... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Suriah dan Iran Sesumbar Kuasai Idlib dalam Waktu Dekat

Foto: Wilayah Idlib, Suriah

KIBLAT.NET, Teheran – Kita akan segera menyisir wilayah timur Suriah dan wilayah Idlib di barat. Demikian diungkapkan Penasehat Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Akbar Velayati saat berkunjung ke Suriah seperti dilaporkan media Iran, Mehr News Agency.

Velayati mengklaim pasukan Suriah akan segera mengambil kendali provinsi Idlib yang dikuasai oposisi dari Haiah Tahrir Syam dan juga wilayah timur Suriah yang didominasi pasukan Kurdi dukungan AS.

Dalam pernyataannya, Velayati memuji keberhasilan pasukan Iran yang membantu Suriah, termasuk kelompok Hizbullah Libanon. “Rezim telah membuat kemajuan di wilayah-wilayah yang dikendalikan oleh pejuang oposisi di Suriah barat laut dan dekat dengan Idlib, sebuah wilayah yang merupakan benteng pejuang oposisi terbesar yang tersisa,” ujarnya.

Sementara media militer Hizbullah mengutip pernyataan Velayati yang menyebut bahwa peran Iran di Suriah telah mencegah kekerasan meluas. “Garis perlawanan dimulai dari Teheran dan persilangan dari Baghdad, Damaskus dan Beirut ke Palestina,” kata media itu.

Iran diketahui pada mulanya memberikan penasihat militer dan kemudian melatih dan mempersenjatai milisi-milisi Syiah untuk mendukung pemimpin rezim Suriah Bashar Assad.

Aliansi militer pendukung Assad, yang mencakup Rusia dan milisi-milisi bersenjata Syiah, telah memfokuskan upayanya tahun ini untuk memerangi pejuang oposisi di Suriah tengah dan timur.

Damaskus saat ini juga mengalihkan pandangannya ke wilayah yang dikendalikan oleh pasukan Kurdi yang didukung oleh koalisi pimpinan AS dan telah mengendalikan wilayah utara dan timur Suriah.

BACA JUGA  Helikopter Suriah Sebar Selembaran Ancaman untuk Warga Idlib

Kunjungan Velayati ini adalah kunjungan kedua dari pejabat senior Iran ke Suriah dalam jangka waktu hampir dua minggu. Iran sendiri terus meningkatkan dukungannya untuk rezim Bashar Assad guna mempertahankan wilayahnya.

Sumber: Arabi21
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

KKB Papua Sandera 1.000 Lebih Warga Tembagapura

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua mengisolasi ribuan warga yang tinggal di sekitar Kimberly hingga Banti, Kecamatan Tembagapura, Kabupaten Mimika. Hal itu diungkapkan oleh Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal.

Kamis, 09/11/2017 12:58 0

Indonesia

Habib Rizieq Disebut Ulama Paling Radikal dalam Survei PPIM UIN Jakarta

Salah satu subjek penelitian adalah menelisik siapa saja ulama atau tokoh agama yang populer di media sosial. Mereka dikategorikan menjadi tiga golongan, yaitu Radikal, Salafy, dan Moderat.

Kamis, 09/11/2017 11:32 7

Video News

Kiblat Review: Diskriminasi Etnis dan Pasal Karet

KIBLAT.NET – Sebagai negara hukum sudah selayaknya masalah dikembalikan kepada hukum yang ada. Namun, bagaimana...

Kamis, 09/11/2017 10:10 0

Indonesia

Whatsapp Akhirnya Hapus Konten Asusila

"Pihak WhatsApp bekerjasama dengan penyedia konten GIF di platformnya yaitu Tenor dan Giphy (setuju) untuk menghilangkan konten yang bertentangan dengan peraturan perundangan di Indonesia," kata semmy.

Kamis, 09/11/2017 09:57 0

Indonesia

Penghayat Kepercayaan dan Agama Berbeda, PPP Minta UU Aminduk Direvisi

revisi ini dibutuhkan untuk mempertegas bahwa aliran kepercayaan berbeda dengan agama.

Rabu, 08/11/2017 21:47 0

Indonesia

Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom KTP, PPP: Mendistorsi Definisi Agama

Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi menegaskan bahwa perlu ada kajian dan keputusan bagaimana pelaksanaan putusan MK tersebut.

Rabu, 08/11/2017 21:13 0

Indonesia

Komnas HAM Minta Kepolisian Tindak Aktor Pembubar Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menegaskan bahwa polisi seharusnya memproses aktor pembubaran pengajian Felix Siauw

Rabu, 08/11/2017 17:45 0

Indonesia

Komnas HAM Prihatin, Ada Ormas yang Tolak dan Bubarkan Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menyayangkan adanya pembubaran pengajian yang dilakukan oleh ormas tertentu.

Rabu, 08/11/2017 16:24 0

Indonesia

Alumni 212 Bakal Datang ke Garut, Begini Respon GNPF Ulama

Ia juga berkeyakinan bahwa alumni 212 yang akan ke Garut tidak menginginkan adanya kericuhan. Ia menekankan, alumni 212 selalu menjunjung ketertiban dan persatuan.

Rabu, 08/11/2017 15:32 1

Indonesia

Tetap Ceramah di Garut, Bachtiar Nasir: InsyaAllah Sejuk

InsyaAllah dakwah di Garut berjalan dengan khusyuk. Saya berjanji InsyaAllah di Garut berjalan sejuk. Dan hati-hati provokasi orang-orang yang tidak ingin ada kesejukan," katanya kepada Kiblat.net di gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (07/11/2017).

Rabu, 08/11/2017 14:10 0

Close