... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Inilah Penjelasan Lengkap Panitia FUIB Terkait Penolakan Kajian Felix Siauw di Bangil

Foto: Ustadz Felix Siauw

KIBLAT.NET, Bangil – Kasus pembatalan ceramah Ustadz Felix Siauw di Masjid Manarul Islam Bangil, Pasuruan berujung heboh. Pihak GP Ansor bangil yang sejak awal menolak kehadiran dai mualaf beretnis Cina itu membantah telah membubarkan pengajian.

Ditengah pro kontra itu, pihak Panitia Gabungan Ormas Islam dalam wadah Forum Umat Islam Bersatu (FUIB) akhirnya mengeluarkan keterangan terlulis secara rinci terkiat peristiwa yang terjadi pada Sabtu (04/11/2017) lalu. Keterangan berisi 27 poin itu menjelaskan secara rinci kronologi peristiwa di Masjid Manarul Islam.

Panitia Gabungan Ormas Islam FUIB mengawali keterangan mereka dengan kalimat Akhirnya kami harus menyusun Catatan Penting Kajian Umum FUIB 4/11. Dalam keterangan itu disebutkan bahwa mereka secara rutin menggelar kajian islam per tiga bulan, dengan tempat bergiliran. Sampai akhirnya Felix Siauw diputuskan untuk dihadirkan pada kajian 4 Nopember 2017 di Masjid Manarul Islam Bangil.

Panitia Gabungan Ormas Islam FUIB menjelaskan sepekan sebelum pelaksanaan kajian muncul rumor penolakan Felix Siauw, yang belakangan dikethui datang dari PC GP Ansor Bangil. Sekda Pemkab Pasuruan kemudian menggelar rapat koordinasi bersifat penting/segera pada Kamis (02/11/2017). Pertemuan itu dihadiri sejumlah elemen penting dari unsur pemerintahan, pihak keamanan, dan termasuk elemen umat Islam. Namun, PC GP Ansor Bangil tak hadir dalam pertemuan itu.

Dalam rapat FUIB secara bergiliran menyampaikan pendapat hampir sama yaitu menjelaskan bahwa ustadz Felix Siauw tidak bicara NKRI Pancasila juga HTI sebgaimana yang dikhawatirkan PC GP Ansor Bangil. Setelah keterangan FUIB, Kasat Intel Polres Pasuruan menanggapi penjelasan panitia FUIB bahwa kajian Felix Siauw bisa dilanjutkan dan pihak kepolisian akan membantu pengamanannya. Sementara, PC NU Bangil yang diwakili sekretarisnya juga tidak mempermasalahkan bila kajian Ustadz Felix Siauw dilanjutkan. Bahkan, PC NU merasa tidak pernah mendapat laporan dari PC GP Ansor bila ada surat keberatan untuk kegiatan ustadz Felix Siauw tersebut.

Pertemuan itu akhirnya memutuskan rencana kajian Umum Ustadz Felix Siauw hari Sabtu tanggal 4 Nopember 2017 di Masjid Manarul Islam Bangil akhirnya bisa dilanjutkan tanpa ada perdebatan yang menegangkan dari semua peserta rapat. Namun, pada pelaksanaannya tersebut bubar setelah Felix harus meninggalkan lokasi atas permintaan Kapolres.

Berikut pernyataan lengkap yang berisi penjelasan Panitia Gabungan Ormas Islam FUIB terkait peristiwa di Masjid Manarul Islam Bangil

 

Akhirnya kami harus menyusun Catatan Penting Kajian Umum FUIB 4/11
“Antara Wahyu & Nafsu”
Sabtu, 15 Shafar 1439 H/ 4 Nopember 2017
Di Masjid Manarul Islam Bangil

Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. yang menguasai di hari Pembalasan. Hanya kepada Engkaulah yang Kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah Kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Semangat kami, adalah semangat persatuan dan kesatuan. Sebagaimana diserukan dalam al Qur’an agar senantiasa bersatu dan jangan bercerai berai.

Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (QS. Ali Imran [3]: 103)

Berikut catatan penting dari kami:

BACA JUGA  Menpora Jadi Tersangka KPK

1. Panitia Gabungan Ormas Islam dalam wadah FUIB (Forum Umat Islam Bersatu) secara rutin sepakat menyelenggarakan kajian Islam untuk umum pertiga bulan secara bergiliran tempatnya.

2. Pada 25 Oktober 2017 telah dilakukan koordinasi melalui WAG FUIB bahwa Sabtu, 4 Nopember 2017 mulai pukul 09.00 s.d. selesai bertempat di Masjid Manarul Islam Bangil dilakukan kajian umum yang dihadiri Ustadz Felix Y. Siauw dari Jakarta.

3. Sepekan menjelang pelaksanaan kegiatan tersebut ada rumor berita penolakan kedatangan Ustadz Felix Y. Siauw oleh Banser Ansor Bangil.

4. Kemudian, Pada tanggal 1 Nopember 2017 semua Elemen FUIB sebagai Panitia Penyelenggara mendapat undangan dari Pemkab Pasuruan melalui Sekda dengan referensi surat No. 019.1/1389/424.104/2017 Perihal Undangan Rapat Kordinasi yang bersifat penting/ segera pada hari Kamis, 2 Nopember 2017 pukul 08.30 s.d selesai bertempat di Gedung Segoropuro Pendopo Kabupaten Pasuruan.

5. Undangan tersebut dilayangkan kepada elemen FUIB atas dasar surat pernyataan keberatan dari PC GP Ansor Bangil.

6. Kamis, 02 Nopember 2017 sekitar pukul 09.15 Rapat Koordinasi telah dimulai dan dipimpin oleh Asisten 1 Pemkab Pasuruan Bapak Anang Saiful Wijaya, SH. MM. Juga dihadiri Pejabat Forpimda Bapak Kasat Intel Polres Pasuruan, unsur Kodim, unsur Kejaksaan, Kepala Bakesbangpol, unsur Kemenag, Ketua MUI, Kapolsek Bangil, unsur Koramil Bangil, Ketua ICMI Orsat Pasuruan, Camat Bangil, Sekretaris PC NU Bangil, Jam’iyah Aswaja, Takmir Masjid Manarul Islam Bangil, Takmir Masjid Ar Riyadh Bangil, Takmir Masjid Al Hidayah Bangil, PD Muhammadiyah Kab Pasuruan, PC Muhammadiyah Bangil, PD Persis Pasuruan, dan sejumlah warga.

7. Rapat Koordinasi yang bersifat penting dan segera itu terlaksana tanpa kehadiran PC GP Ansor Bangil.

8. Rapat kordinasi dipimpin Asisten 1 Sekda Pemkab Pasuruan dan diawali pembacaan surat pernyataan keberatan kegiatan dari PC GP Ansor oleh Kasat Intel Polres Pasuruan isinya antara lain keberatan kehadiran ustadz felix siauw yang dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan dan konflik di masyarakat.

9. Selanjutnya pimpinan rapat mempersilahkan peserta rapat koordinasi untuk menanggapi.

10. Mulai dari ketua MUI menyarankan kepada panitia untuk mengganti penceramah selain ustadz felix siauw karena dinilai akan meresahkan masyarakat.

11. Tanggapan elemen FUIB secara bergiliran menyampaikan pendapat hampir sama yaitu menjelaskan bahwa ustadz Felix Siauw tidak bicara NKRI Pancasila juga HTI sebgaimana yang dikhawatirkan PC GP Ansor Bangil. Tapi akan bicara kajian Islam antara Wahyu & Nafsu. Panitia FUIB menjamin tidak terjadi keresahan apalagi konflik di masyarakat dan berkomitmen menjaga kondusifitas di area pengajian dan disekitar Bangil.

12. Panitia FUIB berketetapan melanjutkan Kajian Umum dengna pembicara utama Ustadz Felix Siauw pada Sabtu, 4 Nopember 2017.

13. Kasat Intel menanggapi penjelasan panitia FUIB bahwa kajian ustadz Felix Siauw bisa dilanjutkan dan pihak kepolisian akan membantu pengamanannya. Bahkan Bapak Kasat Intel Polres Pasuruan juga ingin ikut mendengarkan kajian Islam Ustadz Felix Siauw sebagai bekal pengetahuan seorang Muslim.

14. Bapak Camat Bangil juga tidak mempermasalahkan bila kajian ustadz Felix Siauw dilanjutkan.

15. Dari PC NU Bangil yang diwakili sekretarisnya juga tidak mempermasalahkan bila kajian Ustadz Felix Siauw dilanjutkan bahkan PC NU merasa tidak pernah mendapat laporan dari PC GP Ansor bila ada surat keberatan untuk kegiatan ustadz Felix Siauw tersebut.

BACA JUGA  Ali Syari'ati: Pemikir Syiah yang Dibenci Syiah

16. Dari Kemenag juga tidak ada keberatan untuk melanjutkan kegiatan tersebut. Bahkan dari kemenag memberi arahan dasar hukum terkait penyiaran agama (1) Keputusan bersama Menteri Agama dan Mendagri Tahun 1969 Keputusan Nomor 1. Pasal 3 bahwa Aparat pemerintah bisa menjamin kelancaran dan keamanan pelaksanaan kegiatan. (2) Keputusan bersama Menteri Agama dan Mendagri Keputusan Nomor 1 Tahun 1979 tentang tata cara pelaksanaan penyiaran agama, dalam pasal 3, bahwa pelaksanaan itu harus ada semangat kerukunan, tenggang rasa, saling menghargai, dan menghormati antar sesama umat beragama. Semuanya berdasarkan pada penghormatan hak dan kemerdekaan seseorang untuk melakukan ibadah. Artinya, hak dan kemerdekaan untuk mendapatkan pengetahuan keagamaan dalam rangka untuk meningkatkan ibadah umat tersebut.

17. Habib Zainal sebagai pembicara terakhir juga tidak mempermasalahkan kegiatan tersebut untuk dilanjutkan.

18. Rapat kordinasi yang diawali nota keberatan surat pernyataan PC GP Ansor atas rencana kajian Umum Ustadz Felix Siauw hari Sabtu tanggal 4 Nopember 2017 di Masjid Manarul Islam Bangil akhirnya bisa dilanjutkan tanpa ada perdebatan yang menegangkan dari semua peserta rapat. Terakhir ditutup do’a oleh ketua MUI dan selanjutnya pimpinan rapat mempesilakan makan siang yang telah disediakan oleh Bapak Bupati di Ruang Peringgitan Pendopo. Bahkan diajak foto bersama di Pendopo Bupati Pasuruan.

19. Panitia Penyelenggara dan seluruh elemen FUIB bersyukur kepada Allah Ta’ala dan merasa lega karena tidak ada lagi permasalahan, dan sudah bersih dan tidak ada pembicaraan lagi tentang nota keberatan.

20. Semua saling berjabat tangan saling senyum tanpa ada beban apapun.

21. Sabtu, 4 Nopember 2017 sekitar pukul 08.00 Ustadz Felix Siauw telah hadir di Masjid Manarul Islam Bangil. Pihak panitia penjemputan berulang-ulang gagal kontak dengan tim penjemputan Surabaya. Sehingga panitia penjemput baru mengetahui posisi Ustadz Felix Siauw ternayata sudah berada di Masjid Manarul Islam Bangil.

22. Tidak terlalu lama kemudian, Kapolres masuk Masjid Manarul Islam menemui ustadz Felix Siauw yang sedang makan sarapan pagi nasi Punel Khas Bangil. Kapolres memperkenalkan diri kepada ustadz Felix Siauw dan mempersilahkan menandatangani surat pernyataan di atas materai. Ustadz Felix keberatan dan menolak menandatangani surat tersebut karena kalau menandatangani berarti ustadz Felix benar anti Pancasila dan anti NKRI.

23. Karena Ustadz Felix Siauw tidak mau menandatangani surat tersebut Kapolres mempersilahkan ustadz Felix Siauw meninggalkan Masjid Manarul Islam dan keluar dari wilayah Kabupaten Pasuruan.

24. Sementara Ustadz Muhammad Azhar Ridlwan dan Saudara Farid Basalamah tidak bisa berbuat banyak karena kendali diambil alih oleh Kapolres.

25. Sementara Pasukan Banser Ansor berkerumun di pintu gerbang Masjid Manarul Islam Bangil.

26. Semestinya tindakan Kapolres harus netral bisa menjembatani kepentingan masyarakat yang ingin menimba ilmu dalam rangka meningkatkan ketaqwaan sebagaimana pesan Ketua MUI dalam pertemuan di Pendopo Kabupaten Pasuruan. Tetapi faktanya melakukan politik belah bambu. Yang satu diinjak yang lainnya didukung.

27. Dengan mengharap taufiq dan ridha Allah Ta’ala, semoga Catatan Penting ini disampaikan agar pembaca mendapatkan informasi yang elegan bukan arogan.

Bangil, 20 Shafar 1439 H/ 09 Nopember 2017
FUIB
FORUM UMAT ISLAM BERSATU PASURUAN

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

2 comments on “Inilah Penjelasan Lengkap Panitia FUIB Terkait Penolakan Kajian Felix Siauw di Bangil”

  1. Habib

    Masih byk Ustadz yg laen yg tdk bermasalah.. Knp ngundang Felix Siauw?

  2. ustadz felix sangat baik dan tidak bermasalah, >>> point inti: yg bermasalah adalah otak gp ansor dan ban ser, mereka orang2 yg tak berkualitas baik secara keilmuan maupun iman

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Video News

Penuh Haru, Pria Muslim di Amerika Ini Rela Maafkan Pembunuh Putranya

Abdul Mumin Sombat Jitmoud lebih memilih untuk memaafkan pelaku pembunuh putra kesayangannya itu. Bahkan, dalam sidang itu ia menasehati Relford dengan kata-kata yang santun dan lembut.

Kamis, 09/11/2017 18:45 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jum’at: Tiga Ciri Orang yang Dicintai Allah

Contoh dalam masalah ini adalah Saad bin Muadz Radiallahu anhu. Ibnu Al Jauzi mengisahkan ketika Saad bin Muadz sedang menderita sakit, maka beliau menangis karena melihat banyak temannya yang dekat dengan dirinya tidak menjenguk

Kamis, 09/11/2017 17:29 12

Malaysia

Pemerintah Malaysia Pastikan Dakwah Zakir Naik Bebas dari Terorisme

Wakil Perdana Menteri Malaysia, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi menyatakan bahwa dakwah yang disampaikan Zakir Naik bebas dari pemikiran terorisme.

Kamis, 09/11/2017 16:15 1

Turki

Turki Jalin Kerja Sama dengan Iran Lawan Kurdi PKK

Turki dan Iran saling menjalin kerja sama dalam melawan kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK). Sejumlah media Turki melaporkan bahwa militer kedua negara baru-baru ini berbagi intelijen untuk menghadapi kelompok PKK di Iraq utara.

Kamis, 09/11/2017 15:58 0

Suriah

Suriah dan Iran Sesumbar Kuasai Idlib dalam Waktu Dekat

Velayati mengklaim pasukan Suriah akan segera mengambil kendali provinsi Idlib yang dikuasai oposisi dari Haiah Tahrir Syam dan juga wilayah timur Suriah yang didominasi pasukan Kurdi dukungan AS.

Kamis, 09/11/2017 13:42 0

News

Ada Muatan Politis dalam Isu Intoleransi dan Radikalisme

"Saya tidak tau siapa di belakangnya, tapi memang sekarang ini tidak berimbang, satu kelompok disebut intoleran, sedangkan kelompok lain terkesan dibiarkan," tukasnya.

Kamis, 09/11/2017 12:19 0

Yaman

Syiah Hutsi Tawarkan Suaka Politik untuk Keluarga Al-Saud

Pemberontak Syiah Hutsi menawarkan suaka politik kepada pangeran Saudi di tengah kampanye anti-korupsi yang diinisiasi oleh Putra Mahkota Mohammed Bin Salman. Sebelumnya, Saudi telah menahan 11 pangeran dan sejumlah pejabat tinggi pada Sabtu lalu atas dugaan korupsi.

Kamis, 09/11/2017 10:51 0

Suriah

Rezim Derita Kerugian dalam Pertempuran Pedesaan Hama

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS), Rabu malam (08/11), kembali merebut desa Balil di pedesaan Hama Utara, Suriah Tengah, setelah pertempuran sengit dengan militer rezim Bashar Assad.

Kamis, 09/11/2017 10:12 0

Video News

Kiblat Review: Diskriminasi Etnis dan Pasal Karet

KIBLAT.NET – Sebagai negara hukum sudah selayaknya masalah dikembalikan kepada hukum yang ada. Namun, bagaimana...

Kamis, 09/11/2017 10:10 0

Suriah

Tahrir Al-Syam Serahkan Pelayanan Publik ke “Pemerintah Darurat”

Hai’ah Tahrir Al-Syam (HTS) menyerahkan seluruh Administrasi Pelayanan Sipil di wilayah yang sudah dibebaskan di Suriah utara kepada “Pemerintah Penyelamat Suriah”, yang dibentuk pekan lalu. Seluruh pelayanan publik di Idlib khususnya selama ini dipegang oleh HTS, sebagai kelompok oposisi paling dominan.

Kamis, 09/11/2017 08:33 0

Close