... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Tahrir Al-Syam Serahkan Pelayanan Publik ke “Pemerintah Darurat”

Foto: Deklarasi Pemerintah Penyelamat Suriah

KIBLAT.NET, Idlib – Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) menyerahkan seluruh Administrasi Pelayanan Sipil di wilayah yang sudah dibebaskan di Suriah utara kepada “Pemerintah Penyelamat Suriah”, yang dibentuk pekan lalu. Seluruh pelayanan publik di Idlib khususnya selama ini dipegang oleh HTS, sebagai kelompok oposisi paling dominan.

Presiden Pemerintah Penyelamat, Muhammad Al-Syaikh, Selasa lalu (07/11), mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar pertemuan dengan seluruh lapisan Administrasi Sipil di Suriah utara. Mereka sepakat menyerahkan pengelolaan pelayanan publik, seperti listrik, air dan telekomunikasi, kepada Pemerintah Penyelamat.

“Pemerintah Penyelamat akan menghadapi pekerjaan besar setelah penyerahan ini. Administrasi sipil sebelumnya telah memberikan garis besar dalam membangun dan mengoordinir pelayanan warga,” ujar Al-Syaikh kepada portal enabbaladi.net.

Pemerintah Penyelamat Suriah dideklarasikan pekan lalu di dekat perlintasan Bab Al-Hawa, Idlib. Sedikitnya terdapat 11 departemen dalam pemerintah ini. Mulai dari departemen pendidikan hingga departemen yang mengurusi masalah pengungsi.

Deklarasi pemerintahan ini setelah serangkaian konferensi yang melibatkan berbagai kalangan di dalam wilayah Idlib. Konferensi ini digelar untuk menjawab keresahan para pemimpin oposisi di dalam wilayah Suriah mengenai pengelolaan wilayah-wilayah yang sudah dibebaskan.

HTS sendiri memiliki andil besar dalam penyelenggaraan konferensi itu. Sehingga sejumlah pihak menuding, konferensi dan yang dilahirkannya di bawah pengawasan kelompok jihadis tersebut.

Namun perlu dicatat, sejumlah kalangan menilai Pemerintah Penyelamat di Idlib merupakan satu-satunya pemerintahan oposisi yang tak ada intervensi asing. Pemerintahan ini dibentuk di dalam Suriah dan melibatkan hanya orang-orang Suriah.

BACA JUGA  Warga Suriah Demo Patroli Bersama Turki-Rusia di Idlib

Sumber: enabbaladi.net
Redaktur: Sulhi El-Izzi

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Penghayat Kepercayaan dan Agama Berbeda, PPP Minta UU Aminduk Direvisi

revisi ini dibutuhkan untuk mempertegas bahwa aliran kepercayaan berbeda dengan agama.

Rabu, 08/11/2017 21:47 0

Indonesia

Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom KTP, PPP: Mendistorsi Definisi Agama

Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi menegaskan bahwa perlu ada kajian dan keputusan bagaimana pelaksanaan putusan MK tersebut.

Rabu, 08/11/2017 21:13 0

Indonesia

Komnas HAM Minta Kepolisian Tindak Aktor Pembubar Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menegaskan bahwa polisi seharusnya memproses aktor pembubaran pengajian Felix Siauw

Rabu, 08/11/2017 17:45 0

Indonesia

Komnas HAM Prihatin, Ada Ormas yang Tolak dan Bubarkan Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menyayangkan adanya pembubaran pengajian yang dilakukan oleh ormas tertentu.

Rabu, 08/11/2017 16:24 0

Indonesia

Alumni 212 Bakal Datang ke Garut, Begini Respon GNPF Ulama

Ia juga berkeyakinan bahwa alumni 212 yang akan ke Garut tidak menginginkan adanya kericuhan. Ia menekankan, alumni 212 selalu menjunjung ketertiban dan persatuan.

Rabu, 08/11/2017 15:32 1

Indonesia

Tetap Ceramah di Garut, Bachtiar Nasir: InsyaAllah Sejuk

InsyaAllah dakwah di Garut berjalan dengan khusyuk. Saya berjanji InsyaAllah di Garut berjalan sejuk. Dan hati-hati provokasi orang-orang yang tidak ingin ada kesejukan," katanya kepada Kiblat.net di gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (07/11/2017).

Rabu, 08/11/2017 14:10 0

Indonesia

Soal Penolakan Pengajian UBN di Garut, KH Cholil Nafis: Jaga Ukhuwah

KH Cholil Nafis menilai penolakan ceramah Ustadz Bachtiar Nasir serta KH Shabri Lubis dalam Tabligh AKbar di Garut kurang tepat secara hukum

Rabu, 08/11/2017 13:39 0

Indonesia

Kominfo Akan Blokir WhatsApp Jika Konten GIF Asusila Masih Muncul

"Apabila tidak dilaksanakan dalam waktu 2x24 jam, maka Kementerian Kominfo akan melakukan tindakan tegas, termasuk pemblokiran,” kata Sammy.

Rabu, 08/11/2017 12:07 0

Indonesia

Ditolak Ceramah di Garut, UBN: Info Hanya Sepihak, Jadi Salah Paham

Ia juga beranggapan bahwa penolakan ini barangkali karena ada informasi yang masuk secara sepihak dan tidak komplit. Akhirnya, kata dia, terjadilah salah paham.

Rabu, 08/11/2017 11:38 0

Indonesia

Penolakan Felix Siauw di Bangil Atas Komando Ketua Umum GP Ansor

Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Agama GP Ansor Pusat, Fairuz Ahmad mengatakan bahwa setiap gerakan Banser baik dari pusat maupun di daerah atas komando dari Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut

Rabu, 08/11/2017 11:14 9

Close