... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ananda Walk Out saat Pidato Anies, Romo Magnis: Memalukan

Foto: Romo Magnis.

KIBLAT.NET, Jakarta – Rohaniawan Katolik, Franz Magnis Suseno menyesalkan aksi walk out Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berpidato. Ia menegaskan, tindakan tersebut sangat memalukan.

“Menurut saya memalukan dan sangat saya sesalkan. Yaitu, begitu Gubernur bicara, sebagian besar hadirin, mengikuti Ananda Sukarlan, meninggalkan ruang. Andaikata Gubernur mengatakan sesuatu yang tidak senonoh, jahat atau menghina, walk out dapat dibenarkan,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net pada Selasa (14/11/2017).

Pria yang akrab dengan sapaan Romo Magnis ini juga menganggap sangat tepat jika panitia perayaan mengundang Gubernur DKI. Ia mengaku senang bahwa Gubernur memang datang.

“Wajar itu pada perayaan 100 tahun sebuah sekolah ternama di ibukota,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa tamu harus dihormati. Sebab, Anies datang karena diundang panitia. Maka semua yang ikut undangan panitia, harus menghormati tamu. Kalau secara pribadi tidak menyetujuinya, seharusnya panitia yang dikritik.

“Tetapi menginisiasikan suatu demonstrasi penghinaan terbuka terhadap Gubernur DKI saya anggap penyalahgunaan kesempatan,” tandasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Aleppo Kembali Dihujani Bom, Puluhan Warga Sipil Tewas

Sedikitnya 43 warga sipil terbunuh dan puluhan lainnya terluka dalam tiga serangan udara di sebuah pasar yang sibuk di al-Atarib, sebuah kota di provinsi Aleppo, Suriah barat.

Selasa, 14/11/2017 14:07 0

Turki

Erdogan: Rusia dan Amerika Harus Tarik Pasukan dari Suriah

"Saya mengalami kesulitan untuk memahami pernyataan-pernyataan ini," kata Erdogan kepada wartawan sebelum terbang ke Rusia untuk melakukan pembicaraan dengan Putin. "Jika solusi militer bukan, mereka harus menarik pasukan mereka," imbuhnya.

Selasa, 14/11/2017 10:29 0

Arab Saudi

Saudi Akan Jadi Tuan Rumah Pertemuan Besar Oposisi Suriah

“Berdasar dari kebijakan Kerajaan yang mendukung upaya damai dan memerangi terorisme, dan juga menjawab permintaan oposisi Suriah, akan digelar pertemuan (oposisi Suriah) di kota Riyadh,” kata kantor berita resmi Arab Saudi, SPA, pada Senin (13/11).

Selasa, 14/11/2017 09:15 0

Afrika

Republik Afrika Tengah Kembali Memanas, 7 Warga Muslim Terbunuh

kondisi ibukota memanas sejak Sabtu malam lalu ketika sebuah granat meledak di sebuah acara di kawasan Lingkaran Ketiga, kawasan yang dihuni warga Muslim. Bentrokan itu berlanjut hingga Ahad pagi.

Selasa, 14/11/2017 08:10 0

Myanmar

Myanmar Ganti Komandan Penanggung Jawab Operasi di Arakan

"Saya tidak tahu mengapa dia dipindahkan," kata Petugas Informasi Angkatan Darat Mayor Jenderal E Lewin kepada Reuters.

Selasa, 14/11/2017 06:41 0

Amerika

Biayai Perang dengan Hutang, Bunga Pinjaman AS Capai $ 8 Miliar

Biaya yang harus ditanggung Amerika Serikat dalam perang global melawan “teror” masih harus dikalkulasi kembali. Ada alasan yang sangat kuat untuk melakukan penghitungan biaya tersebut. Secara keseluruhan, faktanya AS sendiri belum membayar biaya-biaya perang yang ada, dan Amerika membiayai berbagai perang dan konflik itu dari hutang.

Selasa, 14/11/2017 05:38 0

Iran

Korban Tewas akibat Gempa Iran-Irak Capai 350 Jiwa Lebih

Gempa berkekuatan 7,3 SR yang menguncang perbatasan utara Iran-Irak, menewaskan lebih dari 358 jiwa di Iran dan 7 jiwa di Irak. Sedangkan ribuan orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.

Senin, 13/11/2017 20:02 0

Asia

Lagi, Warga Muslim di India Dibunuh Karena Sapi

Insiden tersebut terjadi di distrik Alor pada Sabtu (11/12) ketika dua orang warga Muslim menuntut empat ekor sapi (hewan yang disucikan pengikut Hindu) ke sebuah desa di distrik Paratpur.

Senin, 13/11/2017 16:19 0

Afghanistan

Taliban Promosikan Unit Pasukan Khusus di Provinsi Laghman

Taliban Afghanistan baru-baru ini mempromosikan "Unit Pasukan Khusus" yang konon beroperasi di provinsi Laghman, Afghanistan timur. Sejak tahun 2015, Taliban telah mengiklankan apa yang disebut "Unit Pasukan Khusus" yang diketahui beroperasi di provinsi Afghanistan selatan.

Senin, 13/11/2017 13:45 0

Irak

Lebih dari 141 Orang Tewas dalam Gempa di Perbatasan Iran-Iraq

Gempa berkekuatan 7,3 SR telah melanda wilayah perbatasan antara Iraq dan Iran, menewaskan lebih dari 141 orang dan melukai 1.000 lainnya.

Senin, 13/11/2017 13:10 0