... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menjelang Disidang, Asma Dewi Akan Ajukan Penangguhan Penahanan

Foto: Asma Dewi, ibu rumah tangga dan seorang pengguna media sosial ditangkap karena kasus hate speech dan dugaan keterlibatannya dengan Seracen.

KIBLAT.NET, Jakarta- Tersangka kasus ujaran kebencian, Asma Dewi akan mulai disidang pada akhir November atau selambat-lambatnya awal bulan Desember mendatang. Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh salah satu pengacaranya dari Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA), Kris Ibnu T Wahyudi.

“Sudah akan disidang sekita dua minggu lagi, karena berkasnya sudah masuk ke kejaksaan dan sebentar lagi akan disidangkan di pengadilan,” ungkap Kris saat dihubungi Kiblat.net, Senin (13/11/2017).

Menghadapi hal ini, pengacara masih mengupayakan penangguhan penahanan terhadap Asma yang sempat dituduh sebagai bendahara Saracen. Menurut Kris, tuduhan tersebut tidak terbukti.

“Penangguhan harus diprioritaskan,” ujar Kris.

Saat ini, Dewi ditahan di Polda Metro Jaya karena diduga mengunggah konten ujaran kebencian dan penghinaan agama dan ras tertentu di media sosial. Selain itu, Kris menyebut, kliennya ditangkap polisi atas 3 postingannya yang dianggap sebagai ujaran kebencian. Unggahan pertama, ketika Dewi mengomentari kebijakan pemerintah mengimpor vaksi virus Rubella dari Cina pada 2016.

Kedua, saat Dewi mengkritisi pernyataan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terkait mahalnya harga daging. Ketiga, sindiran Dewi terkait bahasa Sansekerta yang diajarkan Singapura tetapi Indonesia malah rajin belajar bahasa Cina.

“Misalnya begini mungkin rekan-rekan ingat di 2016 ada impor virus vaksin Rubella dari Cina,” tegasnya

 

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Syafi’i I

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Lagi, Warga Muslim di India Dibunuh Karena Sapi

Insiden tersebut terjadi di distrik Alor pada Sabtu (11/12) ketika dua orang warga Muslim menuntut empat ekor sapi (hewan yang disucikan pengikut Hindu) ke sebuah desa di distrik Paratpur.

Senin, 13/11/2017 16:19 0

Afghanistan

Taliban Promosikan Unit Pasukan Khusus di Provinsi Laghman

Taliban Afghanistan baru-baru ini mempromosikan "Unit Pasukan Khusus" yang konon beroperasi di provinsi Laghman, Afghanistan timur. Sejak tahun 2015, Taliban telah mengiklankan apa yang disebut "Unit Pasukan Khusus" yang diketahui beroperasi di provinsi Afghanistan selatan.

Senin, 13/11/2017 13:45 0

Irak

Lebih dari 141 Orang Tewas dalam Gempa di Perbatasan Iran-Iraq

Gempa berkekuatan 7,3 SR telah melanda wilayah perbatasan antara Iraq dan Iran, menewaskan lebih dari 141 orang dan melukai 1.000 lainnya.

Senin, 13/11/2017 13:10 0

Turki

Turki Akan Kembangkan Sistem Rudal Jenis S-400 bersama Italia dan Perancis

S-400 adalah sistem rudal jarak jauh anti pesawat tercanggih buatan Rusia yang bisa membawa tiga jenis rudal dengan kemampuan menghancurkan berbagai macam target, termasuk menembak jatuh rudal balistik dan rudal penjelajah.

Senin, 13/11/2017 11:43 0

News

Benarkah Turki Suap AS agar Mengekstradisi Dalang Kudeta?

Sebelumnya media AS melaporkan bahwa para penyelidik di Washington sedang menyelidiki, apakah penasihat keamanan nasional Gedung Putih Michael Flynn berencana "mengusir" Fethullah Gulen dengan imbalan secara rahasia.

Senin, 13/11/2017 10:35 0

Irak

Gempa Besar Guncang Iraq dan Iran

Efek gempa ini hingga ke Iran— yang juga menimbulkan korban tewas dan luka-luka—, Turki, Kuwait dan Arab Saudi.

Senin, 13/11/2017 09:51 0

Afrika

AS Kirim Tim Investigasi ke Niger, Selidiki Lokasi Penyerangan Tentaranya

Penyidik AS tiba di Niger pada Ahad (12/11), di lokasi tewasnya empat tentara AS oleh serangan pejuang Islamis, awal Oktober lalu. Hal itu sebagaimana pernyataan Komando Militer AS di Afrika (Africom).

Senin, 13/11/2017 08:43 0

Irak

Ribuan Pengungsi Mosul Takut Pulang

Sebanyak tujuh ribu pengungsi Mosul enggan pulang ke kampung halaman meski Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) telah keluar dari kota terbesar kedua Iraq itu. Sejumlah alasan melatarbelakangi mereka untuk memilih tetap tinggal di pengungsian.

Senin, 13/11/2017 07:47 0

Turki

Sindir Islam Moderat Arab Saudi, Erdogan: Itu Ciptaan Barat

Cuitan itu dianggap mengkritik reformasi Arab Saudi yang digagas oleh Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman.

Ahad, 12/11/2017 17:21 0

Afghanistan

Hamid Karzai Desak Penyelidikan atas Kejahatan Perang di Afghanistan

Mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai menyambut sebuah seruan dari jaksa penuntut dari pengadilan pidana internasional (ICC) untuk menyelidiki kejahatan perang di Afghanistan.

Ahad, 12/11/2017 14:22 0