... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Dua Mahasiswa Diperiksa, BEM-SI Gelar Demo di Depan Polda Metro Jaya

Foto: Demo BEM-SI di depan Polda Metro Jaya, Kamis (26/10/2017).

KIBLAT.NET, Jakarta – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) kembali melakukan aksi demo menuntut agar rekan mereka dibebaskan. Diketahui, sejumlah mahasiswa BEM-SI ditahan ketika aksi Sidang Rakyat merespon tiga tahun Jokowi-JK di Depan Istana Negara pada Jumat (20/10) lalu.

Koordinator Wilayah BEM Se-Jabodetabek Banten, Ronaldo Bagus Nugroho mengungkapkan bahwa penahanan mahasiswa menandakan bahwa demokrasi Indonesia sudah mati.

“Mati sudah demokrasi di negeri ini, Indonesia merupakan negara yang memiliki asas demokrasi,” ungkapnya dalam orasi di depan Polda Metro Jaya, Kamis (26/10/2017).

Ia lalu meyebutkan undang-undang yang mengatur tentang hak berpendapat. Yaitu UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Mengeluarkan Pendapat di Muka Umum.

“Dalam pasal 1 ayat (1), undang-undang tersebut menyatakan bahwa hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya.

“Namun kini pada nyatanya, mati sudah demokrasi di Indonesia,” imbuhnya.

Ronaldo lalu menceritakan kronologi ricuh demo di depan Istana Merdeka. Ia mengungkapkan bahwa hal itu dipicu pembubaran paksa oleh aparat.

“Pada 20 Oktober 2017, aksi 3 Tahun Jokowi-JK yang digelar ribuan mahasiswa turun ke jalan, dan aksi berjalan damai hingga malam hari kami bertahan sampai bapak Presiden bisa ditemui,” ungkapnya.

“Namun pada tengah malam terjadi pembubaran paksa dari aparat. Pembubaran paksa dengan cara membuka jalan yang diblokade mahasiswa dan adanya pelemparan batu dan beberapa mahasiswa dipukuli oleh oknum aparat,” katanya menambahkan.

BACA JUGA  Jadi Presiden PKS, Syaikhu: Kita Istiqomah Bersama Rakyat

Pemukulan itu menyebabkan korban harus dialihkan ke rumah sakit, lanjut dia. Sedangkan empat belas mahasiswa ditangkap dan dibawa ke Polda Metro Jaya tanpa surat penangkapan, dengan 12 mahasiswa dibebaskan.

“Namun dua orang mahasiswa lainnya ditahan dan dijadikan sebagai tersangka dengan pasal yang mengada-ngada,” ucapnya.

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Khutbah Jumat: Inilah Tiga Karakter Muslim Sejati

Tanpa itu, seorang muslim bisa goyah. Banyak kisah menjadi pelajaran. Seseorang telah beriman dan hijrah bersama Nabi SAW ke Madinah, namun kemudian goyah oleh kuda peliharaannya di Mekkah. Ia menyalahkan jalan hijrah.

Kamis, 26/10/2017 15:36 4

Rilis Syamina

Laporan Syamina: Korupsi Memicu Terorisme

Dunia mengakui, bahwa korupsi adalah ancaman utama bagi perdamaian dan stabilitas. Korupsi adalah jantung dari banyak masalah terbesar yang dihadapi dunia saat ini.

Kamis, 26/10/2017 12:37 0

Suriah

Syaikh Abu Qatadah dan Al-Maqdisi Imbau Persatuan di Tubuh HTS

Sejumlah ulama jihadis menyerukan sebuah inisiatif untuk rekonsiliasi antara Haiah Tahrir Syam dan kelompok Al-Qaidah di Suriah. Syaikh Abu Qatadah al-Filistini dan Abu Muhammad al-Maqdisi menjadi bagian dari pemrakarsa seruan itu.

Kamis, 26/10/2017 11:55 0

Manhaj

Tugas dan Kewajiban Pemimpin Umat Islam

Kekuasaan di dalam Islam adalah tanggung jawab. Kekuasaan tidaklah diberikan kepada seseorang melainkan untuk mewujudkan tujuan. Nah, tercapainya tujuan tersebut merupakan tanggung jawab bersama antara rakyat dan penguasa.

Kamis, 26/10/2017 11:20 0

Myanmar

Turki Siap Bangun Proyek Penampungan Warga Rohingya Senilai $50 Juta

Koru berharap pemerintah Naypyidaw untuk memperhatikan kondisi etnis Muslim Rohingya dan memperhatikan peringatan yang ada.

Kamis, 26/10/2017 09:43 0

Turki

AFAD dan BSM Turki Salurkan Makanan kepada 1.500 Keluarga Suriah

Dalam hal ini, Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (AFAD) dan Bulan Sabit Merah Turki (Kizilay) turut berpartisipasi dalam distribusi bantuan pangan pada keluarga yang sedang berjuang di kota al-Bab dan Qabasin.

Kamis, 26/10/2017 09:30 0

Afghanistan

Operasi Taliban Kembali Guncang Markas Militer Afghanistan

Kelompok pejuang Islam Afghanistan, Taliban, dikabarkan kembali melakukan sejumlah penyerangan di provinsi Farah dan Herat.

Kamis, 26/10/2017 08:50 0

Afrika

Niger, Simpul Operasi Militer AS di Afrika Barat

Tanggal 4 Oktober lalu, pasukan khusus AS menjadi korban serangan ambush militan Islam di Niger, dekat perbatasan Mali. Empat tentara Amerika meregang nyawa. Setelah mencuat di publik, insiden ini kemudian mengungkap fakta lainnya bahwa ternyata AS mengerahkan hampir 1.000 pasukan darat di Niger, jumlah yang terlalu kolosal untuk sebuah negara kecil seperti Niger.

Kamis, 26/10/2017 08:15 0

Video Kajian

Bahaya Dosa Kecil (Bag 2) – Ust. Abu Rusydan

KIBLAT.NET – Seringkali kita merasa dibuat susah oleh Alalh SWT dalam berbagai hal. Tahukah kalian...

Kamis, 26/10/2017 08:00 0

Eropa

Cegah Spanyol Ambil Alih Kekuasaan, Catalonia Serukan Pemilu Lebih Awal

Para elit di pemerintahan lokal Catalonia mengatakan mereka sedang mempertimbangkan untuk menggelar pemilu lebih awal pekan ini sebagai cara mengantisipasi atau mendahului langkah pemerintah Spanyol yang akan mengambil alih wilayah otonomi kaya tersebut.

Kamis, 26/10/2017 07:50 0

Close
CLOSE
CLOSE