... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

‘Bubarkan Pengajian dengan Alasan Jaga NKRI, Omong Kosong’

Foto: Banser NU saat apel Hari Santri Nasional di Jakarta

KIBLAT.NET, Jakarta- Dalam upaya pembubaran kegiatan pengajian, polisi tidak bisa disusupi oleh ormas manapun. Hal itu ditegaskan oleh anggota Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anton Tabah Digdoyo.

“Polisi juga harus tegas. Tidak bisa di infiltrasi. Inilah untuk pelajaran bagi polisi, harus menegakkan hukum bukan karena desakan golongan-golongan tertentu,” ujarnya kepada Kiblat.net di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (07/11/2017).

Ia juga mengkritisi alasan Banser yang berdalih Pancasilais dan menjaga keutuhan NKRI. Menurutnya, dengan cara Banser semacam ini, justru mereka yang radikal.

“Jadi dia (Banser.red) nuduh-nuduh radikal, malah dia yang radikal. Jadi dia beralasan cinta NKRI, cinta kebhinekaan, nonsens (omong kosong.red),” tegasnya.

Menurutnya, jika kajian Felix Siauw memang berbahaya, maka kajiannya benar-benar dibatalkan. Sebab, kajian justru digelar di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan dihadiri oleh TNI AL.

“Buktinya pengajian di dekat TNI AL aman aman saja. TNI lho itu,” tukasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Redaktur: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Info Event

Hadirilah! Talkshow Islamic Journalist Training LDK Salim UNJ

💥 *MOMEN PUNCAK* 💥 *ISLAMIC JOURNALISTIC TRAINING #2017* _dengan bangga mempersembahkan_ ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 🎙GELAR WICARA JURNALISTIK🎙...

Selasa, 07/11/2017 21:20 0

Afghanistan

Mau Tahu Luas Wilayah Kontrol Taliban di Afghanistan? Ini Petanya

Kerugian bagi Amerika Serikat bukanlah rahasia lagi. Negara adidaya dunia itu memang mengalami kerugian yang cukup signifikan mulai dari sisi biaya perang hingga besarnya jumlah tentaranya yang pulang dalam peti mati.

Selasa, 07/11/2017 20:10 0

Afghanistan

Sindir Trump, Jubir Taliban: Amerika Seharusnya Berani Terima Kenyataan

Belum lama ini, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengaku mempunyai strategi baru untuk menghadapi Taliban di Afghanistan.

Selasa, 07/11/2017 18:16 0

Palestina

Israel Kembali Pasang CCTV di Masjid Al-Aqsa

Israel sengaja memasang kamera CCTV itu untuk memantau siapa saja orang-orang Palestina yang masuk dan keluar dari Masjid Al-Aqsa.

Selasa, 07/11/2017 17:15 0

Asia

NIA Incar 5 Properti Milik Zakir Naik di India

Badan Investigasi Nasional India (NIA) mengajukan izin ke pengadilan khusus NIA di Mumbai untuk menyita properti-properti milik Zakir Abdul Karim Naik.

Selasa, 07/11/2017 16:26 0

Video Kajian

Jarak Antara Tidur dan Kematian – Ust. Zaid Royani, S.Pd.I

KIBLAT.NET – Kematian adalah sebuah kepastian yang akan datang pada setiap makhluk hidup yang ada...

Selasa, 07/11/2017 15:39 0

Amerika

Bincang Raja Salman dengan Donald Trump, Ini yang Dibahas

Presiden Donald J. Trump berbicara dengan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud dari Arab Saudi, Sabtu (04/11/2017). Raja Salman menyampaikan belasungkawa atas serangan truk di New York City.

Selasa, 07/11/2017 14:10 0

Mali

Prancis Tutup-tutupi Kegagalan Operasi Pembebasan Sandera di Mali

Tidak jelas mengapa pernyataan tersebut dibagikan ke publik setelah pertemuan antara menteri pertahanan, duta besar Prancis untuk Mali dan seorang pejabat militer Prancis.

Selasa, 07/11/2017 12:27 0

Mesir

Negara Dilanda Krisis, Seorang Ibu di Mesir Jual Tiga Anaknya

Seorang ibu di Mesir dilaporkan telah menawarkan tiga anaknya untuk dijual. Hal itu dilakukan lantaran ekonomi negara yang memburuk di bawah rezim Abdel Fattah Al-Sisi, sementara it membutuhkan uang untuk rumah, makanan dan obat-obatan.

Selasa, 07/11/2017 11:43 0

Eropa

Belgia Bebaskan Para Pemimpin Catalan dan Tunda Ekstradisi

Perkembangan politik di Spanyol terus memanas. Pada hari Ahad (05/11/2017) pemerintah Spanyol memulai upaya untuk memaksa para pemimpin Catalan kembali ke Spanyol melalui koordinasi dengan pemerintah Belgia.

Selasa, 07/11/2017 11:11 0