... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ada Muatan Politis dalam Isu Intoleransi dan Radikalisme

Foto: Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumami

KIBLAT.NET, Jakarta – Direktur Pendidikan Tinggi, Iptek dan Kebudayaan Bappenas Amich Alhumami mengatakan fenomena intoleransi dan radikalisme yang muncul belakangan ini tak lain karena muatan politik.

“Politik identitas berbasis agama banyak digunakan, dan itu power gate intinya. Paradoks di kalangan kelas pendidik, itu juga politik yang bekerja,” kata dia.

Maka dari itu, ia mengaku tidak heran jika muncul gerakan perlawanan terhadap fenomena itu. Dimana (Aksi) 212 disebut intoleran, muncul gerakan Kebhinnekaan. “Itu power gate, political contest (perebutan politik),” kata dia.

Amich kemudian memberi contoh lain tentang anggapannya tersebut. “Tak heran jika Front Pembela Islam yang melakukan aksi sweeping disebut sebagai intoleran, namun di satu sisi ada Banser yang melakukan pembubaran pengajian tak disebut sebagai intoleran. Hal ini dikarenakan ada politik yang bermain di belakangnya,” jelas Amich.

“Saya tidak tau siapa di belakangnya, tapi memang sekarang ini tidak berimbang, satu kelompok disebut intoleran, sedangkan kelompok lain terkesan dibiarkan,” tukasnya.

Diketahui, Amich Alhumami hadir sebagai pembicara dalam acara pemaparan Survey Nasional tentang ‘Api dalam Sekam Keberagaman Gen Z’ yang dikeluarkan Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Selain Amich, pembicara yang diundang adalah Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. Phil., Kamaruddin Amin, MA; Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti RI Prof. Intan Ahmad, Ph.D; Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbud RI Hamid Muhammad M.Sc., Ph.D dan Dewan Direktur PPIM (Pusat Pengkajian Isl dan Masyarakat) Prof. Dr. Jamhari Makruf, M.A.

BACA JUGA  DDII Gelar Simposium Bahas Radikalisme

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Habib Rizieq Disebut Ulama Paling Radikal dalam Survei PPIM UIN Jakarta

Salah satu subjek penelitian adalah menelisik siapa saja ulama atau tokoh agama yang populer di media sosial. Mereka dikategorikan menjadi tiga golongan, yaitu Radikal, Salafy, dan Moderat.

Kamis, 09/11/2017 11:32 7

Video News

Kiblat Review: Diskriminasi Etnis dan Pasal Karet

KIBLAT.NET – Sebagai negara hukum sudah selayaknya masalah dikembalikan kepada hukum yang ada. Namun, bagaimana...

Kamis, 09/11/2017 10:10 0

Indonesia

Whatsapp Akhirnya Hapus Konten Asusila

"Pihak WhatsApp bekerjasama dengan penyedia konten GIF di platformnya yaitu Tenor dan Giphy (setuju) untuk menghilangkan konten yang bertentangan dengan peraturan perundangan di Indonesia," kata semmy.

Kamis, 09/11/2017 09:57 0

Indonesia

Penghayat Kepercayaan dan Agama Berbeda, PPP Minta UU Aminduk Direvisi

revisi ini dibutuhkan untuk mempertegas bahwa aliran kepercayaan berbeda dengan agama.

Rabu, 08/11/2017 21:47 0

Indonesia

Penghayat Kepercayaan Masuk Kolom KTP, PPP: Mendistorsi Definisi Agama

Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi menegaskan bahwa perlu ada kajian dan keputusan bagaimana pelaksanaan putusan MK tersebut.

Rabu, 08/11/2017 21:13 0

Indonesia

Komnas HAM Minta Kepolisian Tindak Aktor Pembubar Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menegaskan bahwa polisi seharusnya memproses aktor pembubaran pengajian Felix Siauw

Rabu, 08/11/2017 17:45 0

Indonesia

Komnas HAM Prihatin, Ada Ormas yang Tolak dan Bubarkan Pengajian

Komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution menyayangkan adanya pembubaran pengajian yang dilakukan oleh ormas tertentu.

Rabu, 08/11/2017 16:24 0

Indonesia

Alumni 212 Bakal Datang ke Garut, Begini Respon GNPF Ulama

Ia juga berkeyakinan bahwa alumni 212 yang akan ke Garut tidak menginginkan adanya kericuhan. Ia menekankan, alumni 212 selalu menjunjung ketertiban dan persatuan.

Rabu, 08/11/2017 15:32 1

Indonesia

Tetap Ceramah di Garut, Bachtiar Nasir: InsyaAllah Sejuk

InsyaAllah dakwah di Garut berjalan dengan khusyuk. Saya berjanji InsyaAllah di Garut berjalan sejuk. Dan hati-hati provokasi orang-orang yang tidak ingin ada kesejukan," katanya kepada Kiblat.net di gedung AQL, Tebet, Jakarta Selatan pada Selasa (07/11/2017).

Rabu, 08/11/2017 14:10 0

Indonesia

Soal Penolakan Pengajian UBN di Garut, KH Cholil Nafis: Jaga Ukhuwah

KH Cholil Nafis menilai penolakan ceramah Ustadz Bachtiar Nasir serta KH Shabri Lubis dalam Tabligh AKbar di Garut kurang tepat secara hukum

Rabu, 08/11/2017 13:39 0

Close