... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Hamid Karzai Desak Penyelidikan atas Kejahatan Perang di Afghanistan

Foto: Ledakan Mother of All Bomb (MOAB) di Nangarhar, Afghanistan.

KIBLAT.NET, Kabul – Mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai menyambut sebuah seruan dari jaksa penuntut dari pengadilan pidana internasional (ICC) untuk menyelidiki kejahatan perang di Afghanistan. Termasuk kejahatan perang selama dirinya menjabat presiden antara tahun 2001 hingga 2014.

“Sudah benar melakukan penyelidikan semacam itu,” kata Karzai kepada presenter Al-Jazeera Upfront Mehdi Hasan, merujuk pada permintaan Ketua ICC Fatou Bensouda untuk melakukan penyelidikan di Afghanistan.

Terkait hal ini, Karzai tak memungkiri adanya pelanggaran hak asasi manusia selama pemerintahannya. “Jelas, ada pelanggaran oleh pasukan keamanan Afghanistan, oleh AS, dan oleh orang lain,” ujarnya.

Karzai berjanji akan membantu penyelidikan apapun, bahkan jika dirinya berpotensi terlibat. “Saya telah meminta ini agar mereka datang ke Afghanistan dan menyelidiki apa yang telah terjadi di negara ini,” katanya seperti dikutip Reuters, Sabtu (11/11/2017).

Sebelumnya, Karzai mengatakan bahwa pemerintah AS Donald Trump menggunakan ISIS sebagai dalih untuk menjatuhkan sebuah bom besar ke Afghanistan pada bulan April 2017.

GBU-43, bom non-nuklir terbesar AS yang digunakan dalam pertempuran dijatuhkan di distrik Achin di provinsi Nangarhar, yang dekat dengan perbatasan dengan Pakistan. Setidaknya 36 militan ISIS dilaporkan terbunuh di dalamnya, sebuah hal yang diingkari kelompok bersenjata itu.

Bahan peledak GBU-43, yang juga dikenal sebagai “ibu dari semua bom” (MOAB) itu setara dengan 11 ton TNT dengan radius ledakan 1,6 km. Saksi mata mengatakan bahwa tanah bergetar setelah ledakan tersebut, sementara yang lain menggambarkan api yang menjulang setelahnya.

BACA JUGA  Investigasi PBB: 23 Sipil Tewas Akibat Serangan Udara AS di Helmand

Karzai mengutuk serangan tersebut sebagai “penyalahgunaan yang tidak manusiawi dan paling brutal” di Afghanistan sebagai “tempat uji coba untuk senjata baru dan berbahaya”.

Sumber: Reuters
Redaktur: Ibas Fuadi

 

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Munas PBNU akan Bahas RUU Status Anak di Luar Nikah hingga Ujaran Kebencian

Munas PBNU akan Bahas RUU Status Anak Di Luar Nikah hingga Ujaran Kebencian

Sabtu, 11/11/2017 21:04 0

Indonesia

Pertemuan Forum Zakat Dunia di Surabaya Bahas Good Amil Governance

Indonesia kembali menjadi tuan rumah pertemuan Forum Zakat Dunia (World Zakat Forum/WZF)

Sabtu, 11/11/2017 20:14 0

Indonesia

DPR Minta TNI Segera Bebaskan Sandera OPM

Penyanderaan ribuan warga oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukan lagi soal kelompok kriminal, tapi telah menciderai kedaulatan NKRI

Sabtu, 11/11/2017 19:08 0

Indonesia

Pesan Persatuan Habib Rizieq di Tabligh Akbar Garut: Pertolongan Allah pada Jamaah

Habib Rizieq Syihab berpesan kepada umat Islam untuk bersatu

Sabtu, 11/11/2017 18:16 0

Wawancara

[Wawancara] Pengamat Intelijen: Tuduhan Pengajian Anti NKRI Aneh

Pengamat intelijen Jaka Setiawan menilai pembubaran pengajian bagian dari upaya pelemahan terhadap politik umat Islam

Sabtu, 11/11/2017 17:27 0

Profil

Walid As-Sinani, Teladan dalam Menyampaikan Kebenaran di Hadapan Penguasa

Pemerintah justru khawatir para ulama itu justru ikut arus pemikiran Walid karena memang ia dikenal sebagai pendebat ulung dengan hujjah yang kuat. Karena kekhawatiran inilah pada akhirnya Walid tidak diizinkan dijenguk siapapun hingga pengadilan pertama diselenggarakan.

Sabtu, 11/11/2017 15:30 0

Indonesia

Inilah Tiga Problem Genting di Indonesia Menurut Ketua MPR

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan memaparkan beberapa problematika yang terjadi di nusantara

Sabtu, 11/11/2017 15:01 0

Indonesia

DPP IMM Desak Jokowi Turunkan Luhut, Kenapa?

Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM), Aris Munandar mendesak pada pemerintah agar Menteri Luhut Binsar Panjaitan dilengserkan dari jabatannya.

Sabtu, 11/11/2017 14:10 0

Indonesia

Ustadz Bachtiar Nasir Juluki Garut sebagai ‘Bumi Persatuan’

Terik matahari terasa menyengat di lapangan Kerkoff, Jalan Tarogong Kidul, Garut. Sebuah lapangan yang digunakan untuk tabligh akbar Ustadz Bachtiar Nasir dan ketua Front Pembela Islam (FPI), KH. Ahmad Sobri Lubis.

Sabtu, 11/11/2017 13:45 0

Opini

Saudi Telah’Berakhir’

KIBLAT.NET- Ketika menemui Donald Trump di Amerika Serikat bulan maret lalu, menteri pertahanan Arab Saudi...

Sabtu, 11/11/2017 13:15 0

Close