... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pasca Serangan Rudal ke Riyadh, Bin Salman Temui Mantan Presiden Yaman

Foto: Bin Salman dan mantan Presiden Yaman Abd Rabbu Mansour Hadi.

KIBLAT.NET, Riyadh – Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman menemui mantan Presiden Yaman Abd Rabbo Mansour Hadi di ibukota Riyadh pada Rabu (08/11/2017). pertemuan itu digelar di tengah meningkatnya operasi militer koalisi Arab melawan pemberontak Hutsi di Yaman.

Selama pertemuan, Bin Salman dan Hadi, membahas perkembangan terakhir di Yaman dan usaha-usaha yang dilakukan di dalamnya. “Keamanan dan stabilitas Yaman dan Arab Saudi saling melengkapi,” kata Hadi dalam pertemuan itu.

Hadi juga menghargai Saudi yang memberi dukungan untuk Yaman dalam berbagai keadaan. Sementara Bin Salman memuji prestasi yang dibuat di Yaman untuk lebih mengkonsolidasikan keamanan dan stabilitas di negara tersebut.

Menteri Luar Negeri Saudi, Moussaf bin Mohammed al-Aiban, Kepala Intelijen Umum Khaled bin Ali al-Humaidan, dan Wakil Kepala Intelijen Umum, Ahmed bin Hassan Asiri ikut dalam pertemuan ini.

Sedangkan dari pihak Yaman dihadiri oleh Direktur Kantor Kepresidenan Republik Abdullah Al-Alimi, dan sejumlah pejabat. Presiden Yaman Abdullah Al-Alimi menggambarkan pertemuan itu sebagai sebuah pertemuan yang indah dan penuh keberuntungan.

Pertemuan antara Bin Salman dan Hadi terjadi setelah Associated Press (AP) melaporkan bahwa Arab Saudi mencegah Presiden Hadi, kedua putranya serta menteri dan dua tentara Yaman untuk kembali ke rumah dan memberlakukan tahanan rumah terhadap mereka.

Sejak Maret 2015, presiden Yaman telah berada di ibukota Saudi dengan sejumlah pejabat pemerintah. Walaupun begitu, Hadi tak jarang mengunjungi ibukota sementara, Aden, di Yaman barat daya.

BACA JUGA  Baleg DPR Hapus RUU P-KS Dari Prolegnas Prioritas 2020

Yaman menyaksikan sebuah peningkatan operasi militer yang dipimpin oleh kekuatan pemerintah Yaman dan aliansi Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi dalam melawan pemberontak Hutsi setelah insiden penembakan rudal balistik yang menargetkan ibukota Riyadh.

Sekitar tiga tahun yang lalu, perang meletus di Yaman antara pasukan pemerintah yang didukung oleh aliansi Arab dengan Hutsi dan pasukan mantan Presiden Ali Abdullah Saleh setelah ibukota Sanaa dan sejumlah kota lainnya jatuh.

Sumber: Arabi21
Redaktur: Ibas Fuadi


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Suriah dan Iran Sesumbar Kuasai Idlib dalam Waktu Dekat

Velayati mengklaim pasukan Suriah akan segera mengambil kendali provinsi Idlib yang dikuasai oposisi dari Haiah Tahrir Syam dan juga wilayah timur Suriah yang didominasi pasukan Kurdi dukungan AS.

Kamis, 09/11/2017 13:42 0

News

Ada Muatan Politis dalam Isu Intoleransi dan Radikalisme

"Saya tidak tau siapa di belakangnya, tapi memang sekarang ini tidak berimbang, satu kelompok disebut intoleran, sedangkan kelompok lain terkesan dibiarkan," tukasnya.

Kamis, 09/11/2017 12:19 0

Yaman

Syiah Hutsi Tawarkan Suaka Politik untuk Keluarga Al-Saud

Pemberontak Syiah Hutsi menawarkan suaka politik kepada pangeran Saudi di tengah kampanye anti-korupsi yang diinisiasi oleh Putra Mahkota Mohammed Bin Salman. Sebelumnya, Saudi telah menahan 11 pangeran dan sejumlah pejabat tinggi pada Sabtu lalu atas dugaan korupsi.

Kamis, 09/11/2017 10:51 0

Suriah

Rezim Derita Kerugian dalam Pertempuran Pedesaan Hama

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), Rabu malam (08/11), kembali merebut desa Balil di pedesaan Hama Utara, Suriah Tengah, setelah pertempuran sengit dengan militer rezim Bashar Assad.

Kamis, 09/11/2017 10:12 0

Video News

Kiblat Review: Diskriminasi Etnis dan Pasal Karet

KIBLAT.NET – Sebagai negara hukum sudah selayaknya masalah dikembalikan kepada hukum yang ada. Namun, bagaimana...

Kamis, 09/11/2017 10:10 0

Suriah

Tahrir Al-Syam Serahkan Pelayanan Publik ke “Pemerintah Darurat”

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) menyerahkan seluruh Administrasi Pelayanan Sipil di wilayah yang sudah dibebaskan di Suriah utara kepada “Pemerintah Penyelamat Suriah”, yang dibentuk pekan lalu. Seluruh pelayanan publik di Idlib khususnya selama ini dipegang oleh HTS, sebagai kelompok oposisi paling dominan.

Kamis, 09/11/2017 08:33 0

Eropa

Warga Suriah Tuntut Rezim Assad di Jerman

Berbicara pada sebuah konferensi pers di Berlin, pengacara Suriah Anwar al-Bunni mengatakan bahwa tindakan hukum yang diajukan ini akan membuktikan kekejaman rezim Assad.

Kamis, 09/11/2017 07:46 0

Qatar

Qatar Buka Kantor Penghubung Militer di Kuwait

Pemerintah Qatar dikabarkan telah membuka kantor penghubung militer baru di Kuwait untuk menguatkan kerjasama di bidang pertahanan

Kamis, 09/11/2017 06:46 0

News

Pasca Putusan MK, Mendagri: Penghayat Kepercayaan Boleh Dicantumkan di Kolom Agama KTP

Tjahjo mengatakan bahwa orang-orang penghayat kepercayaan dapat mencantumkan keyakinannya tersebut di KTP.

Rabu, 08/11/2017 20:45 0

Asia

Pembantaian Muslim Jammu, Pemicu Krisis Kashmir yang Terlupakan

Sejarawan mengatakan bahwa pembantaian yang dilakukan oleh pasukan penguasa Hindu dan tentara Sikh adalah "genosida yang disponsori negara" untuk membawa perubahan demografis di Jammu - sebuah wilayah dengan populasi Muslim yang sangat besar.

Rabu, 08/11/2017 20:00 0

Close