Papua Siaga Satu, Tengku Zulkarnain: Pemerintah Berani Nggak Mengakui Itu Kelompok Separatis?

KIBLAT.NET, Jakarta- Wasekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Zulkarnain menanggapi situasi di Papua yang kembali memanas. Ia mengatakan, jika ada kelompok yang ingin memisahkan diri dari Indonesia, maka itu adalah domain Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menindak.

“Kalau sudah kelompok bersenjata yang ingin merdeka dari Indonesia itu sudah domainnya TNI. Bukan lagi domainnya polisi,” katanya kepada Kiblat.net saat ditemui di Gedung MUI Pusat, Jakarta pada Selasa (31/10).

Ia juga menekankan bahwa kalau pemerintah Indonesia belum menganggap itu tindakan makar atau tindakan pemberontakan, maka terpaksa polisi juga harus turun.

“Pertanyannya, pemerintah berani nggak mengakui kalau itu adalah gerakan separatis,” sambungnya.

“Kalau kalau separatis tentara yang turun. Tapi kalau mereka (Pemerintah.red) masih mengatakan ini gangguan keamanan, ya polisi yang menangani,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, pada Ahad lalu Mapolsek Tembagapura, Jaya Pura mendapat serangan dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Bahkan, Kapolda Papua, Boy Rafli Amar mengumumkan siaga satu di wilayah tersebut.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat