... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kisah Hijrah Yuki Pas Band: Dari Vokalis, Pebisnis, Menuju Jalan Iman

Foto: Yuki Pas Band (duduk di tengah berbaju biru muda)

KIBLAT.NET, Cimahi – Ketika Allah Subhanahu wa ta’ala membalikkan hati seseorang dari jalan keburukan menuju takwa, tak ada satu pun makhluk di dunia yang dapat menolaknya. Yuki Arifin Martawidjaja, mantan vokalis Pas Band ini salah satu yang mendapat anugerah tak ternilai tersebut.

Setelah diterpa beberapa persoalan hidup, dari menjadi vokalis dan rugi dalam berbisnis, pria yang dahulu akrab disapa Yuki Pas Band itu kini memilih jalan baru, yaitu jalan Islam.

“Dulu ketika saya sudah tidak ngeband lagi sempat menghilang dari teman-teman, setelah itu membangun bisnis, bisnis bangkrut dan hanya menyisakan utang,” ujarnya dalam sebuah sesi kajian di Cimahi Technopark, Jalan Raya Baros, Cimahi selatan, Kota Cimahi, Ahad (05/11/2017).

Kerasnya kehidupan membuat Yuki mencoba bangkit dengan pekerjaan lain demi menghidupi keluarga. Namun langkahnya harus terhenti akibat kecelakaan yang menimpa hingga dirinya sempat tidak bisa berjalan akibat cedera.

“Dulu setelah bangkrut dari usaha, kerja keras lagi kesana-kemari. Namun langkah harus terhenti karena cedera yang saya alami, bahkan kaki saya patah saat itu,” tutur Yuki.

Setelah sembuh dari penyakit tersebut, barulah dirinya bertemu dengan jalan Islam. Saat bertemu dengan Islam, ia mengakui bagai tersiram air hujan di saat kegersangan menerpa jiwanya. Seluruh kegelisahannya akhirnya terjawab dengan Al-Quran dan hadits yang ia dengar dari kajian-kajian yang diikuti.

BACA JUGA  Lieus Sungkharisma: Tangkap Dalang Rusuh Papua Dong, Masukin Sel Tikus!

“Pada saat saya mulai belajar Islam, di situlah semua perjalanan hidup saya terjawab oleh Al-Quran dan hadits. Pada saat saya buka hadits, loh kok ini persis kehidupan saya. Saya buka Al-Quran, loh kok ini jawaban dari problem kehidupan saya,” kenang Yuki.

Ketika ditanya perihal dirinya yang kerap memberikan motivasi dari kisah hijrahnya, Yuki mengatakan hal itu menjadi ajang untuk menambah ilmu. Sebeb ketika memberikan motivasi, maka dirinya juga akan mendaptkan ilmu dari ustadz yang sama-sama meberikan tausiah saat itu. Baginya berbagi pengalaman tidak akan mengurangi ilmu yang dia miliki, melainkan semakin menambah ilmu.

“Bagi saya ketika saya memberikan pengalaman hidup saya ataupun sedikit tausiah, sebenarnya itu lebih kepada mengingatkan diri saya sendiri, dan tentunya saya juga bisa menambah ilmu,” ungkapnya.

Yuki berharap dengan seringnya berkumpul dengan orang-orang shalih, dirinya akan semakin terjaga dan tetap istiqamah dalam jalan dakwah Islam. Terlebih saat ini banyak artis yang bertaubat hanya sesaat, dan kembali lagi ke profesi sebelumnya.

“Tentunya saya berharap dengan seringnya berkumpul dengan orang-orang shalih, maka semakin terjaga dan istiqamah dalam jalan dakwah,” harapnya.

Lebih jauh saat ditanya apakah punya pemikiran untuk kembali lagi ke dunia artis, ia menjawab, “Sangat rugi jika kita meninggal kenikmatan besar ini hanya untuk mengejar kenikmatan dunia yang sesaat.”

BACA JUGA  Mardani: Saya Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Kasihan Rakyat Kecil

Ia pun berharap agar Allah Subhanahu wa ta’ala memberikan ketetapan hati dalam jalan iman dan dakwah, hingga tiba saatnya berpulang. Yuki berharap kembali kepada Allah dalam kondisi beriman dan ketaatan kepada-Nya.

“Semoga Allah meneguhkan keimanan dalam dada ini, hingga samapai Allah berkata ‘waktunya untuk pulang’,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Reporter: Saifal
Editor: M. Rudy

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Israel Siap Lindungi Komunitas Syiah Druze di Suriah

Desa Hader dihuni oleh komunitas Druze, sebuah sekte agama turunan Syiah Ismailiyah yang berada di Suriah, Israel, Wilayah Palestina dan Lebanon.

Senin, 06/11/2017 15:30 0

Analisis

Intrik Politik di Balik Drama Penangkapan Para Pangeran Saudi

Pemerintah Arab Saudi menangkap 11 pangeran, empat menteri dan puluhan mantan menteri. Di antara yang paling menonjol adalah Pangeran Alwaleed bin Talal yang memiliki kekayaan bersih 22 miliar dolar AS (Rp297 triliun).

Senin, 06/11/2017 15:29 0

Opini

Yang Pasti Bukan di Lantai Tujuh

Dalam perjalanan dakwahnya, Rasulullah SAW kerapn menjanjikan satu hal; yaitu surga. Ketika menyaksikan keluarga Yasir yang disiksa oleh kafir Quraisy, beliau hanya bisa berkata, “Bersabarlah wahai keluarga Yasir!

Senin, 06/11/2017 15:00 0

Arab Saudi

Pangeran Saudi Terbunuh dalam Kecelakaan Helikopter di Perbatasan Yaman

Pangeran Saudi Mansour bin Muqrin bersama sejumlah pejabat provinsi dilaporkan terbunuh dalam sebuah kecelakaan helikopter. Kecelakaan itu terjadi dekat perbatasan kerajaan dengan Yaman.

Senin, 06/11/2017 14:09 0

Arab Saudi

Bin Salman Tangkap Pangeran dan Menteri Saudi atas Dugaan Korupsi

Penangkapan massal itu berdasarkan perintah dari komisi anti-korupsi yang terbentuk beberapa jam sebelumnya atas perintah Putra Mahkota Muhammed bin Salman.

Senin, 06/11/2017 13:49 0

Amerika

Pelaku Penembakan Gereja di Texas Seorang Pengajar Bibel

Pelaku penembakan massal saat misa di sebuah gereja di Texas pada Ahad (05/11/2017) siang diidentifikasi sebagai Devin Patrick Kelley (26 th). Kelley adalah pengajar ilmu bibel yang dipecat secara tidak hormat dari Angkatan Udara AS.

Senin, 06/11/2017 13:00 1

Amerika

Penembakan Massal di Gereja Texas, 26 Orang Tewas

Sedikitnya 26 orang tewas dan 20 lainnya luka-luka dalam sebuah penembakan massal di dalam sebuah gereja di Sutherland Springs, Texas. Penembakan tersebut terjadi pada hari Ahad (05/11/2017) di First Baptist Church di Wilson County pada pukul 11:00 waktu setempat.

Senin, 06/11/2017 10:47 0

Video Kajian

Tadzkirah : Larangan Bukan untuk Merampas Kemerdekaan

KIBLAT.NET – Kenapa Allah meciptakan sebuah larangan ? Untuk apakah sebenarnya tujuan sebuah larangan ?...

Senin, 06/11/2017 10:38 0

Artikel

Zakat Profesi Sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia

Zakat profesi (maal mustafad) ini bukan bahasan baru, para ulama fikih sudah menjelaskan di kitab-kitab klasik, di antaranya adalah kitab al-Muhalla (Ibnu Hazm), al-Mughni (Ibnu Quddamah), Nail al-Athar (asy-Syaukani), maupun di kitab Subul as-Salam (ash-Shan’ani).

Senin, 06/11/2017 10:16 1

Afghanistan

Karena Taliban, Afghanistan Larang WA dan Tele

Otoritas Regulasi Telekomunikasi Afghanistan (TRA), pekan ini, mengeluarkan surat perintah kepada perusahaan-perusahaan provider untuk menghentikan layanan aplikasi Whatsaap dan Telegram. Namun tidak jelas apakah perusahaan-perusahaan ini telah mematuhinya.

Senin, 06/11/2017 10:00 0

Close