... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Negara Dilanda Krisis, Seorang Ibu di Mesir Jual Tiga Anaknya

Foto: Ibu jual tiga anaknya di Mesir.

KIBLAT.NET, Jakarta – Seorang ibu di Mesir dilaporkan telah menawarkan tiga anaknya untuk dijual. Hal itu dilakukan lantaran ekonomi negara yang memburuk di bawah rezim Abdel Fattah Al-Sisi, sementara it membutuhkan uang untuk rumah, makanan dan obat-obatan.

Menurut The New Khalij, yang dikutip MEMO, Senin (06/11/2017), Hagar Ta’lib mengatakan dia dan suaminya sangat membutuhkan sebuah rumah setelah mereka dipaksa untuk meninggalkan flat karena tidak sanggup membayar uang sewa.

Hagar mengatakan bahwa dia dan keluarganya dipaksa untuk meninggalkan sebuah toko kosong di sebuah bangunan yang dimiliki oleh dewan kota Dasouq di gubernur utara Kafr El-Sheikh, tempat dia tinggal sementara.

Dengan sebuah spanduk, Hagar menawarkan ketiga anaknya, dan meminta pejabat di Kafr El-Sheikh untuk menyediakan rumah untuk keluarganya. Terlepas dari janji para dewan kota Dasouq untuk melihat situasinya, pihak berwenang belum berkomentar mengenai kejadian tersebut.

Nilai mata uang Mesir turun drastis dua kali lipat pada 3 November 2016. Hal itu menyebabkan berbagai komoditas dan produk makanan, serta tagihan air, listrik dan gas mengalami kenaikan yang signifikan.

Sumber: Middle East Monitor
Redaktur: Ibas Fuadi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Saudi: Rudal Balistik Syiah Hutsi Dipasok Iran

Hingga saat ini, Hutsi biasanya menargetkan Jeddah. Rudal balistik yang ditujukan ke ibukota menjadi sebuah pesan bagi Saudi dari proxy Iran.

Selasa, 07/11/2017 10:33 0

Indonesia

Asykar Kauny Gelar Pelatihan Duta Guru Tahfidz, Nenek-nenek Pun Ikut

Sebuah lembaga non profit bergerak di bidang pengembangan Al Quran, Askar Kauny mengadakan Pelatihan Duta Guru Tahfizh se-Nusantara guna mengajarkan perwakilan daerah ini metode menghafal Al Quran menggunakan otak Kanan.

Selasa, 07/11/2017 05:42 0

Indonesia

GP Ansor Disebut sebagai Mesin Politik Pilpres 2019

Pengamat politik Muhammad AS Hikam menanyakan manfaat dan mudharat GP Ansor digunakan sebagai mesin Politik untuk Pilpres 2019

Senin, 06/11/2017 20:23 0

Indonesia

NU Garut Minta Pengajian UBN Dibatalkan, Begini Tanggapan LPI

Ketua LPI Cirebon, Obby bin Affandi mengkhawatirkan, jika ada pengerahan massa dari pihak PCNU Garut, dikhawatirkan akan terjadi pertumpahan darah antara massa pro dan kontra.

Senin, 06/11/2017 20:22 2

Indonesia

KPAI Panggil WhatsApp Terkait Konten Animasi Pornografi

KIBLAT.NET, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan memanggil manajemen WhatsApp terkait adanya konten...

Senin, 06/11/2017 19:21 0

Indonesia

Komisi I DPR Desak Kemkominfo Blokir Konten GIF Pornografi di WhatsApp

Konten pornografi di GIF WhatsApp bisa dibuka oleh pengguna sistem operasi Android dan IOS

Senin, 06/11/2017 17:50 0

Indonesia

Pembubaran Kajian Felix Siauw Bentuk Pengekangan Hak Penyampaian Pendapat

Komunitas Sarjana Hukum Muslim (KSHUMI) memberikan tanggapan soal pembubaran kajian Ustadz Felix Siauw.

Senin, 06/11/2017 17:10 0

Indonesia

Kisah Hijrah Yuki Pas Band: Dari Vokalis, Pebisnis, Menuju Jalan Iman

Ia pun berharap agar Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan ketetapan hati dalam jalan iman dan dakwah, hingga tiba saatnya berpulang. Yuki berharap kembali kepada Allah dalam kondisi beriman dan ketaatan kepada-Nya.

Senin, 06/11/2017 16:26 0

Indonesia

HOTS Komunitas Penghafal Al Quran di WhatsApp Beranggotakan Ribuan Orang

Hafidz On The Street (HOTS) beranggotakan 2.300 orang dari 23 negara di seluruh dunia

Senin, 06/11/2017 15:56 0

Analisis

Intrik Politik di Balik Drama Penangkapan Para Pangeran Saudi

Pemerintah Arab Saudi menangkap 11 pangeran, empat menteri dan puluhan mantan menteri. Di antara yang paling menonjol adalah Pangeran Alwaleed bin Talal yang memiliki kekayaan bersih 22 miliar dolar AS (Rp297 triliun).

Senin, 06/11/2017 15:29 0

Close