... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Menkopolhukam Klaim Indonesia Sasaran Terbesar Terorisme

Foto: Menkopolhukam, Wiranto.

KIBLAT.NET, Jakarta – Menteri Koordinasi Polhukam, Wiranto mengatakan persyaratan pembangunan adalah stabilitas negeri. Stabilitas bisa dinilai dari keadilan hukum. Pointnya membentuk birokrasi dan keamanan yang baik.

“Ancaman tradisional sudah berubah, dahulu ancaman berupa militer. Akan tetapi ancaman itu tidak lagi digunakan, lantaran akomodasi dan sisi kondisi yang sulit. Sehingga ancaman saat ini adalah ancaman cyber (dunia maya),” katanya dalam diskusi Forum Merdeka Barat 9, di Gedung Staf Kepresidenan, Kamis, (19/10/2017).

Wiranto menjelaskan kejahatan dunia maya sama dengan terorisme, sebab tidak ada batasan wilayah alias global. Lantaran dampaknya mempengaruhi pola pikir bangsa. Program pemerintah dekat ini adalah membentuk Badan Siber.

“Indonesia menjadi negara Islam terbesar, forum internasional menilai Indonesia menjadi sasaran terbesar radikalisme dan terorisme. Lantaran memiliki idiologi yang sama dan kuat, sehingga bisa dipengaruhi melalui doktrin,” ujarnya.

Wiranto melanjutkan faktanya penanggulangan radikalisme dan terorisme, Indonesia menjadi acuan negara internasional menangani kasus terorisme. Alasannya, meskipun menjadi basis sasaran terorisme, faktanya rasio terorisme di Indonesia sangatlah kecil.

“Cara penanggulangnnya yang kita gunakan adalah melalui cara soft approuch dan penindakannya dengan hard approach. Selain itu mendidik pelaku teror atau mencegahnya dengan program deradikalisasi,” urainya.

Selain itu, program Bela Negara menjadi pondasi anak bangsa dalam mencintai negaranya. Bela negara yang tidak berorentasi hanya dengan militer, tetapi memiliki kesadaran.

BACA JUGA  Polisi Tetapkan 85 Orang Tersangka Kerusuhan Papua

Reporter : Hafidz Salman
Editor: Imam S.

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Philipina

Ini Biaya Perang Marawi yang Harus Dikeluarkan Pemerintah Filipina

Pemerintah Filipina mengumumkan pihaknya telah menghabiskan PHP 5 miliar ($ 97,21 juta) dalam perang di Marawi melawan kelompok Abu Sayyaf dan Maute. Jika dirupiahkan, nilainya mencapai sekitar Rp 1, 3 triliun.

Kamis, 19/10/2017 17:07 0

Suriah

Jenderal Senior Assad Tewas di Deir Zour

Zahr al-Deen tewas bersama sejumlah pasukan Assad setelah sebuah alat peledak improvisasi meledak di Hweijeh Sakr di Deir Zour.

Kamis, 19/10/2017 13:41 0

Video Kajian

Inilah Kenapa Aku Memilih Islam – Risdo Matondang

KIBLAT.NET – Hari ini hijrah menjadi istilah populer di banyak kalangan. Ia telah menjadi semangat...

Kamis, 19/10/2017 13:35 1

Suriah

Dikabarkan Luka Parah, Al-Jaulani Muncul dalam Video Serangan HTS ke Hama

Abu Muhammad Al-Jaulani muncul dalam sebuah video operasi Haiah Tahrir Syam (HTS) terhadap pasukan Suriah di Mushayrifah dan Abu Dali, provinsi Hama.

Kamis, 19/10/2017 10:00 0

Opini

Sekulerisasi Seksualitas

Orientasi ekonomi yang sekuleristik akan melahirkan perilaku ekonomi yang melanggar etika agama

Rabu, 18/10/2017 17:11 0

Suriah

5 Fakta Penting tentang Raqqah, Bekas Ibukota ISIS di Suriah

Raqqa adalah provinsi di Suriah pertama yang direbut oleh pejuang Suriah setelah pecahnya revolusi di awal tahun 2011. 

Rabu, 18/10/2017 15:50 0

Opini

‘Pribumi’ di Zaman Nabi

Saat Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya hijrah dari Mekkah, mereka disambut baik oleh pribumi Madinah. Para pribumi memberikan rumah, harta, lapangan kerja bahkan jodoh bagi para pendatang, Nabi dan para sahabatnya.

Rabu, 18/10/2017 15:18 0

Turki

Bukan Jawab Kuis Presiden, Bocah-bocah Ini Dapat Sepeda Karena Rutin Shalat Shubuh

Anak-anak di Istanbul, Turki menerima hadiah sepeda karena telah beribadah Shalat Shubuh selama 40 hari berturut-turut secara berjamaah di masjid.

Rabu, 18/10/2017 14:42 0

Philipina

Apakah Perang Marawi Benar-benar Usai?

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa 17 Oktober 2017 menyatakan bahwa Kota Marawi telah dibebaskan setelah pertempuran selama lima bulan melawan militan Maute.

Rabu, 18/10/2017 13:33 1

Afghanistan

Bom Taliban Hantam Markas Kepolisian Paktia, Kapolda Jadi Korban

Dua serangan bom Taliban berhasil membunuh seorang Kapolda di provinsi Paktia. Selain itu, serangan terkoordinasi oleh tim skuat berani mati ini juga menewaskan puluhan aparat keamanan dan “collateral-damage” sejumlah warga sipil.

Rabu, 18/10/2017 10:11 0

Close