... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Soal Perppu Ormas, LBH Jakarta Punya Penilaian Tersendiri

Foto: Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Alghiffari Aqsa. (Redaksikota).

KIBLAT.NET, Jakarta – Hukuman pidana dalam Perppu Ormas dinilai tidak jelas oleh sejumlah kalangan. Di antaranya Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Alghiffari Aqsa.

Ia menilai, ketidakjelasan berada pada pasal 82 A mengenai ancaman pidana, yaitu lebih berat daripada pasal penodaan agama dan pasal yang lain. Penodaan agama di KUHP 156 A, kata dia, ancamannya 5 tahun. Tapi kalau di Perppu Ormas ancamannya seumur hidup atau 5 sampai 20 tahun.

“Terus terang, ini (hukuman.red) sangat absurd. Tidak jelas, apakah hukuman seumur hidup kah? Atau 5-20 tahun kah? Ini baru saya lihat ada konstruksi pasal pidana seperti ini. Ini menunjukkan bahwa ada ketidakpastian,” ujarnya saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi II DPR, di Gedung DPR RI Jakarta pada Kamis (19/10/2017).

Alghiffari menjelaskan dalam menyikapi Perppu ini, LBH Jakarta memberikan penilaian dalam dua hal; satu soal formal dan kedua adalah substansial. Hal pertama ia menjelaskan sejarah pembentukan Perppu tersebut. Yaitu bermula pada 8 Mei 2017.

“Sehari sebelum putusan kasus gubernur DKI Jakarta, pemerintah tiba-tiba mengumumkan pembubaran ormas HTI. Kemudian direvisi kembali, HTI akan dibubarkan lewat pengadilan. Kemudian direvisi lagi, nanti akan dikeluarkan Perppu untuk membubarkan organisasi terutama, HTI. Baru pada tanggal 10 Juli 2017 pemerintah mengeluarkan Perppu,” terangnya.

Artinya, kata dia, pemerintah benar-benar tidak siap. Alghiffari kemudian mempertanyakan motif pemerintah mengeluarkan Perppu Ormas. “Apakah Perppu ini untuk menargetkan satu organisasi tertentu? Atau memang suatu kebutuhan konstitusional kita, kebutuhan bangsa ini,” ujarnya.

BACA JUGA  Angka Positif Covid Tembus 200 Ribu, Bukhori Yusuf: Akibat Penanganan Absurd

Adapun secara substansial, lanjut Alghiffari, Perppu Ormas melanggar prinsip negara hukum. LBH Jakarta melihat bahwa adanya Perppu tersebut justru mendorong Indonesia menjadi negara kekuasaan, bukan negara hukum lagi.

“Karena pembubaran ormas tidak melalui pengadilan,” ucapnya

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

News

Fraksi Gerindra: Perppu Ormas Harus Ditolak

Riza mengaku pihaknya sudah menerima berbagai masukan ormas terkait Perppu ini. Oleh sebab itu, fraksi-fraksi lain juga diharapkan bisa memahami dan mengerti tentang bahaya Perppu nomor 2 tahun 2017 ini.

Jum'at, 20/10/2017 18:40 0

Suriah

Setelah Raqqah Diambil Alih, Kemana Perginya Militan ISIS?

Mosul di Iraq mungkin merupakan pusat populasi terbesar yang pernah dimiliki ISIS, namun Raqqah adalah pusat kekuasaan ISIS. Raqqah sendiri menjadi kota utama yang berhasil dikuasai ISIS pertama kali di Suriah.

Jum'at, 20/10/2017 16:37 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : 6 Penyebab Kemaksiatan (Ust. Abu Muhammad Nabil, S.Pd.I)

KIBLAT.NET – Kita sebagai manusia tentu saja takkan terlepas dari dosa. Bahkan seorang ulama sekalipun...

Jum'at, 20/10/2017 16:04 0

Palestina

Ketika Presiden Israel Bilang, “Kami Tidak Memerangi Islam”

Presiden Israel Reuven Rivlin mengklaim bahwa negaranya tidak memerangi Islam. Pernyataan ini ia sampaikan di hadapan seorang delegasi Kristen Zionis di Yerusalem.

Jum'at, 20/10/2017 13:54 0

Opini

Menyoal Istilah Radikalisme

Radikalisme memiliki beberapa arti, yakni paham atau aliran yang radikal dalam politik; paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis; atau sikap ekstrem dalam aliran politik.

Jum'at, 20/10/2017 13:04 0

Afghanistan

Taliban Serbu Markas Militer Afghanistan, Hanya 2 Tentara Selamat

Imarah Islam (Taliban) kembali menghentak dengan serangan malam spektakuler. Kali ini yang disasar adalah sebuah markas militer Afghan di propinsi bagian selatan, yaitu Kandahar.

Jum'at, 20/10/2017 11:37 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Pengecut Bukan Mental Umat Islam!

Khutbah Pertama: إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونستعينُه، ونستغفرُهُ، ونعوذُ به مِن شُرُورِ أنفُسِنَا، وَمِنْ سيئاتِ...

Jum'at, 20/10/2017 10:03 0

Philipina

Filipina Mulai Bersihkan Dampak Perang di Marawi

Perang terus berlanjut di tengah-tengah reruntuhan kota Marawi di Filipina. Namun, operasi pemulihan dampak perang dilakukan.

Jum'at, 20/10/2017 09:26 0

Suriah

Menlu Saudi Urusan Teluk Kunjungi Raqqah

“Mereka berjanji berkontribusi dalam rekonstruksi Raqqah,” imbuh Sido.

Jum'at, 20/10/2017 08:09 0

Palestina

Hamas: Tak Ada yang Dapat Lucuti Senjata Kami

Pernyataan ini sebagai tanggapan atas pernyataan AS. Hamas juga menegaskan tak ada satupun yang dapat memaksanya mengakui Israel

Jum'at, 20/10/2017 07:15 0

Close