... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Raja Salman Panggil Presiden Palestina, Ada Apa?

KIBLAT.NET, Riyadh – Kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas ke Riyadh, menyusul undangan mendadak Raja Salman bin Abdul Aziz, menimbulkan beberapa pertanyaan tentang pentingnya kunjungan pada masa berdebat ini pada Selasa (07/11).

Kunjungan tersebut terjadi setelah peristiwa besar yang berpusat di Kerajaan Arab Saudi, seperti pengunduran diri Perdana Menteri Libanon Saad Hariri yang diumumkan di Riyadh, penangkapan sejumlah pangeran, menteri, dan pejabat Saudi, dan serangan rudal balastik pemberontak Syiah Hutsi Yaman yang pertama kalinya menghantam ibukota.

Sejumlah media melaporkan bahwa Abbas dan Raja Salman membahas tentang perkembangan terakhir masalah Palestina. Sementara media Israel mengatakan bahwa Raja Salman tengah menekan Abbas untuk bergabung koalisi Saudi untuk menghadapi Iran.

Selama kunjungan yang dimulai sejak Senin (06/11), Abbas kembali menegaskan penghargaannya kepada Saudi yang telah mendukung rakyat dan urusan nasional Palestina. Abbas juga membicarakan perkembangan terkini masalah Palestina dan upaya AS mengupayakan perdamaian serta perkembangan rekonsiliasi nasional.

Pada bagiannya, Duta Besar Palestina untuk Riyadh Bassam al-Agha mengatakan bahwa kunjungan tersebut masuk dalam kerangka kelanjutan hubungan bilateral dan penguatan hubungan antara kedua negara, selain memberi tahu raja tentang perkembangan dalam perjuangan orang Palestina.

Di sisi lain, Channel 1 Israel mengutip sumber di Arab Saudi pada hari Selasa bahwa kerajaan tersebut menginginkan Otoritas Palestina untuk bergabung dengan sebuah koalisi yang menentang Iran dan Hizbullah dan pengikut mereka, berkoordinasi dengan Presiden AS Donald Trump.

Saluran tersebut mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan yang pertama sejak penandatanganan kesepakatan rekonsiliasi antara Gerakan Pembebasan Nasional Palestina (Fatah) dan Perlawanan Islam (Hamas) bulan lalu di Kairo. Media Israel itu mengatakan kemungkinan akan terjadi “sebuah perubahan dalam masalah ini setelah kunjungan tersebut.”

Channel 1 juga mencatat bahwa kunjungan tersebut datang untuk melakukan pembicaraan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengenai tindakan untuk “mengekang Iran.”

Ketegangan semakin meningkat dalam beberapa hari terakhir antara Arab Saudi dan Iran, terutama karena Riyadh menuduh Teheran berada di balik roket yang dipecat oleh Huthi terhadap wilayah Saudi dan mencampuri urusan kawasan ini.

Dalam konteks ketegangan ini, Perdana Menteri Saad Hariri dari Riyadh mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatannya, menuduh Iran dan Hizbullah yang mengatur penuh Lebanon.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

 

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

‘Bubarkan Pengajian dengan Alasan Jaga NKRI, Omong Kosong’

Dalam upaya pembubaran kegiatan pengajian, polisi tidak bisa disusupi oleh ormas manapun. Hal itu ditegaskan oleh anggota Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anton Tabah Digdoyo.

Selasa, 07/11/2017 22:27 0

Indonesia

GP Ansor Haruskan Felix Siauw Tandatangani Ini untuk Bisa Ceramah di Bangil

GP Ansor Bangil mengharuskan Felix Siauw tandatangani empat poin pernyataan, tapi permintaan ditolak

Selasa, 07/11/2017 21:43 0

Info Event

Hadirilah! Talkshow Islamic Journalist Training LDK Salim UNJ

💥 *MOMEN PUNCAK* 💥 *ISLAMIC JOURNALISTIC TRAINING #2017* _dengan bangga mempersembahkan_ ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 🎙GELAR WICARA JURNALISTIK🎙...

Selasa, 07/11/2017 21:20 0

Indonesia

MUI Klarifikasi PCNU Garut Soal Penolakan Kedatangan UBN, Begini Hasilnya

MUI memanggil pihak PCNU Garut terkait penolakan terhadap Ustadz Bachtiar Nasir dan KH Shabri Lubis, hasilnya mereka tetap keukeuh menolak

Selasa, 07/11/2017 20:56 2

Indonesia

‘Ada Upaya Adu Domba dalam Kasus Pembubaran Kajian’

Anggota Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anton Tabah Digdoyo menilai ada upaya pecah belah umat Islam sehubung ramainya kasus pembubaran kajian

Selasa, 07/11/2017 20:31 0

Indonesia

Anton Tabah: Cara Banser Bubarkan Kajian Felix Siauw Harus Dihentikan!

Anggota Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anton Tabah Digdoyo mengkritik cara Banser membubarkan kajian Felix Siauw.

Selasa, 07/11/2017 19:49 0

Indonesia

KOKAM: Pembubaran Pengajian Tidak Cerminkan Generasi Pancasilais

Ketua Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM), Mashuri Masyhuda menegaskan bahwa pihaknya mengecam pembubaran kajian Felix Siauw.

Selasa, 07/11/2017 19:15 0

Indonesia

Tolak Pembatalan, KOKAM Garut Siap Amankan Kajian UBN

Pengurus Daerah PP Muhammadiyah Garut, mengatakan bahwa jajarannya akan mengikuti dan menjaga keberlangsungan tausyiah Ustadz Bachtiar Nasir dan KH. Ahmad Sobri Lubis

Selasa, 07/11/2017 18:45 0

Indonesia

Tolak Felix Siauw, GP Ansor Bantah Bubarkan Pengajian

Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor membantah telah membubarkan pengajian Ustadz Falix Siauw di Bangil.

Selasa, 07/11/2017 17:45 2

Video Kajian

Jarak Antara Tidur dan Kematian – Ust. Zaid Royani, S.Pd.I

KIBLAT.NET – Kematian adalah sebuah kepastian yang akan datang pada setiap makhluk hidup yang ada...

Selasa, 07/11/2017 15:39 0