepat di bawah 10 jam.

“Kemudian penetapan tersangka itu dilakukan sebelum adanya penggeledahan yang dilakukan. Saudara Jonru ditetapkan tersangka sehingga kami menduga proses penetapannya itu tidak memenuhi unsur bukti permulaan,” ungkapnya.

Penetapan yang tidak sesuai prosesnya, disebut Djuju karena juga gelar perkara yang dilakukan kepolisian tidak lengkap.

“Karena melalui laporan data kita tidak melalui digital forensik, tidak mendatangkan saksi ahli. Karena kan itu kan dilakukan tengah malam, ini menurut dugaan kami. Tengah malam dalam waktu yang cepat Jonru sudah ditetapkan tersangka, baru dilakukan penggeledahan,” tukasnya.

Dalam perkara ini, Jonru dikenai Pasal 28 ayat 2juncto Pasal 45 A ayat 2 dan/atau Pasal 35 juncto Pasal 51 UU RI No 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 4 huruf b angka 1 juncto Pasal 16 UU RI No 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dan/atau Pasal 156 KUHP.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Hunef Ibrahim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Arab Saudi

Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Besar Oposisi Suriah

“Berdasar dari kebijakan Kerajaan yang mendukung upaya damai dan memerangi terorisme, dan juga menjawab permintaan oposisi Suriah, akan digelar pertemuan (oposisi Suriah) di kota Riyadh,” kata kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, pada Senin (13/11).

Selasa, 14/11/2017 09:15 0

Afrika

Republik Afrika Tengah Kembali Memanas, 7 Warga Muslim Terbunuh

kondisi ibukota memanas sejak Sabtu malam lalu ketika sebuah granat meledak di sebuah acara di kawasan Lingkaran Ketiga, kawasan yang dihuni warga Muslim. Bentrokan itu berlanjut hingga Ahad pagi.

Selasa, 14/11/2017 08:10 0

Myanmar

Myanmar Ganti Komandan Penanggung Jawab Operasi di Arakan

"Saya tidak tahu mengapa dia dipindahkan," kata Petugas Informasi Angkatan Darat Mayor Jenderal E Lewin kepada Reuters.

Selasa, 14/11/2017 06:41 0

Amerika

Biayai Perang dengan Hutang, Bunga Pinjaman AS Capai $ 8 Miliar

Biaya yang harus ditanggung Amerika Serikat dalam perang global melawan “teror” masih harus dikalkulasi kembali. Ada alasan yang sangat kuat untuk melakukan penghitungan biaya tersebut. Secara keseluruhan, faktanya AS sendiri belum membayar biaya-biaya perang yang ada, dan Amerika membiayai berbagai perang dan konflik itu dari hutang.

Selasa, 14/11/2017 05:38 0

Iran

Korban Tewas akibat Gempa Iran-Irak Capai 350 Jiwa Lebih

Gempa berkekuatan 7,3 SR yang menguncang perbatasan utara Iran-Irak, menewaskan lebih dari 358 jiwa di Iran dan 7 jiwa di Irak. Sedangkan ribuan orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Senin, 13/11/2017 20:02 0

Asia

Lagi, Warga Muslim di India Dibunuh Karena Sapi

Insiden tersebut terjadi di distrik Alor pada Sabtu (11/12) ketika dua orang warga Muslim menuntut empat ekor sapi (hewan yang disucikan pengikut Hindu) ke sebuah desa di distrik Paratpur.

Senin, 13/11/2017 16:19 0

Afghanistan

Taliban Promosikan Unit Pasukan Khusus di Provinsi Laghman

Taliban Afghanistan baru-baru ini mempromosikan "Unit Pasukan Khusus" yang konon beroperasi di provinsi Laghman, Afghanistan timur. Sejak tahun 2015, Taliban telah mengiklankan apa yang disebut "Unit Pasukan Khusus" yang diketahui beroperasi di provinsi Afghanistan selatan.

Senin, 13/11/2017 13:45 0

Irak

Lebih dari 141 Orang Tewas dalam Gempa di Perbatasan Iran-Iraq

Gempa berkekuatan 7,3 SR telah melanda wilayah perbatasan antara Iraq dan Iran, menewaskan lebih dari 141 orang dan melukai 1.000 lainnya.

Senin, 13/11/2017 13:10 0

Turki

Turki Akan Kembangkan Sistem Rudal Jenis S-400 bersama Italia dan Perancis

S-400 adalah sistem rudal jarak jauh anti pesawat tercanggih buatan Rusia yang bisa membawa tiga jenis rudal dengan kemampuan menghancurkan berbagai macam target, termasuk menembak jatuh rudal balistik dan rudal penjelajah.

Senin, 13/11/2017 11:43 0

News

Benarkah Turki Suap AS agar Mengekstradisi Dalang Kudeta?

Sebelumnya media AS melaporkan bahwa para penyelidik di Washington sedang menyelidiki, apakah penasihat keamanan nasional Gedung Putih Michael Flynn berencana "mengusir" Fethullah Gulen dengan imbalan secara rahasia.

Senin, 13/11/2017 10:35 0