... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Laporan Internasional Kembali Tegaskan Assad Gunakan Senjata Kimia

Foto: Korban serangan senjata kimia di Khan Sheikhun

KIBLAT.NET, Washington – Laporan internasional terbaru mengatakan bahwa rezim Presiden Suriah Bashar Assad bertanggung jawab atas serangan kimia terhadap kota Khan Sheikun di Suriah utara pada bulan April. Washington mengutuk pembantaian tersebut dan segera menyerahkannya ke Dewan Keamanan PBB.

Kantor berita Al-Jazeera melaporkan, Kamis (26/10), Komite Investigasi Bersama PBB dan Organisasi Internasional untuk Larangan Senjata Kimia (ICBL) menyerahkan laporan tersebut ke Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis. Bocoran laporan mengkonfirmasi bahwa laporan tersebut mengecam rezim Suriah dengan menggunakan gas sarin di Khan Sheikun, Idlib.

Kantor berita AFP juga mengatakan bahwa pihaknya sudah melihat laporan tersebut. Isinya menegaskan rezim Suriah bertanggung jawab atas pembantaian yang menewaskan lebih dari 87 orang dan memicu gelombang kecaman internasional.

Koresponden al-Jazeera mengatakan bahwa rezim Assad mengelak tanggung jawab atas pembantaian tersebut dan pengelakan itu didukung Rusia. Sehingga, persalahan ini menuai banyak perdebatan. Bocoran laporan internasional ini sangat penting untuk mendudukan persoalan itu.

Perwakilan AS untuk PBB, Neki Heili, juga telah mengeluarkan pernyataan singkat yang mengatakan bahwa ini adalah keempat kalinya para ahli percaya bahwa rezim Suriah menggunakan senjata yang dilarang secara internasional terhadap warga sipil. Healy meminta dunia untuk meminta pertanggungjawaban rezim tersebut.

Human Rights Watch juga mengeluarkan sebuah pernyataan yang menyerukan pertanggungjawaban rezim Assad.

BACA JUGA  Pakistan Minta DK PBB Sidang Darurat Bahas Kashmir

Pada akhir Juni, Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) mengkonfirmasi penggunaan gas sarin dalam serangan Khan Sheikhan, namun tidak menyebutkan tanggung jawab pihak manapun.

Sumber: Al-Jazeera
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Tito Jadi Guru Besar, Dahnil Anzar: Beliau Ngajar?

"Pak Tito Sudah dapat Guru Besar. Beliau ngajar?, mngkn sy gak tahu. Ada yg bs Bantu sy artikel Pak Tito di Jurnal dg Indeks scopus," heran Dahnil melalui akun twiter resminya.

Jum'at, 27/10/2017 07:35 1

Indonesia

Tito Karnavian Dikukuhkan Jadi Guru Besar Kajian Kontra Terorisme

Kapolri Tito Karnavian dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Kepolisian Studi Strategis Kajian Kontra Terorisme di STIK - PTIK. Pengukuhan itu dilakukan dalam sidang Senat Terbuka dipimpin oleh Gubernur selaku Ketua STIK-PTIK Irjen Pol. Dr. Remigius Sigid Tri Harjanto, SH., M.Si, di Auditorium STIK, Kamis (26/10).

Jum'at, 27/10/2017 06:59 0

Indonesia

Kementerian Agama Sebut Tindakan Pembubaran Tak Berdampak Bagi Aliran Sesat

Pembubaran dinilai tak berdampak pada aliran sesat karena masalah ideologi adalah terkait keyakinan

Kamis, 26/10/2017 22:16 0

Indonesia

Pakar Hukum: Sebutan ‘Anti Pancasila’ Argumen yang Tidak Ilmiah

Sebutan anti Pancasila yang marak di tengah masyarakat setelah muncul Perppu Ormas dinilai sebagai argumen yang tidak ilmiah

Kamis, 26/10/2017 20:29 1

Indonesia

Kamu Harus Tahu, Ini Penyebab Lahirnya Aliran Sesat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumumkan 10 kriteria aliran sesat dan faktor-faktor yang menyebabkan kelahirannya

Kamis, 26/10/2017 19:51 0

Indonesia

Perppu Ormas Lemahkan Pembangunan Negara Demokratis

Proses pengadilan yang dihilangkan dalam Perppu Ormas tak memberikan ruang untuk membela diri dan membuktikan

Kamis, 26/10/2017 19:45 0

Indonesia

Waspada! Ini 10 Kriteria Aliran Sesat

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengumumkan 10 kriteria aliran sesat

Kamis, 26/10/2017 18:42 0

Indonesia

MK Dituduh Sengaja Menunda-nunda Sidang Uji Materi Perppu Ormas

Karena alasan Peppu Ormas dikeluarkan karena kegentingan maka MK harus cepat mengadili

Kamis, 26/10/2017 18:09 0

Indonesia

Dua Mahasiswa Diperiksa, BEM-SI Gelar Demo di Depan Polda Metro Jaya

Koordinator Wilayah BEM Se-Jabodetabek Banten, Ronaldo Bagus Nugroho mengungkapkan bahwa penahanan mahasiswa menandakan bahwa demokrasi Indonesia sudah mati.

Kamis, 26/10/2017 16:26 0

Indonesia

Jadi Tersangka Demo, Presiden BEM UNS Diperiksa Hari Ini

Selain Ardi Sutrisbi dari IPB dan Ihsan Munawar dari STEI SEBI, hari ini dua mahasiswa lainnya diperiksa sebagai tersangka demo tiga tahun Jokowi-JK. Keduanya adalah Wildan Wahyu Nugroho, Presiden BEM UNS dan mahasiswa IPB, Panji Laksono.

Kamis, 26/10/2017 14:48 0

Close