... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Alumni 212 Bakal Datang ke Garut, Begini Respon GNPF Ulama

Foto: Aksi 212 di kawasan Monas

KIBLAT.NET, Jakarta – Meme dan broadcast yang berisi ajakan kepada para alumni 212 untuk berkumpul di Garut pada 11 November mendatang tersebar di media sosial. Ajakan ini muncul seiring penolakan tabligh akbar yang akan diisi ustadz Bachtiar Nasir dan KH. Ahmad Sobri Lubis oleh Pengurus Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Garut.

Selaku Ketua GNPF Ulama, ustadz Bachtiar Nasir menegaskan bahwa hadirnya alumni 212 di garut tidak akan menimbulkan masalah.  Menurutnya, para alumni 212 sejak semula sudah menahan diri.

“Ini juga sebetulnya karena beredarnya surat itu di media sosial dan belakangan. Dan ditambah lagi pembubaran pengajian. Ini yang kemudian barangkali menyeruak, dari yang tadinya mereka menahan diri,” katanya kepada Kiblat.net di Gedung AQL, Jakarta Selatan pada Selasa (07/11/2017).

Ia juga berkeyakinan bahwa alumni 212 yang akan ke Garut tidak menginginkan adanya kericuhan. Ia menekankan, alumni 212 selalu menjunjung ketertiban dan persatuan.

“Tetapi saya yakin jamaah 212 yang datang tidak menginginkan bentrok. Mereka datang dengan damai dan menginginkan kedamaian. Saya yakin itu yang ada dalam benak mereka (alumni 212,Red),” tuturnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Alumni 212 Bakal Datang ke Garut, Begini Respon GNPF Ulama”

  1. wahyu wardoyo

    ayo rapatkan barisan ,…..
    satu komando ….
    Allaaahu Akbaar ….!!!

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Asia

Ke Jepang, Trump Tekan Abe Beli Senjata Buatan Amerika

Dalam kunjungannya ke Tokyo pekan ini, Presiden AS Donald Trump tengah membuat sebuah dorongan besar untuk mengamankan berbagai kesepakatan jual beli senjata bagi produsen-produsen utama senjata Amerika.

Rabu, 08/11/2017 14:45 0

Arab Saudi

Arab Saudi Bekukan 1.200 Lebih Rekening Pribadi terkait Korupsi

Bank-bank Arab Saudi telah membekukan lebih dari 1.200 rekening milik individu dan perusahaan sebagai bagian dari kampanye anti-korupsi.

Rabu, 08/11/2017 13:26 0

Video News

(Wawancara Eksklusif) UBN: Penolakan PCNU Garut karena Mispersepsi

Ketua GNPF Ulama, Bachtiar Nasir menjelaskan bahwa penolakan tersebut timbul akibat adanya mispersepsi saja.

Rabu, 08/11/2017 10:53 0

Rusia

Rusia: Kami Sudah Coba Semua Model Senjata Terbaru di Suriah

Kepala Staf Umum Pasukan Bersenjata Rusia, Valery Girasimov, mengatakan bahwa militer Rusia telah mencoba semua model senjata modern dalam perang di Suriah

Rabu, 08/11/2017 09:37 0

Arab Saudi

Raja Salman Panggil Presiden Palestina, Ada Apa?

Kunjungan Presiden Palestina Mahmoud Abbas ke Riyadh, menyusul undangan mendadak Raja Salman bin Abdul Aziz, menimbulkan beberapa pertanyaan tentang pentingnya kunjungan pada masa berdebat ini pada Selasa (07/11).

Rabu, 08/11/2017 08:34 0

Arab Saudi

Arab Saudi Kembali Cekal Ulama

Ulama yang dicekal kali ini adalah Syaikh Aidh Al-Qarni, penulis buku fenomenal Laa Tahzan.

Rabu, 08/11/2017 07:32 1

Info Event

Hadirilah! Talkshow Islamic Journalist Training LDK Salim UNJ

💥 *MOMEN PUNCAK* 💥 *ISLAMIC JOURNALISTIC TRAINING #2017* _dengan bangga mempersembahkan_ ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 🎙GELAR WICARA JURNALISTIK🎙...

Selasa, 07/11/2017 21:20 0

Afghanistan

Mau Tahu Luas Wilayah Kontrol Taliban di Afghanistan? Ini Petanya

Kerugian bagi Amerika Serikat bukanlah rahasia lagi. Negara adidaya dunia itu memang mengalami kerugian yang cukup signifikan mulai dari sisi biaya perang hingga besarnya jumlah tentaranya yang pulang dalam peti mati.

Selasa, 07/11/2017 20:10 0

Afghanistan

Sindir Trump, Jubir Taliban: Amerika Seharusnya Berani Terima Kenyataan

Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku mempunyai strategi baru untuk menghadapi Taliban di Afghanistan.

Selasa, 07/11/2017 18:16 0

Palestina

Israel Kembali Pasang CCTV di Masjid Al-Aqsa

Israel sengaja memasang kamera CCTV itu untuk memantau siapa saja orang-orang Palestina yang masuk dan keluar dari Masjid Al-Aqsa.

Selasa, 07/11/2017 17:15 0