... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ustadz Bachtiar Nasir Juluki Garut sebagai ‘Bumi Persatuan’

Foto: UBN menyampaikan pidatonya saat tabligh akbar di Garut

KIBLAT.NET, Garut- Terik matahari terasa menyengat di lapangan Kerkoff, Jalan Tarogong Kidul, Garut. Sebuah lapangan yang digunakan untuk tabligh akbar Ustadz Bachtiar Nasir dan ketua Front Pembela Islam (FPI), KH. Ahmad Sobri Lubis.

Meski demikian, antusiasme umat Islam sangat tinggi. Keringat yang bercucuran dari dahi tak menghalangi kekhusyuan mereka mendengar ceramah dari para ulama yang dihadirkan. Semangat mereka semakin terpacu ketika mendengar ceramah dari KH. Nonop Hanafi, dan dilanjutkan dengan ceramah KH. Ahmad Sobri Lubis, yang menekankan pentingnya ukhuwah islamiyah.

“Umat Islam bersatu tak bisa dikalahkan,” teriak KH. Ahmad Sobri Lubis.

Tiba giliran Ustadz Bachtiar Nasir memberi tausyiah, takbir menggema. Ustadz yang akrab dengan sapaan UBN ini mengawali dengan menanyakan asal peserta tabligh akbar. Ternyata, yang datang dari luar kota Garut tak sedikit.

“Jawa Tengah mana? Bantul, Semarang, Klaten, Solo. Arek arek Suroboyo mana?,” teriak UBN

“Hadir!,” sambut jamaah.

Ustadz Bachtiar pun mengapsen daerah-daerah luar Jawa. Beberapa lelaki menyambut seruan UBN.

“Sumatera, Lampung, Medan, Kalimantan, Lombok,” ujar mereka dengan bergiliran.

Dengan hadirnya umat Islam dari berbagai daerah ini, Ustadz Bachtiar berpesan pentingnya persatuan. Ia menegaskan, Garut harus dijadikan bumi persatuan.

“Untuk apa kita datang ke Garut? Untuk bersatu dan bersaudara. Perpecahan haram hukumnya. Kita jadikan bumi Garut jadi bumi persatuan,” tukasnya.

BACA JUGA  Masalah Papua Bukan Hanya Urusan TNI-POLRI

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Saudi Telah Berakhir

KIBLAT.NET- Ketika menemui Donald Trump di Amerika Serikat bulan maret lalu, menteri pertahanan Arab Saudi...

Sabtu, 11/11/2017 13:15 0

Yaman

UNICEF: 400.000 Anak-anak Yaman Terancam Mati Kelaparan

UNICEF menyatakan bahwa ada ribuan anak-anak di Yaman yang beresiko mengalami kematian karena akibat malnutrisi. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Sekjen UNICEF Mark Lowcock.

Sabtu, 11/11/2017 12:12 0

Foto

(Foto) Begini Ramainya Lapangan Kerkoff Garut Jelang Kajian UBN

Meski belum memasuki waktu dimulainya tabligh akbar, ribuan umat Islam dari berbagai daerah sudah memadati lapangan Kerkoff, Jl. Tarogong Kidul, Garut. Mereka terdiri dari berbagai usia, tua hingga muda.

Sabtu, 11/11/2017 11:15 0

Myanmar

Myanmar Tangkap Dua Wartawan Media Turki

Kedua jurnalis itu berkebangsaan Malaysia dan Singapura. Mereka bekerja untuk radia dan televisi Turki. Dua pendampingnya warga Myanmar juga ikut ditangkap.

Sabtu, 11/11/2017 09:00 0

Video Kajian

Target Allah Dalam Memenangkan Umat Islam – Ust. Abu Rusydan

KIBLAT.NET – Allah SWT telah memberikan target dan prediksi kemenangan umat Islam dalam Al Quran....

Sabtu, 11/11/2017 08:00 0

Afrika

Blogger Penista Nabi Divonis Ringan, Umat Islam Mauritania Marah

Sebuah pengadilan banding di Nouadhibou pada Kamis (09/11) mengurangi hukuman Amkhteir menjadi dua tahun penjara dan denda setelah pengadilan utama memvonis dia bersalah karena melakukan kejahatan murtad serta menjatuhkan hukuman mati.

Sabtu, 11/11/2017 07:00 0

Amerika

Biaya Perang AS Sejak 11/9 Ternyata Tiga Kali Lipat dari Estimasi Awal Pentagon

Sebuah kajian terbaru mengenahi jumlah pengeluaran biaya perang Amerika menyebutkan bahwa militer AS telah menghabiskan lebih dari US$ 5,6 Trilyun (sekitar Rp 75.600 Trilyun) sejak 2001.

Jum'at, 10/11/2017 16:43 0

Analisis

Begini Pengamat Barat Memahami Konflik Arab Saudi dengan Negara Sekitar

Awal pekan ini, Menteri urusan Teluk Thamer al-Sabhan mengumumkan kondisi “perang” terhadap Lebanon pada Senin (06/11/2017). Pengumuman itu ditindaklanjuti dengan seruan agar warga Saudi di Lebanon meninggal negara yang didominasi Syiah Hizbullah itu. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, seberapa serius Kerajaan akan memerangi negara itu?

Jum'at, 10/11/2017 15:34 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Sunnah- Sunnah Kecil, Berpahala Besar – Ust. Hasan Al Mubarok

KIBLAT.NET – Ada sunnah-sunnah yang sangat kecil dan mudah dilakukan namun jika dilaksanakan akan berpahala...

Jum'at, 10/11/2017 15:05 0

Afghanistan

Laporan Korban Sipil Akibat Invasi AS di Afghanistan Terus Bermunculan

Selama akhir pekan, serangan udara AS di Provinsi Kunduz, Afghanistan dilaporkan telah membunuh 14 warga sipil, termasuk empat anak. AS dengan cepat membantah bahwa insiden tersebut tidak pernah terjadi berdasarkan penyelidikan mereka.

Jum'at, 10/11/2017 13:10 0

Close