... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Taliban Serbu Markas Militer Afghanistan, Hanya 2 Tentara Selamat

Foto: Penjara Kandahar Afghanistan.

KIBLAT.NET, Kandahar – Imarah Islam (Taliban) kembali menghentak dengan serangan malam spektakuler. Kali ini yang disasar adalah sebuah markas militer Afghan di propinsi bagian selatan, yaitu Kandahar. Dilaporkan seluruh tentara nasional yang ada di markas tersebut semuanya tewas, terluka, dan tertawan, kecuali 2 yang selamat.

Kepada TOLONews pejabat-pejabat Afghan mengatakan, Taliban memulai serangan malam ke sebuah markas militer di distrik Maiwand dengan meledakkan sebuah Humvee yang sarat bahan peledak “high-explosive” di garis terluar markas untuk membuka akses ke dalam kompleks. Setelah akses terbuka, tim penyerang merangsek masuk, lalu menyerbu dan menyikat habis pasukan musuh yang berada di dalam.

Korban di pihak pasukan Afghan hampir 100 persen. Dari 60 tentara yang ditempatkan di markas, 43 di antaranya tewas, sembilan luka-luka, dan 6 lebih sisanya dinyatakan “belum diketahui”. Walau demikian, para pejabat Afghan mengklaim markas tentara mereka tidak jatuh ke tangan Taliban.

Melalui situs resmi Voice of Jihad, Taliban merilis pernyataan bertanggung jawab atas aksi itu. Dikatakan, “(markas) batalyon musuh berhasil dikuasai setelah menewaskan 60 tentara boneka Afghan dan menghancurkan 5 unit kendaraan lapis baja pengangkut personal.” Di samping itu, Taliban juga mengumumkan memperoleh ghanimah sejumlah besar senjata plus amunisi dan 1 unit kendaraan militer APC yang disisakan usai serangan.

Sebelumnya, Taliban juga dilaporkan telah menyerang dan menguasai basis-basis militer di sejumlah distrik di Kandahar. Pada bulan Juli, Taliban menyerang sebuah kamp militer berbentuk perkemahan di Khakrez dan menguras habis senjata dan amunisi di dalamnya sebelum pergi. Sebanyak 58 dari 82 tentara yang ditempatkan di situ semuanya tewas, luka-luka, maupun tertawan selama pertempuran berlangsung. Di bulan Mei, pejuang-pejuang Taliban menewaskan puluhan tentara Afghan dalam dua serangan terpisahterhadap markas militer di Shah Wali Kot.

Taliban bergerak maju dengan aksi-aksi ofensif mereka menyerang pasukan keamanan Afghan sebagai upaya merebut kembali provinsi Kandahar. Tanggal 26 Maret, Taliban mengumumkan telah menguasai 5 dari 18 distrik di Kandahar, yaitu Ghorak, Miyanashin, Registan, Shorabak, dan Maruf, dan hampir merebut 4 distrik lainnya: Arghastan, Khakrez, Maiwand, dan Shahwalikot. Menurut LWJ, klaim Taliban tersebut dianggap cukup kredibel. Sementara 9 distrik lainnya, Taliban menyatakan “tidak mengontrol area secara spesifik, namun terus menggelar operasi gerilya.”

Kandahar adalah sebuah provinsi strategis bagi Taliban sekaligus merupakan tempat lahirnya organisasi yang bermetamorfosis menjadi gerakan insurjensi terkuat di dunia. Provinsi Baluchistan yang ada di seberang perbatasan Pakistan sudah lama menjadi basis yang aman bagi Taliban dan juga pusat perekrutan mereka.

Sumber: Long War Journal
Redaktur: Yasin Muslim


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Pembakaran Balai Muhammadiyah di Aceh Dipicu Isu Wahabi

Tempat pengajian tersebut, ungkap Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, sudah berdiri bertahun-tahun. Begitupun masjid juga resmi mendapatkan izin pendirian bangunan, IMB.

Jum'at, 20/10/2017 11:14 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Pengecut Bukan Mental Umat Islam!

Khutbah Pertama: إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونستعينُه، ونستغفرُهُ، ونعوذُ به مِن شُرُورِ أنفُسِنَا، وَمِنْ سيئاتِ...

Jum'at, 20/10/2017 10:03 0

Indonesia

Polri Antisipasi Militan Marawi Sentuh Indonesia, Begini Caranya

"Ada dua strategi pengawasan yang kita lakukan, front door dan back door. Front Door merupakan jalur udara yang meliputi Jakarta, Manila, dan Filipina. Kemudian Back Door adalah pengawasan melalui kepulauan yang ada di utara Indonesia, yaitu Sulawesi Utara dan Kalimantan Utara," katanya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9, di Gedung Staf Kepresidenan, Kamis, (19/10).

Jum'at, 20/10/2017 06:27 0

Indonesia

KSHUMI: Perppu Ormas Radikal, DPR Wajib Tolak

Ketua Komunitas Sarjana Hukum Muslim Indonesia (KSHUMI), Chandra Purna Irawan menegaskan bahwa Perppu Ormas sangat kejam.

Kamis, 19/10/2017 21:44 0

Indonesia

Munarman Nilai Perppu Ormas Lebih Kejam dari Hukum Pidana

KIBLAT.NET, Jakarta- Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI), Munarman menegaskan bahwa Perppu Ormas masih menyisakan...

Kamis, 19/10/2017 21:13 0

Indonesia

Wiranto Klaim BNPT Telah Deradikalisasikan 999 Teroris

program deradikalisasi telah membina sebanyak 999 mantan teroris, yang terdiri dari 266 orang di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas) dan 733 orang di luar lapas

Kamis, 19/10/2017 20:47 0

Indonesia

Kapan Presiden Boleh Terbitkan Perppu? Ini Penjelasan Munarman

Munarman menjelaskan keadaan-keadaan yang membolehkan presiden mengeluarkan Perppu.

Kamis, 19/10/2017 20:13 0

Indonesia

Perppu Ormas Isi Kekosongan Hukum, Munarman: Nggak Nyambung

Munarman menampik bahwa Perppu Nomor 2 Tahun 2017 mengisi kekosongan hukum yang ada pada undang undang ormas sebelumnya, UU Nomor 17 Tahun 2013. Sebab, Perppu ini justru menghapus banyak pasal.

Kamis, 19/10/2017 19:57 1

Indonesia

Menkopolhukam Klaim Indonesia Sasaran Terbesar Terorisme

Menkopolhukam Wiranto ancaman saat ini adalah ancaman siber

Kamis, 19/10/2017 17:50 0

Indonesia

Tolak Perppu Ormas Berarti Anti Pancasila adalah Logika Dangkal

Perppu Ormas berpotensi digunakan untuk politik balas dendam

Kamis, 19/10/2017 17:16 0

Close