... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Polri Antisipasi Militan Marawi Sentuh Indonesia, Begini Caranya

Foto: Kapolri Tito Karnavian

KIBLAT.NET, Jakarta – Kepolisian RI memperketat kesiagaan untuk mencegah keluar masuknya kelompok militan Marawi, Filipina, ke Indonesia. Lantaran Indonesia termasuk sasaran doktrin militansi. Hal itu dilakukan pasca pimpinan militan tersebut dinyatakan tewas.

Kapolri Tito Karnavian mengatakan pihaknya bekerjasama dengan intelligent counterparts baik yang memiliki aset intelijen di Suriah atau aset intelijen di Filipina. Kerjasama ini guna mendeteksi jaringan terorisme Marawi atau ISIS. Apakah ada bentuk pengiriman anggota ke wilayah tersebut atau sebaliknya menyebar ke negara lain.

“Ada dua strategi pengawasan yang kita lakukan, front door dan back door. Front Door merupakan jalur udara yang meliputi Jakarta, Manila, dan Filipina. Kemudian Back Door adalah pengawasan melalui kepulauan yang ada di utara Indonesia, yaitu Sulawesi Utara dan Kalimantan Utara,” katanya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9, di Gedung Staf Kepresidenan, Kamis, (19/10).

Dia menjelaskan untuk back door sudah diperkuat dengan angkatan TNI dan Brimob, bekerja sama dengan masyarakat di sana. Sehingga bila didapati dari militan Marawi atau ISIS kita akan kerahkan upaya penegakan hukum.

“Kerjasama intelejen kita tingkatkan, baik internal maupun eksternal. Salah satunya bekerjasama dengan negara Turki dan sahabat lainnya yang memerangi ISIS,” ungkapnya.

Tito mengingatkan hal penting lainnya untuk mencegah militan Marawi, Filiphina perlu adanya penguatan Dubes Filipina di Jakarta. Sehingga dengan penguatan tidak ada hal tidak diinginkan, seperti penyerangan ke Dubes Filipina di Jakarta.

BACA JUGA  Dimotori Wahdah Islamiyyah, Ummat Fest 2019 Digelar di Makassar

“Kita juga meminta memperkuat misi Filipina yang ada di Jakarta. Lantaran banyak militansi Indonesia yang bergabung dengan militan Filipina,” pungkasnya.

Reporter : Hafidz Salman
Editor: Hunef Ibrahim

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Ini Biaya Perang Marawi yang Harus Dikeluarkan Pemerintah Filipina

Pemerintah Filipina mengumumkan pihaknya telah menghabiskan PHP 5 miliar ($ 97,21 juta) dalam perang di Marawi melawan kelompok Abu Sayyaf dan Maute. Jika dirupiahkan, nilainya mencapai sekitar Rp 1, 3 triliun.

Kamis, 19/10/2017 17:07 0

Suriah

Jenderal Senior Assad Tewas di Deir Zour

Zahr al-Deen tewas bersama sejumlah pasukan Assad setelah sebuah alat peledak improvisasi meledak di Hweijeh Sakr di Deir Zour.

Kamis, 19/10/2017 13:41 0

Video Kajian

Inilah Kenapa Aku Memilih Islam – Risdo Matondang

KIBLAT.NET – Hari ini hijrah menjadi istilah populer di banyak kalangan. Ia telah menjadi semangat...

Kamis, 19/10/2017 13:35 1

Suriah

Dikabarkan Luka Parah, Al-Jaulani Muncul dalam Video Serangan HTS ke Hama

Abu Muhammad Al-Jaulani muncul dalam sebuah video operasi Haiah Tahrir Syam (HTS) terhadap pasukan Suriah di Mushayrifah dan Abu Dali, provinsi Hama.

Kamis, 19/10/2017 10:00 0

Opini

Sekulerisasi Seksualitas

Orientasi ekonomi yang sekuleristik akan melahirkan perilaku ekonomi yang melanggar etika agama

Rabu, 18/10/2017 17:11 0

Suriah

5 Fakta Penting tentang Raqqah, Bekas Ibukota ISIS di Suriah

Raqqa adalah provinsi di Suriah pertama yang direbut oleh pejuang Suriah setelah pecahnya revolusi di awal tahun 2011. 

Rabu, 18/10/2017 15:50 0

Opini

‘Pribumi’ di Zaman Nabi

Saat Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya hijrah dari Mekkah, mereka disambut baik oleh pribumi Madinah. Para pribumi memberikan rumah, harta, lapangan kerja bahkan jodoh bagi para pendatang, Nabi dan para sahabatnya.

Rabu, 18/10/2017 15:18 0

Turki

Bukan Jawab Kuis Presiden, Bocah-bocah Ini Dapat Sepeda Karena Rutin Shalat Shubuh

Anak-anak di Istanbul, Turki menerima hadiah sepeda karena telah beribadah Shalat Shubuh selama 40 hari berturut-turut secara berjamaah di masjid.

Rabu, 18/10/2017 14:42 0

Philipina

Apakah Perang Marawi Benar-benar Usai?

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa 17 Oktober 2017 menyatakan bahwa Kota Marawi telah dibebaskan setelah pertempuran selama lima bulan melawan militan Maute.

Rabu, 18/10/2017 13:33 1

Afghanistan

Bom Taliban Hantam Markas Kepolisian Paktia, Kapolda Jadi Korban

Dua serangan bom Taliban berhasil membunuh seorang Kapolda di provinsi Paktia. Selain itu, serangan terkoordinasi oleh tim skuat berani mati ini juga menewaskan puluhan aparat keamanan dan “collateral-damage” sejumlah warga sipil.

Rabu, 18/10/2017 10:11 0

Close