... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Pangeran Saudi Terbunuh dalam Kecelakaan Helikopter di Perbatasan Yaman

Foto: Pangeran Saudi Mansour bin Muqrin

KIBLAT.NET, Riyadh – Pangeran Arab Saudi Mansour bin Muqrin bersama sejumlah pejabat provinsi dilaporkan terbunuh dalam sebuah kecelakaan helikopter. Kecelakaan itu terjadi dekat perbatasan kerajaan dengan Yaman.

Informasi itu dilaporkan oleh stasiun televisi Al-Ekhbariya, seperti dikutip AFP, Senin (6/11/2017). Al-Ekhbariya melaporkan kematian Pangeran Mansour bin Muqrin yang menjabat sebagai Gubernur Provinsi Asir.

Mansour adalah anak kandung Pangeran Muqrin bin Abdul Aziz yang dilengserkan statusnya sebagai putra mahkota beberapa bulan setelah saudara tirinya, Raja Salman, naik takhta pada 2015.

Belum dijelaskan penyebab kecelakaan pesawat itu. Namun, sumber mengatakan helikopter itu memuat delapan penumpang. Diduga kedelapan penumpang helikopter itu terbunuh.

Media Al-Arabiya menjelaskan pangeran Mansour bersama para pejabat Asir hendak meninjau proyek di al-Saida al-Sawalha Center yang nantinya akan diimplementasikan di Kota Mohail. Pangeran dan rombongannya itu juga direncanakan untuk mendengarkan langsung penjelasan dari Wali Kota Mahil Asir, Said Ali Jaber.

Berita kecelakaan pesawat itu datang di saat Arab Saudi sedang melakukan upaya pembersihan kelas tinggi kerajaan, dengan penangkapan puluhan pangeran, menteri dan para miliarder oleh Komite Antikorupsi Saudi. Meski begitu pangeran Mansour bin Muqrin tidak masuk dalam daftar individu yang ditangkap.

Komite Antikorupsi Saudi itu dipimpin putra mahkota Mohammed bin Salman, yang sudah dianggap sebagai penguasa de facto Arab Saudi. Dia berwenang mengendalikan sejumlah kebijakan pemerintah.

BACA JUGA  Pengacara Penggugat Yusuf Mansur Siap Jalani Sidang Perdata

Kabar kecelakaan pesawat itu juga bertepatan dengan berita Saudi mencegat dan menghancurkan rudal balistik di dekat Bandara Internasional Riyadh. Di mana rudal itu ditembakkan dari Yaman sebagai bentuk eskalasi perang kerajaan melawan pemberontak Syiah Huthi.

 

Reporter: Bunyanun Marsus
Sumber: Detik, AFP

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pengamat: Siaga 1 Papua Harus Diikuti Peningkatan Keamanan dan Tindakan

"Harus ada peningkatan pengamanan, dan harus ada upaya kualitas tindakan. Kalau tidak, maka pengumuman siaga 1 itu jelas tidak efektif. Sia-sia saja. Para pelaku tidak takut oleh pengumuman, jika tanpa perubahan sistem yang nyata," tukasnya.

Senin, 06/11/2017 12:22 0

Indonesia

Zulkifli Hasan: Salah Paham Jika Taat Beragama Dinilai Anti-NKRI

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan mengungkapkan, bahwa saat ini bangsa Indonesia dikepung banyak salah paham, atau bisa disebut juga paham yang salah.

Senin, 06/11/2017 11:36 0

Video Kajian

Tadzkirah : Larangan Bukan untuk Merampas Kemerdekaan

KIBLAT.NET – Kenapa Allah meciptakan sebuah larangan ? Untuk apakah sebenarnya tujuan sebuah larangan ?...

Senin, 06/11/2017 10:38 0

Artikel

Zakat Profesi Sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia

Zakat profesi (maal mustafad) ini bukan bahasan baru, para ulama fikih sudah menjelaskan di kitab-kitab klasik, di antaranya adalah kitab al-Muhalla (Ibnu Hazm), al-Mughni (Ibnu Quddamah), Nail al-Athar (asy-Syaukani), maupun di kitab Subul as-Salam (ash-Shan’ani).

Senin, 06/11/2017 10:16 1

Indonesia

Kyai Ini Sebut Banser “Sakit”

"Bersihkan organiasimu, bersihkan jiwamu, dari najis-najis politik, dari uang syubhat," sambungnya.

Senin, 06/11/2017 09:29 0

Indonesia

LBH Kritik Penangkapan Pembuat Meme Setya Novanto

Direktur Eksekutif LBH Jakarta, Nawawi Bahrudin mengkritik kasus penangkapan pembuat meme Setya Novanto. Menurutnya, meme tersebut bukan ujaran kebencian melainkan bentuk kritik masyarakat terhadap pejabat.

Senin, 06/11/2017 07:41 0

Indonesia

Gus Nur: Sabar Ya Ustadz Felix

Pengajian dengan menghadirkan Felix Siauw sebagai pembicara kembali dibubarkan oleh Banser. Kejadian ini pun mendapat perhatian Pondok Pesantren Tahfidz Qur'an dan Majelis Dzikir "KAROMAH 13" di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Sugi Nur Raharja (Gus Nur).

Senin, 06/11/2017 07:08 1

Indonesia

Hewan-hewan Ini Diprediksi Punah Sebelum Tahun 2050, Belalang Salah Satunya

Selain itu, badak Jawa juga terancam punah, hanya 50 spesies. Perlu dicatat bahwa spesies yang hidup di Indonesia ini sudah jarang karena banyak yang ditangkap secara ilegal. Tanduk badak diyakini dapat digunukan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit.

Ahad, 05/11/2017 15:04 0

Indonesia

Sayangkan Tindakan Aparat, Felix Siauw: Apa Betul Keadilan di Negeri Ini Masih Ada?

Lebih jauh, ustadz Felix menyayangkan tindakan dari pihak kepolisian tersebut. "Apakah betul keadilan di negeri ini masih ada? Apakah betul hukum di negeri ini masih Anda pegang semuanya?" katanya mempertanyakan.

Ahad, 05/11/2017 13:03 0

Indonesia

Tidak Mampu Bayar Denda, Keluarga Galang ‘Koin untuk Tamim’

"Seluruh biaya operasional yang timbul dalam perkara ini, dari fotocopy berkas, sampai teknis mendatangkan ahli dari luar kota, semua ditanggung koordinator tim," sambungnya.

Ahad, 05/11/2017 12:37 0

Close