... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Maneger Nasution: Negara Tak Boleh Kalah dengan Teroris Papua

Foto: Maneger Nasution saat berbicara dalam acara Dialog Intoleransi di Tolikara.

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Pusat Studi dan Pendidikan HAM Uhamka, Maneger Nasution menegaskan bahwa negara harus bisa mengatasi kelompok bersenjata di Papua. Ia menekankan, siapapun aktornya harus diproses hukum.

“Negara, terutama Pemerintah tidak boleh kalah sama Kelompok Teroris Bersenjata Papua. Siapa pun pelaku dan aktornya harus diproses sesuai hukum nasional Indonesia,” katanya kepada Kiblat.net melalui keterangan tertulis pada Senin (13/11/2017).

Selain itu, mantan komisioner Komnas HAM ini juga mengatakan bahwa pemerintah harus berlaku adil. Artinya, semua teroris di Indonesia harus diperlakukan sama.

“Semua pelaku yang melakukan tindakan separatis dan teroris di seluruh teritorial NKRI harus diperlakukan sama. Pemerintah tidak boleh diskriminatif,” tegasnya.

Naluri kemanusiaan saya, kata dia, berharap agar Presiden Jokowi sebaiknya menyediakan agak banyak waktu dan pikiran mendalam untuk menyelesaikan masalah Papua secara komprehensif dan bermartabat dalam konteks NKRI.

“Memang waktu yang tersedia untuk Indonesia sudah hampir senja. Sebaiknya segera mengambil tanggung jawab sebelum terlambat,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Taliban Promosikan Unit Pasukan Khusus di Provinsi Laghman

Taliban Afghanistan baru-baru ini mempromosikan "Unit Pasukan Khusus" yang konon beroperasi di provinsi Laghman, Afghanistan timur. Sejak tahun 2015, Taliban telah mengiklankan apa yang disebut "Unit Pasukan Khusus" yang diketahui beroperasi di provinsi Afghanistan selatan.

Senin, 13/11/2017 13:45 0

Irak

Lebih dari 141 Orang Tewas dalam Gempa di Perbatasan Iran-Iraq

Gempa berkekuatan 7,3 SR telah melanda wilayah perbatasan antara Iraq dan Iran, menewaskan lebih dari 141 orang dan melukai 1.000 lainnya.

Senin, 13/11/2017 13:10 0

Turki

Turki Akan Kembangkan Sistem Rudal Jenis S-400 bersama Italia dan Perancis

S-400 adalah sistem rudal jarak jauh anti pesawat tercanggih buatan Rusia yang bisa membawa tiga jenis rudal dengan kemampuan menghancurkan berbagai macam target, termasuk menembak jatuh rudal balistik dan rudal penjelajah.

Senin, 13/11/2017 11:43 0

News

Benarkah Turki Suap AS agar Mengekstradisi Dalang Kudeta?

Sebelumnya media AS melaporkan bahwa para penyelidik di Washington sedang menyelidiki, apakah penasihat keamanan nasional Gedung Putih Michael Flynn berencana "mengusir" Fethullah Gulen dengan imbalan secara rahasia.

Senin, 13/11/2017 10:35 0

Irak

Gempa Besar Guncang Iraq dan Iran

Efek gempa ini hingga ke Iran— yang juga menimbulkan korban tewas dan luka-luka—, Turki, Kuwait dan Arab Saudi.

Senin, 13/11/2017 09:51 0

Afrika

AS Kirim Tim Investigasi ke Niger, Selidiki Lokasi Penyerangan Tentaranya

Penyidik AS tiba di Niger pada Ahad (12/11), di lokasi tewasnya empat tentara AS oleh serangan pejuang Islamis, awal Oktober lalu. Hal itu sebagaimana pernyataan Komando Militer AS di Afrika (Africom).

Senin, 13/11/2017 08:43 0

Irak

Ribuan Pengungsi Mosul Takut Pulang

Sebanyak tujuh ribu pengungsi Mosul enggan pulang ke kampung halaman meski Organisasi Daulah Islamiyah (ISIS) telah keluar dari kota terbesar kedua Iraq itu. Sejumlah alasan melatarbelakangi mereka untuk memilih tetap tinggal di pengungsian.

Senin, 13/11/2017 07:47 0

Turki

Sindir Islam Moderat Arab Saudi, Erdogan: Itu Ciptaan Barat

Cuitan itu dianggap mengkritik reformasi Arab Saudi yang digagas oleh Pangeran Mahkota Mohammed bin Salman.

Ahad, 12/11/2017 17:21 0

Afghanistan

Hamid Karzai Desak Penyelidikan atas Kejahatan Perang di Afghanistan

Mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai menyambut sebuah seruan dari jaksa penuntut dari pengadilan pidana internasional (ICC) untuk menyelidiki kejahatan perang di Afghanistan.

Ahad, 12/11/2017 14:22 0

Irak

Iraq Kehilangan Rp 1.000 Triliun Lebih dalam Perang Anti-ISIS

Perdana Menteri Iraq Haidar al-Abadi mengatakan bahwa negaranya menghabiskan $ 100 miliar atau sekitar Rp 1.355 triliun dalam perang terhadap kelompok ISIS.

Ahad, 12/11/2017 13:15 0