... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Kemenag: Liberalisme Lebih Berbahaya daripada Radikalisme

Foto: Kantor Kemenag

KIBLAT.NET, Jakarta – Kementerian Agama tidak setuju dengan istilah deradikalisasi untuk mencegah pemikiran radikal. Alasannya, kata Sekretaris Jenderal Kementrian Agama, Nur Syam, deradikalisasi hanya menstigma kepada satu kelompok saja, dalam hal ini agama Islam. Padahal perusak pola pikir tidak hanya radikalisme.

“Ada virus yang lebih berbahaya dari radikalisme yakni liberalisme. Sebab liberalisme dapat merusak moral bangsa. Sehingga Kemenag merumuskan pencegahan perusak pola pikir adalah dengan ‘Moderisasi Agama’,” katanya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9 di Gedung Staf Kepresidenan, Kamis (19/10/2017).

Dia menjelaskan pencegahan radikalisme dan liberalisme dapat dimulai dari sekolah atau kampus. Pemberian pemahaman ideologi pancasila tidak hanya kepada murid melainkan juga guru. Lantaran guru rawan berpotensi radikal atau liberal.

“Kemenag berupaya melatih para guru agar memiliki wawasan kebangsaan. Sebab, disinyalir para guru mengarah ke radikalisme atau liberalisme,” paparnya.

Nur tak menampik, perguruan tinggi keagamaan kerap menjadi sasaran ideologi radikalisme dan liberalisme. Dia berpendapat, hal ini disinyalir akibat adanya pengajar yang justru mengajari kedua paham negatif tersebut.

“Dalam hal itu kami merumuskan sebuah kurikulum. Kurikulum tersebut berupa Pendidikan Islam Rahmatan Lil Alamin. Kurikulum tersebut berisi ideologi kebangsaan,” ujarnya.

Terkait konsep bela negara, Kemenag memberi dukungan untuk diterapkan melalui pondok pesantren. Para santri diajarkan tentang wawasan kebangsaan, wawasan kenegaraan, latihan kedisiplinan, dan latihan baris berbaris.

BACA JUGA  Syekh Ali Jaber: Allah Selamatkan Saya dari Pembunuhan

“Kegiatan itu dilakukan setelah bekerja sama dengan TNI. Sebagian santri juga dikirim untuk ikut bersama TNI belajar di wilayah perbatasan,” pungkas Nur.

Reporter: Hafidz Salman
Editor: M. Rudy


Jika tulisan ini bermanfaat bagi Anda dan banyak orang, dukung kami membantu terus menginformasikan berita dan tulisan terbaik untuk Anda. Kiblat.net adalah media Islam independen non-partisan yang dikelola mandiri. Anda dapat memberikan donasi terbaik supaya kami dapat terus bekerja di bidang dakwah media.

Donasi Sekarang

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Setelah Raqqah Diambil Alih, Kemana Perginya Militan ISIS?

Mosul di Iraq mungkin merupakan pusat populasi terbesar yang pernah dimiliki ISIS, namun Raqqah adalah pusat kekuasaan ISIS. Raqqah sendiri menjadi kota utama yang berhasil dikuasai ISIS pertama kali di Suriah.

Jum'at, 20/10/2017 16:37 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : 6 Penyebab Kemaksiatan (Ust. Abu Muhammad Nabil, S.Pd.I)

KIBLAT.NET – Kita sebagai manusia tentu saja takkan terlepas dari dosa. Bahkan seorang ulama sekalipun...

Jum'at, 20/10/2017 16:04 0

Palestina

Ketika Presiden Israel Bilang, “Kami Tidak Memerangi Islam”

Presiden Israel Reuven Rivlin mengklaim bahwa negaranya tidak memerangi Islam. Pernyataan ini ia sampaikan di hadapan seorang delegasi Kristen Zionis di Yerusalem.

Jum'at, 20/10/2017 13:54 0

Opini

Menyoal Istilah Radikalisme

Radikalisme memiliki beberapa arti, yakni paham atau aliran yang radikal dalam politik; paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan atau drastis; atau sikap ekstrem dalam aliran politik.

Jum'at, 20/10/2017 13:04 0

Afghanistan

Taliban Serbu Markas Militer Afghanistan, Hanya 2 Tentara Selamat

Imarah Islam (Taliban) kembali menghentak dengan serangan malam spektakuler. Kali ini yang disasar adalah sebuah markas militer Afghan di propinsi bagian selatan, yaitu Kandahar.

Jum'at, 20/10/2017 11:37 0

Khutbah Jum'at

Khutbah Jumat: Pengecut Bukan Mental Umat Islam!

Khutbah Pertama: إنَّ الحَمْدَ لله، نَحْمَدُه، ونستعينُه، ونستغفرُهُ، ونعوذُ به مِن شُرُورِ أنفُسِنَا، وَمِنْ سيئاتِ...

Jum'at, 20/10/2017 10:03 0

Philipina

Filipina Mulai Bersihkan Dampak Perang di Marawi

Perang terus berlanjut di tengah-tengah reruntuhan kota Marawi di Filipina. Namun, operasi pemulihan dampak perang dilakukan.

Jum'at, 20/10/2017 09:26 0

Suriah

Menlu Saudi Urusan Teluk Kunjungi Raqqah

“Mereka berjanji berkontribusi dalam rekonstruksi Raqqah,” imbuh Sido.

Jum'at, 20/10/2017 08:09 0

Palestina

Hamas: Tak Ada yang Dapat Lucuti Senjata Kami

Pernyataan ini sebagai tanggapan atas pernyataan AS. Hamas juga menegaskan tak ada satupun yang dapat memaksanya mengakui Israel

Jum'at, 20/10/2017 07:15 0

Myanmar

Menhan: Militan di Arakan Kalau Tak Ditangani Bisa Jadi ISIS

Alih-alih berperan, nyatanya tujuan pemerintah untuk menyelesaikan kasus tersebut adalah agar tidak terbentuknya militansi ISIS di Negara tersebut.

Jum'at, 20/10/2017 06:45 0

Close