... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Rezim Derita Kerugian dalam Pertempuran Pedesaan Hama

KIBLAT.NET, Hama – Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), Rabu malam (08/11), kembali merebut desa Balil di pedesaan Hama Utara, Suriah Tengah, setelah pertempuran sengit dengan militer rezim Bashar Assad. Di waktu yang sama, Gerakan Ahrar Al-Syam Al-Islamiyah mengumumkan menyerang lokasi militer Suriah di pedesaan Homs utara.

Sumber-sumber HTS mengatakan, seperti dilansir Al-Araby Al-Jadid, pejuangnya berhasil membunuh seorang brigadier dan sejumlah prajurit Suriah dalam pertempuran merebut desa Balil dan bukit strategis di samping desa tersebut.

Tidak hanya itu, anggota HTS juga berhasil menggagalkan serangan rezim di Tel Umm Khazim di pedesaan Hama timur. Di tengah keberhasilan ini, sebuah mobil yang ditumpangi pejuang terkena ranjau yang dipasang orang tak dikenal di jalan Kafr Takhorim Armanaz di pedesaan Idlib Barat. Satu terbunuh dan sejumlah lainnya luka-luka dalam insiden itu.

Berbarengan kemajuan pejuang di Hama, jaringan media oposisi Suriah kota Homs, “Homs Media Center”, melaporkan kelompok pejuang Ahrar Al-Syam mengebom posisi pasukan rezim di jalan Homs Musayaf di pedesaan Homs utara. Sementara pasukan rezim membom Al-Mahaththah dan menimbulkan kerusakan materil.

Dari pedesaan Idlib utara, dekat perbatasan Turki, dilaporkan terjadi ledakan besar di jalan yang menghubungkan antara kota Sarmada dan Ad-Dana. Di tengah simpang siurnya sumber ledakan itu, aktivis mengatakan bahwa ledakan itu berasal dari bom mobil yang menghantam sebuah lokasi militer.

BACA JUGA  Pejuang Suriah Mulai Luncurkan Serangan Besar di Pedesaan Hama

Aktivis menambahkan, terdengar baku tembak sengit beberapa saat setelah suara ledakan. Sementara anggota HTS melarang petugas penyelamat dan aktivis mendekat ke lokasi.

Sementara sumber lainnya mengatakan bahwa ledakan itu bersumber dari bom untuk menargetkan anggota HTS.

Sumber: Al-Araby Al-Jadid
Redaktur: Sulhi El-Izzi

 

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Kiblat Review: Diskriminasi Etnis dan Pasal Karet

KIBLAT.NET – Sebagai negara hukum sudah selayaknya masalah dikembalikan kepada hukum yang ada. Namun, bagaimana...

Kamis, 09/11/2017 10:10 0

Indonesia

Whatsapp Akhirnya Hapus Konten Asusila

"Pihak WhatsApp bekerjasama dengan penyedia konten GIF di platformnya yaitu Tenor dan Giphy (setuju) untuk menghilangkan konten yang bertentangan dengan peraturan perundangan di Indonesia," kata semmy.

Kamis, 09/11/2017 09:57 0

Indonesia

Penghayat Kepercayaan dan Agama Berbeda, PPP Minta UU Aminduk Direvisi

revisi ini dibutuhkan untuk mempertegas bahwa aliran kepercayaan berbeda dengan agama.

Rabu, 08/11/2017 21:47 0

Indonesia

Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom KTP, PPP: Mendistorsi Definisi Agama

Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi menegaskan bahwa perlu ada kajian dan keputusan bagaimana pelaksanaan putusan MK tersebut.

Rabu, 08/11/2017 21:13 0

Indonesia

Komnas HAM Minta Kepolisian Tindak Aktor Pembubar Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menegaskan bahwa polisi seharusnya memproses aktor pembubaran pengajian Felix Siauw

Rabu, 08/11/2017 17:45 0

Indonesia

Komnas HAM Prihatin, Ada Ormas yang Tolak dan Bubarkan Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menyayangkan adanya pembubaran pengajian yang dilakukan oleh ormas tertentu.

Rabu, 08/11/2017 16:24 0

Indonesia

Alumni 212 Bakal Datang ke Garut, Begini Respon GNPF Ulama

Ia juga berkeyakinan bahwa alumni 212 yang akan ke Garut tidak menginginkan adanya kericuhan. Ia menekankan, alumni 212 selalu menjunjung ketertiban dan persatuan.

Rabu, 08/11/2017 15:32 1

Indonesia

Tetap Ceramah di Garut, Bachtiar Nasir: InsyaAllah Sejuk

InsyaAllah dakwah di Garut berjalan dengan khusyuk. Saya berjanji InsyaAllah di Garut berjalan sejuk. Dan hati-hati provokasi orang-orang yang tidak ingin ada kesejukan," katanya kepada Kiblat.net di gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (07/11/2017).

Rabu, 08/11/2017 14:10 0

Indonesia

Soal Penolakan Pengajian UBN di Garut, KH Cholil Nafis: Jaga Ukhuwah

KH Cholil Nafis menilai penolakan ceramah Ustadz Bachtiar Nasir serta KH Shabri Lubis dalam Tabligh AKbar di Garut kurang tepat secara hukum

Rabu, 08/11/2017 13:39 0

Indonesia

Kominfo Akan Blokir WhatsApp Jika Konten GIF Asusila Masih Muncul

"Apabila tidak dilaksanakan dalam waktu 2x24 jam, maka Kementerian Kominfo akan melakukan tindakan tegas, termasuk pemblokiran,” kata Sammy.

Rabu, 08/11/2017 12:07 0

Close