... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Alasan Keamanan, Panitia Pindahkan Lokasi Tabligh Akbar Garut

Foto: Masjid Agung Garut

KIBLAT.NET, Garut- Dengan alasan kenyamanan, Polres Garut mengalihkan lokasi tabligh akbar. Menurut Kapolres Garut, AKBP Novri Turangga lokasi dialihkan dari Masjid Agung Garut ke lapangan sepakbola Kerkof, Jalan Tarogong Kidul.

“Sesuai dengan surat yang kita terima kan banyak masanya. Kita alihkan di kerkof supaya lebih nyaman,” ujarnya saat ditemui Kiblat.net pada Jumat (10/11/2017).

Menurutnya, perpindahan tempat ini juga untuk mengantisipasi banyaknya massa yang datang dari luar Garut. Ia menyebut, jika tempat tabligh akbar masih di alun-alun, maka tidak akan cukup untuk menampung peserta tabligh akbar.

“Karena kita tahu akan ada masa di luar dari Garut di mana yang akan datang banyak. Maka kita siapkan tempat yang lebih besar,” terangnya.

Sementara itu, sekertaris panitia, Ivan Rivanora mengatakan bahwa perpindahan ini juga untuk keamanan peserta tabligh akbar. Meski demikian, ia tetap mempertanyakan sikap polisi yang meminta untuk pindah lokasi.

“Dengan alasan keamanan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Garut (Forkopimda) memindahkan lokasi. Namun alasan Polres dan Polda menjadi pertanyaan umat Islam. Karena sudah ada ijin dari pihak masjid,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Amerika

Biaya Perang AS Sejak 11/9 Ternyata Tiga Kali Lipat dari Estimasi Awal Pentagon

Sebuah kajian terbaru mengenahi jumlah pengeluaran biaya perang Amerika menyebutkan bahwa militer AS telah menghabiskan lebih dari US$ 5,6 Trilyun (sekitar Rp 75.600 Trilyun) sejak 2001.

Jum'at, 10/11/2017 16:43 0

Analisis

Begini Pengamat Barat Memahami Konflik Arab Saudi dengan Negara Sekitar

Awal pekan ini, Menteri urusan Teluk Thamer al-Sabhan mengumumkan kondisi “perang” terhadap Lebanon pada Senin (06/11/2017). Pengumuman itu ditindaklanjuti dengan seruan agar warga Saudi di Lebanon meninggal negara yang didominasi Syiah Hizbullah itu. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan, seberapa serius Kerajaan akan memerangi negara itu?

Jum'at, 10/11/2017 15:34 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Sunnah- Sunnah Kecil, Berpahala Besar – Ust. Hasan Al Mubarok

KIBLAT.NET – Ada sunnah-sunnah yang sangat kecil dan mudah dilakukan namun jika dilaksanakan akan berpahala...

Jum'at, 10/11/2017 15:05 0

Afghanistan

Laporan Korban Sipil Akibat Invasi AS di Afghanistan Terus Bermunculan

Selama akhir pekan, serangan udara AS di Provinsi Kunduz, Afghanistan dilaporkan telah membunuh 14 warga sipil, termasuk empat anak. AS dengan cepat membantah bahwa insiden tersebut tidak pernah terjadi berdasarkan penyelidikan mereka.

Jum'at, 10/11/2017 13:10 0

Arab Saudi

200 Orang Lebih Diinterogasi terkait Kasus Korupsi Pangeran Saudi

Menyusul penangkapan sejumlah pangeran dan pejabat tinggi Arab Saudi terkait korupsi, 201 orang diperiksa dalam kasus tersebut.

Jum'at, 10/11/2017 11:39 0

Rusia

Bangunan Dinas Intelijen Asing Rusia Terbakar, 3 Tewas

Tiga orang dilaporkan tewas setelah kebakaran melanda sebuah gedung yang digunakan oleh Dinas Intelijen Asing Rusia di Moskow pada Rabu (08/11/2017).

Jum'at, 10/11/2017 10:22 0

Amerika

AS Akan Genjot Penjualan Senjata ke Negara Sekutu

“Penjualan militer untuk asing sangat penting karena beberapa sebab, di antaranya membangun kemampuan atas dasar kemitraan. Ini adalah alat nyata bagi kita dalam hubungan internasional," ujar Lourd.

Jum'at, 10/11/2017 09:22 0

Suriah

Laporan: 3.607 Warga Palestina Terbunuh di Suriah di 2017

Dalam sebuah laporan yang dirilis pada Rabu lalu (8/11), kelompok tersebut mengatakan bahwa di antara korban itu, 462 wanita. Mereka tewas di tangan pihak-pihak yang berkonflik di Suriah, khususnya rezim Bashar Assad.

Jum'at, 10/11/2017 08:00 0

Timur Tengah

Tiga Negara Teluk Ini Perintahkan Warganya Tinggalkan Lebanon Segera

Ketiga Negara itu, Saudi, Eni Emirat Arab (UEA) dan Kuwait. Larangan itu dikeluarkan di hari yang sama.

Jum'at, 10/11/2017 07:23 0

Arab Saudi

Saudi Mengaku Tahan 208 Orang Terkait “Korupsi”

Pihak berwenang Saudi mengumumkan, Kamis (09/11), jumlah tahanan dalam penyelidikan “kasus korupsi” mencapai 201

Jum'at, 10/11/2017 06:36 0

Close