... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Ini Batas Waktu Registrasi Kartu Prabayar dari Kominfo

Foto: Ilustrasi.

KIBLAT.NET, Jakarta – Plt. Biro Hubungan Masyarakat (Humas) Kominfo, Noor Iza mengimbau kepada para pengguna telepon selular agar meregistrasikan ulang kartu prabayarnya.

Ia mengatakan pihaknya sudah jauh-jauh hari telah mengadakan program wajib registrasi SIM card. “Batas waktunya dari 31 Oktober 2017 sampai 28 Februari tahun 2018,” kata Noor Iza saat dihubungi Kiblat.net pada Senin (30/10/2017).

Mengenai hal ini, Noor juga menyarankan agar pengguna SIM card melakukan registrasi ulang sedini mungkin. “Kita dorong sejak awal sebaiknya melakukan registrasi karena kalau nanti di belakang, penuh jaringannya,” jelasnya.

Di kesempatan lain, Menkominfo Rudiantara menyatakan akan melakukan tindakan tergas bagi pelanggan yang enggan meregistrasikan kartu prabayarnya.

“Kalau tidak registrasi, calon pelanggan tidak bisa mengaktifkan kartu perdana dan nomor pelanggan lama akan diblokir secara bertahap,” ujar Rudiantara.

Reporter: Afriza
Editor: M. Rudy

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

One comment on “Ini Batas Waktu Registrasi Kartu Prabayar dari Kominfo”

  1. sri dewi

    bagaimana cara memulai registrasi..?

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Singapura

Singapura Tolak Dua Ulama Ini Masuk Negaranya

Departemen Dalam Negeri Singapura menjelaskan, pihaknya melarang dua ulama itu mengunjungi negaranya untuk menghindari perpecahan. Kedua tokoh agama itu, kata Depdagri Singapura, dikenal dengan ceramahnya yang “intoleran”.

Selasa, 31/10/2017 09:56 0

Manhaj

Sunnah Tadafu’, Eksistensi Pertarungan antara Hak dan Batil

Jika orang kafir berkata bahwa mereka tidak membenci Islam dan kaum muslimin. Berarti ada dua kemungkinan, mereka sedang berdusta atau anda tidak berada di atas Islam yang benar.

Selasa, 31/10/2017 08:00 0

Analisis

Memahami Strategi Tito Karnavian Hadapi Kelompok Insurgensi dan Islam Radikal

Meskipun pemerintah telah memiliki Densus 88 yang disebut telah mendulang kesuksesan dalam pemberantasan kelompok terorisme, namun acaman terorisme belum sepenuhnya telah dinetralisir.

Senin, 30/10/2017 17:33 0

Prancis

Prancis: Perang terhadap “Teroris” di Timteng Belum Berhasil

Menteri Pertahanan Prancis, Florence Barley, mengungkapkan bahwa perang melawan “teroris” di Timur Tengah belum berhasil. Hal itu diungkapkannya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) pada Ahad (29/10).

Senin, 30/10/2017 14:46 0

Tarbiyah Jihadiyah

Zuhud, Modal Awal Istiqomah dalam Perjuangan

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan pandangannya secara singkat terhadap An-Nabulsi, "Dia adalah seorang yang zuhud, ahli ibadah, wara' yang selalu berkorban di jalan Allah."

Senin, 30/10/2017 14:10 0

Afrika

Presiden Al-Bashir: Proyek Islam di Sudan Telah Berhasil

"Proyek Islam di Sudan telah berhasil yang ditandai dengan penyebaran masjid dan meningkatnya jumlah pemuda yang mendatanginya," kata Al-Bashir.

Senin, 30/10/2017 12:15 0

Suriah

Perundingan Astana Ketujuh, Ini 5 Hal Pokok yang Harus Diketahui

Pertemuan ini disebut-sebut untuk menyerukan penghentian serangan antara kelompok oposisi dan pasukan yang berperang atas nama Presiden Bashar Assad untuk jangka waktu setidaknya enam bulan.

Senin, 30/10/2017 11:11 0

Libya

Khalifa Haftar Diselidiki atas Penemuan Puluhan Mayat di Bengazhi

Khalifa Haftar, yang menguasai Libya timur, diselidiki atas penemuan 36 mayat tak dikenal di daerah sebelah timur Benghazi. Mayat tersebut menunjukkan tanda-tanda penyiksaan dan luka peluru di kepala.

Senin, 30/10/2017 10:22 0

Video Kajian

Jadi Tahu : Bolehkah Perempuan Memakai Perfume ?

KIBLAT.NET – Parfume pada saat ini sudah menjadi barang yang tak bisa lepas dari kehidupan...

Senin, 30/10/2017 09:37 0

Amerika

Beli Sistem Rudal S-400 Rusia, Turki Tuai Ancaman NATO

Sejak Turki membeli S-400 dari Rusia, awalnya pihak NATO hanya menyampaikan komplain bahwa sistem pertahanan buatan Rusia itu tidak kompatibel dengan sistem pertahanan udara NATO.

Senin, 30/10/2017 05:49 0