... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban Promosikan Unit Pasukan Khusus di Provinsi Laghman

KIBLAT.NET Laghman – Taliban Afghanistan baru-baru ini mempromosikan “Unit Pasukan Khusus” yang konon beroperasi di provinsi Laghman, Afghanistan timur. Sejak tahun 2015, Taliban telah mengiklankan apa yang disebut “Unit Pasukan Khusus” yang diketahui beroperasi di provinsi Afghanistan selatan.

Enam foto “Unit Pasukan Khusus” yang beroperasi di provinsi Laghman dirilis oleh Taliban dalam akun resmi Telegram pada 1 November 2017. Pasukan khusus Taliban terlihat mengenakan seragam dan rompi anti-peluru baru. Mereka befoto di samping kendaraan tempur HUMVEE hasil rampasan dari tentara Afghanistan.

Pada tahun 2015, para pendukung Taliban mulai mengedarkan foto-foto yang secara online dimaksudkan untuk menunjukkan sebuah kamp pelatihan “Unit Pasukan Khusus” Taliban di suatu tempat di Afghanistan. Foto-foto tersebut menunjukkan puluhan anggota Taliban bergabung dalam latihan fisik dan latihan senjata.

Para rekrutan terlihat berlatih menggunakan pistol, senapan mesin berat, dan senjata anti-pesawat terbang. Foto-foto lain menunjukkan rekrutan yang menggunakan alat-alat teknik, atau truk pickup bersenjata. Bendera putih Taliban bertuliskan kalimat Tauhid terlihat berkibar hampir di setiap gambar.

Pejabat militer Afghanistan mengonfirmasi adanya “Unit Pasukan Khusus” Taliban, yang dikenal sebagai Red Group atau Danger Group pada musim panas 2016. Seorang komandan pasukan khusus Angkatan Darat Afghanistan mengatakan bahwa kelompok tersebut menggunakan “persenjataan canggih, termasuk lingkup optik untuk melihat di malam hari, roket dengan kaliber 82 mm, senapan mesin berat dan senapan serbu buatan AS. Menurut The Associate Press, Red Group telah bertempur di Helmand dan provinsi lainnya.

BACA JUGA  Jelang Idul Fitri, Taliban Umumkan Gencatan Senjata hingga Pembebasan Tahanan

Untuk diketahui, “Unit Pasukan Khusus” Taliban tidak hanya dilatih dengan pelatihan militer standar dan kemampuan yang sama seperti pasukan operasi khusus AS. Pasukan itu terbukti efektif di medan perang melawan tentara Afghanistan.

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KKB Papua Diimbau Segera Menyerahkan Diri

Maklumat tersebut telah disebarkan di wilayah Tembagapura meliputi Kampung Utikini, Kampung Kembeli, Kampung Banti, Kampung Obitawak, Kampung Arwanop dan Kampung Singa.

Senin, 13/11/2017 12:17 0

Indonesia

IPW: Pemerintah Harus Jelaskan Nasib Warga Papua yang Disandera

Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mendesak kepolisian untuk menjelaskan nasib ratusan warga yang disandera Kelompok Kriminal Bersenjata di Mimika Papua. Sebab mereka sudah seminggu disandera.

Senin, 13/11/2017 11:08 0

Manhaj

Permusuhan Islam vs Kekufuran, Sampai Kapan?

Kalian akan perangi jazirah Arab sehingga Allah menangkan kalian atasnya. Kemudian (kalian perangi) Persia sehingga Allah menangkan kalian atasnya.

Senin, 13/11/2017 05:38 0

Indonesia

Tabligh Akbar Garut: Persatuan yang Dirindukan

Persatuan, sebuah kata yang sangat dirindukan setiap umat Islam. Kata ini memang mudah diucapkan, tapi sulit untuk dilaksanakan. Perlu ada rasa saling memahami, yang untuk mencapainya saja terkadang harus 'bertengkar' dengan saudara sendiri.

Ahad, 12/11/2017 15:59 0

Indonesia

Munas PBNU akan Bahas RUU Status Anak di Luar Nikah hingga Ujaran Kebencian

Munas PBNU akan Bahas RUU Status Anak Di Luar Nikah hingga Ujaran Kebencian

Sabtu, 11/11/2017 21:04 0

Indonesia

Pertemuan Forum Zakat Dunia di Surabaya Bahas Good Amil Governance

Indonesia kembali menjadi tuan rumah pertemuan Forum Zakat Dunia (World Zakat Forum/WZF)

Sabtu, 11/11/2017 20:14 0

Indonesia

DPR Minta TNI Segera Bebaskan Sandera OPM

Penyanderaan ribuan warga oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukan lagi soal kelompok kriminal, tapi telah menciderai kedaulatan NKRI

Sabtu, 11/11/2017 19:08 0

Indonesia

Pesan Persatuan Habib Rizieq di Tabligh Akbar Garut: Pertolongan Allah pada Jamaah

Habib Rizieq Syihab berpesan kepada umat Islam untuk bersatu

Sabtu, 11/11/2017 18:16 0

Wawancara

[Wawancara] Pengamat Intelijen: Tuduhan Pengajian Anti NKRI Aneh

Pengamat intelijen Jaka Setiawan menilai pembubaran pengajian bagian dari upaya pelemahan terhadap politik umat Islam

Sabtu, 11/11/2017 17:27 0

Profil

Walid As-Sinani, Teladan dalam Menyampaikan Kebenaran di Hadapan Penguasa

Pemerintah justru khawatir para ulama itu justru ikut arus pemikiran Walid karena memang ia dikenal sebagai pendebat ulung dengan hujjah yang kuat. Karena kekhawatiran inilah pada akhirnya Walid tidak diizinkan dijenguk siapapun hingga pengadilan pertama diselenggarakan.

Sabtu, 11/11/2017 15:30 0

Close