... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dalam Beberapa Hari, India Akan Minta Malaysia Ekstradisi Zakir Naik

Foto: dr Zakir Naik saat berkhutbah di Bekasi (foto: Kiblat.net)

KIBLAT.NET, New Delhi- Pemerintah India mengaku akan meminta Malaysia untuk mengekstradisi dai Muslim terkemuka, Zakir Abdul Karim Naik. Hal itu sebagaimana pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri India pada Jumat (03/11/2017).

Seperti dilansir dari NDTV dan Times of India, juru bicara Kementerian Luar Negeri India (MEA) Raveesh Kumar menyatakan bahwa proses sidang yang menjerat Zakir Naik akan selesai dalam waktu dekat. Setelah vonis dijatuhkan, India berencana mendekati Malaysia untuk menyerahkan ulama 52 tahun tersebut.

Sejauh ini, Malaysia telah menyatakan bahwa belum menerima permintaan resmi dari India terkait berbagai tuduhan yang dikaitkan dengan Zakir Naik. Bahkan beberapa bulan lalu, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Ahmad Zahid Hamidi telah tegas menyatakan, “Selama ini dia (Naik) tidak melanggar aturan atau hukum apapun di Malaysia. Maka dari itu tidak ada alasan hukum yang kuat buat menahan atau menangkapnya.”

Persoalan tersebut lantas dibalas oleh Kumar. Ia mengatakan,”Proses hukum kami telah selesai dan kami segera membuat sebuah permintaan ekstradisi.” Kumar juga mengatakan bahwa permintaan ekstradisi itu akan diketahui beberapa hari ke depan.

Badan Investigasi Nasional India (NIA) telah lama memburu Zakir Naik dan menyeretnya ke pangadilan. NIA menuding Zakir Naik menyebar paham radikal. Selain itu, Islamic Reasech Foundation (IRF) yang dikelola oleh Naik turut dibekukan. NIA memaksakan Undang-undang Pencegahan Tindakan Pidana (UAPA) untuk menjerat pakar perbandingan agama tersebut.

Zakir Naik yang juga seorang ahli medis, terkenal dengan argumen debatnya dalam persoalan agama. Bahkan tak sedikit orang yang akhirnya memeluk Islam setelah berdebat dengannya. Namun hal itu dipandang berbeda oleh pemerintah India. Dalam dakwaannya, Naik justru dianggap telah menghina agama selain Islam.

Belakangan, Zakir Naik dikabarkan tengah berada di Malaysia. Di mana, sudah 5 tahun ia menyandang status penduduk tetap di Negeri Jiran tersebut. Tetangga Indonesia itu nampaknya nyaman dengan kehadiran Zakir Naik di sekitar mereka.

 

Sumber: NDTV,TOI
Redaktur: Syafi’i Iskandar

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Hewan-hewan Ini Diprediksi Punah Sebelum Tahun 2050, Belalang Salah Satunya

Selain itu, badak Jawa juga terancam punah, hanya 50 spesies. Perlu dicatat bahwa spesies yang hidup di Indonesia ini sudah jarang karena banyak yang ditangkap secara ilegal. Tanduk badak diyakini dapat digunukan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan beberapa penyakit.

Ahad, 05/11/2017 15:04 0

Indonesia

Sayangkan Tindakan Aparat, Felix Siauw: Apa Betul Keadilan di Negeri Ini Masih Ada?

Lebih jauh, ustadz Felix menyayangkan tindakan dari pihak kepolisian tersebut. "Apakah betul keadilan di negeri ini masih ada? Apakah betul hukum di negeri ini masih Anda pegang semuanya?" katanya mempertanyakan.

Ahad, 05/11/2017 13:03 0

Indonesia

Tidak Mampu Bayar Denda, Keluarga Galang ‘Koin untuk Tamim’

"Seluruh biaya operasional yang timbul dalam perkara ini, dari fotocopy berkas, sampai teknis mendatangkan ahli dari luar kota, semua ditanggung koordinator tim," sambungnya.

Ahad, 05/11/2017 12:37 0

Indonesia

Ustadz Abdus Shomad ke Penguasa: Selama “Tanda Tanganmu” Masih Berlaku, Tolonglah Agama Allah!

Ustadz Abdus Shomad menyerukan kepada para orang tua untuk mendidik anak-anaknya menjadi ulama agar bisa berdakwah. Walaupun tidak melalui ceramah di mimbar-mimbar.

Ahad, 05/11/2017 11:45 0

Indonesia

Tolak UU Ormas, Ketua MPR: Saya Khawatir Merugikan Masyarakat

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan khawatir, undang-undang ini akan merugikan masyarakat. Hal yang paling mendasar adalah karena undang-undang itu menyebabkan terpecahnya masyarakat.

Ahad, 05/11/2017 11:12 0

Indonesia

Ditolak Mengisi Kajian di Bangil, Felix Siauw: Karena Tuduhan Anti-Pancasila

Acara kajian ustadz Felix Siauw di Bangil pada Sabtu (04/11/2017) terpaksa batal. Kehadiran dai kondang untuk mengisi kajian di Masjid Manarul Islam Bangil itu mendapat penolakan dari sejumlah orang dari sebuah ormas di wilayah tersebut.

Ahad, 05/11/2017 10:54 2

Indonesia

Pengamat: Kartu SIM Didata Agar Orang Tidak Bebas Beli dan Registrasi

Pengamat Telekomunikasi, Ibnu Dwi Cahyo menjelaskan mengapa masyarakat saat ini harus mencantumkan nomor KTP dan Kartu Keluarga saat regristasi kartu SIM. Menurutnya, hal itu untuk keamanan pengguna kartu sendiri.

Ahad, 05/11/2017 09:51 0

Indonesia

Ustadz Abdus Shomad: Memuliakan Ulama Tak Hanya ‘Ngalap’ Berkahnya

Dai kondang, ustadz Abdus Shomad mengungkapkan, salah satu syarat kebangkitan umat Islam adalah jika mereka dapat memuliakan ulama. Namun, ada hal yang harus dipahami, memuliakan ulama bukan hanya dengan cara mengharap berkah darinya saja.

Ahad, 05/11/2017 09:34 0

Video Kajian

Jadi Tahu : Kepemimpinan dalam Islam

KIBLAT.NET – Belum lama, gubernur baru untuk ibu kota dilantik. Berbagai macam tanggapan dari masyarakat...

Sabtu, 04/11/2017 16:13 0

Indonesia

Pengamat: Ada Celah Data NIK dan KK untuk SIM Card Disalahgunakan

Pakar Telekomunikasi, Ibnu Dwi Cahyono mengungkapkan bahwa ada kemungkinan data dari Nomor Induk KTP (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) yang digunakan untuk reistrasi Sim Card disalahgunakan untuk kepentingan tertentu. Maka, ia menekankan kepada pemerintah untuk tidak main-main dengan data milik masyarakat tersebut.

Sabtu, 04/11/2017 08:47 0