... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Perppu Ormas, DPR: Siapa Berhak Hakimi Anti Pancasila?

Foto: Perppu Nomor 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ilustrasi)

KIBLAT.NET, Jakarta- Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Baidowi mempertanyakan alasan pemerintah membuat Perppu Ormas untuk memperkuat Undang Nomor 17 tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

“Memperkuat apanya? Jangan sampai ada persepsi bahwa memperkuat pemerintah sendiri,” katanya saat Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama empat instansi negara di Gedung DPR RI, Jakarta pada Kamis (19/10/2017).

Dia juga mengkritisi isi Perppu Ormas yang menghilangkan pengadilan. Ahmad menegaskan, aturan tersebut tidak bijak.

“Dengan menghilangkan pengadilan, itu tidak bijak. Kemana masyarakat untuk mencari pengadilan kalau seperti itu,” tegasnya.

Yang juga sering diperdebatkan, lanjut politisi PPP, yaitu kegentingan yang memaksa. Pemerintah harus menjelaskan seperti apa kegentingan yang memaksa tersebut.

“Seharusnya ada data kegentingan, ‘ini lho kegentingannya’. Contoh tadi disebutkan ada ormas yang punya UU sendiri. Seperti apa UU nya,” ungkapnya.

Baidowi juga menekankan bahwa jangan sampai Perppu ini dimaknai sebagai bentuk kesewenang wenangan pemerintah. Sebab, saat ini belum ada yang kompeten menghakimi seseorang anti pancasila.

“Siapa yang berhak menghakimi anti Pancasila? Apakah Kemendagri, Jaksa Agung atau Kapolri?,” tegasnya.

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Suriah

Jenderal Senior Assad Tewas di Deir Zour

Zahr al-Deen tewas bersama sejumlah pasukan Assad setelah sebuah alat peledak improvisasi meledak di Hweijeh Sakr di Deir Zour.

Kamis, 19/10/2017 13:41 0

Video Kajian

Inilah Kenapa Aku Memilih Islam – Risdo Matondang

KIBLAT.NET – Hari ini hijrah menjadi istilah populer di banyak kalangan. Ia telah menjadi semangat...

Kamis, 19/10/2017 13:35 1

Suriah

Dikabarkan Luka Parah, Al-Jaulani Muncul dalam Video Serangan HTS ke Hama

Abu Muhammad Al-Jaulani muncul dalam sebuah video operasi Haiah Tahrir Syam (HTS) terhadap pasukan Suriah di Mushayrifah dan Abu Dali, provinsi Hama.

Kamis, 19/10/2017 10:00 0

Opini

Sekulerisasi Seksualitas

Orientasi ekonomi yang sekuleristik akan melahirkan perilaku ekonomi yang melanggar etika agama

Rabu, 18/10/2017 17:11 0

Suriah

5 Fakta Penting tentang Raqqah, Bekas Ibukota ISIS di Suriah

Raqqa adalah provinsi di Suriah pertama yang direbut oleh pejuang Suriah setelah pecahnya revolusi di awal tahun 2011. 

Rabu, 18/10/2017 15:50 0

Opini

‘Pribumi’ di Zaman Nabi

Saat Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya hijrah dari Mekkah, mereka disambut baik oleh pribumi Madinah. Para pribumi memberikan rumah, harta, lapangan kerja bahkan jodoh bagi para pendatang, Nabi dan para sahabatnya.

Rabu, 18/10/2017 15:18 0

Turki

Bukan Jawab Kuis Presiden, Bocah-bocah Ini Dapat Sepeda Karena Rutin Shalat Shubuh

Anak-anak di Istanbul, Turki menerima hadiah sepeda karena telah beribadah Shalat Shubuh selama 40 hari berturut-turut secara berjamaah di masjid.

Rabu, 18/10/2017 14:42 0

Philipina

Apakah Perang Marawi Benar-benar Usai?

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa 17 Oktober 2017 menyatakan bahwa Kota Marawi telah dibebaskan setelah pertempuran selama lima bulan melawan militan Maute.

Rabu, 18/10/2017 13:33 1

Afghanistan

Bom Taliban Hantam Markas Kepolisian Paktia, Kapolda Jadi Korban

Dua serangan bom Taliban berhasil membunuh seorang Kapolda di provinsi Paktia. Selain itu, serangan terkoordinasi oleh tim skuat berani mati ini juga menewaskan puluhan aparat keamanan dan “collateral-damage” sejumlah warga sipil.

Rabu, 18/10/2017 10:11 0

Palestina

Israel Tolak Negosiasi dengan Pemerintahan Rekonsiliasi Palestina

"Pemerintah Israel tidak akan bernegosiasi secara politis dengan pemerintah Palestina apabila Hamas ikut serta di dalamnya," kata Kantor Perdana Menteri Israel pada Selasa (17/10).

Rabu, 18/10/2017 09:20 0

Close