... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Muncul Densus Tipikor, Pakar: Tidak Bertanggung Jawab

Foto: Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis

KIBLAT.NET, Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara, Margarito Kamis menilai pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri sebagai tindakan tidak bertanggung jawab.

Margarito Kamis menyarankan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadikan sebagai lembaga tunggal dalam menangani korupsi. Dengan demikian, akan lebih mudah dalam menanyakan pertanggung-jawaban tugasnya.

“Kenapa kita tidak menyatukan saja KPK sebagai lembaga tunggal yang menangani korupsi, sehingga kita jelas menagih dan fokus. Lebih gampang,” ungkapnya Diskusi Perspektif Indonesia bertema “Perlukah Densus Tipikor?” di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (21/10/2017).

Menurutnya, saat ini sulit bagi masyarakat untuk meminta pertanggungjawaban dalam penanganan korupsi. Pasalnya, ada banyak lembaga yang memiliki kewenangan dalam penanganannya. Setelah KPK, kini muncul lagi Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri.

Margarito menambahkan dengan banyaknya lembaga yang menangani kasus korupsi akan menyulitkan dalam menagih tanggung jawab mereka. Banyaknya lembaga antikorupsi dinilainya sebagai bentuk bagi-bagi tanggung jawab.

“Jika Anda tidak mau mendapat tanggung jawab yang bagus dari lembaga negara, maka bagi-bagi saja itu tanggung jawab kepada beberapa lembaga negara. Orang mungkin tidak mengerti banyaknya lembaga yang bertanggung jawab, padahal nantinya tidak bisa ditagih,” terangnya.

“Jika membagi-bagi tanggung jawab, maka sama saja tidak bertanggung jawab. Maka itu mengapa tidak kita pikirkan menjadikan KPK sebagai satu-satunya lembaga yang menangani korupsi,” tukasnya

BACA JUGA  Saat Hakim MK Sebut KPU Ngeles di Sidang Sengketa Pilpres

Reporter: Muhammad Jundii
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Afghanistan

Dikirim Latihan Militer di AS, Banyak Perwira Afghanistan Kabur

Sekitar 13 persen tentara Afghan yang menjadi peserta latihan militer di AS dinyatakan hilang.

Ahad, 22/10/2017 07:20 0

Video News

Masjid di Yangon Tak Boleh Adzan Pakai Speaker

KIBLAT.NET – Dalam sebuah kesempatan, Tim KIBLAT TV berhasil mewawancari salah satu relawan One Care....

Sabtu, 21/10/2017 18:52 0

Video News

Begini Gambaran Kamp Pengungsian Rohingya

KIBLAT.NET – Dalam sebuah kesempatan, Tim KIBLAT TV berhasil mewawancari salah satu relawan One Care....

Sabtu, 21/10/2017 18:41 0

Khazanah

Raja Nasrani ini Menangis Saat Pertama Kali Mendengar Al-Quran

KIBLAT.NET - Nama aslinya Ashamah bin Jabar, dia termasuk golongan sahabat dan yang baik Islamnya. Ia tidak sempat berhijrah dan tidak pernah bertemu dengan Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam. Maka jika dilihat dari satu sisi, ia lebih pantas masuk dalam jajaran para tabi’in, meskipun dilihat dari sisi yang lain ia layak disebut Sahabat.

Sabtu, 21/10/2017 17:41 0

Rohah

Sopir Taksi dan Kekuatan Doa Seorang Ibu

Kisah di bawah ini bukan mengada-ada. Dikutip dari Ilmfeed.com, Kamis 12 Oktober 2017, Omar Hajaj menceritakan sepenggal pengalaman dengan seorang sopir taksi di Madinah. Dari sinilah ia menemukan sesuatu yang berharga dari doa seorang ibu. Apa hubungannya? Simak kisahnya berikut ini!

Sabtu, 21/10/2017 14:44 0

Video News

Relawan One Care Ungkap Situasi Mencekam di Sittwe

KIBLAT.NET – Dalam sebuah kesempatan, Tim KIBLAT TV berhasil mewawancari salah satu relawan One Care....

Sabtu, 21/10/2017 14:16 0

Yaman

Ingin Tutup Sekolah, Syiah Hutsi Ajak Para Guru dan Siswa Berperang

Pemberontak Syiah Hutsi berniat untuk menutup sekolah-sekolah di wilayah yang dikuasai guna menempatkan anak-anak di dalam peperangan dan mempersenjatai mereka.

Sabtu, 21/10/2017 13:00 0

Afrika

Berisiko Besar, Kenapa Pentagon Bersikeras Pertahankan Pasukan di Niger?

Situasi ini memberi kesempatan AFRICOM untuk terus berkampanye sesuai keinginan mereka. Alih-alih menjawab pertanyaan mengapa pasukan AS berada di suatu tempat yang membahayakan seperti di Niger.

Sabtu, 21/10/2017 11:45 0

Mesir

35 Perwira Polisi Mesir Tewas Ketika Gerebek Militan Sinai

Sedikitnya 35 perwira polisi Mesir tewas dalam baku tembak saat melakukan penggerebekan terhadap sebuah basis militan Sinai.

Sabtu, 21/10/2017 11:11 0

Suriah

Zona De-Ekskalasi Jadi Target Serangan Assad, Satu Anak Tewas

Sedikitnya satu anak tewas ketika tentara rezim Assad menyerang wilayah Kafr Batna di Ghouta Timur yang termasuk bagian dari zona de-eskalasi.

Sabtu, 21/10/2017 10:17 0

Close