... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Survei Median: Loyalitas Partai Koalisi terhadap Jokowi Ternyata Rendah

Foto: Partai koalisi pendukung Jokowi-JK (Ilustrasi: Liputan6)

KIBLAT.NET, Jakarta- Survei terbaru yang dikeluarkan Media Survei Nasional (Median) menemukan adanya ketidaksolidan persepsi dari konstituen partai-partai pendukung pemerintah terhadap kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Dalam survei yang bertajuk “Menakar Loyalitas dan Persepsi Grass Root partai terhadap Jokowi” itu, Direktur Eksekutif Median, Rico Marbun menerangkan bahwa lembaganya telah melakukan identifikasi persepsi konstituen terhadap masing-masing partai.

“Kami mengidentifikasi persepsi konstituen partai-partai terhadap dua hal, yaitu terhadap kemampuan Jokowi, dan terkait sudah benar atau tidaknya arah perjalanan bangsa di tangan Jokowi,” katanya dalam rilis yang diterima Kiblat.net, Rabu (18/10).

Menurut Rico, ketika ditanyakan kepada responden, terkait sudah benar atau tidaknya arah bangsa di masa. Ternyata dari partai-partai koalisi pemerintah, hanya PDIP dan Nasdem yang konstituenya di atas 60 persen menjawab sudah benar.

“Sebanyak 75 persen grass root PDIP menjawab arah bangsa di masa Jokowi sudah benar, di urutan kedua diduduki Nasdem sebanyak 66,3 persen,”terangnya.

“Sedangkan konstituen partai-partai koalisi lainnya, memiliki persepsi yang relatif lebih rendah. Konstituen PAN hanya 19,8 persen yang menganggap arah bangsa saat ini sudah benar, sedangkan PKB sebanyak 32,7 persen, Golkar 37,3 persen, PPP 37,9 persen, Hanura 36,3 persen, dan perindo sebesar 41,9 persen,”sambungnya.

Menurut Rico, di antara konstituen partai-partai koalisi pemerintahan juga terlihat adanya ketidaksolidan, alias pembelahan persepsi. Hanya konstituen PDIP dan Nasdem yang memiliki persepsi di atas 60 persen terhadap kemampuan Jokowi.

BACA JUGA  Panitia: Tagar Lengserkan Jokowi di BC Muslim United Bukan dari Kami

“Ada sebanyak 90,5 konstituen Nasdem yang menyatakan Jokowi mampu menjalankan tugasnya, di urutan kedua diduduki PDIP sebanyak 72,8 persen, PKB 54,1 persen, PPP 42,1 persen, Hanura 50,5 persen, Golkar 38,5 persen, dan Perindo 28,3 persen,” katanya.

Rico menambahkan, dari kedua pertanyaan terkait persepsi terhadap jalannya pemerintahan dan kemampuan Jokowi itu, maka dapat disimpulkan, diantara partai koalisi, loyalitas relatif tertinggi terhadap Jokowi hanya terdapat pada konstituen PDIP dan Nasdem.

Survei ini, kata dia, dilakukan dalam rentang waktu 14-22 September 2017, terhadap 1000 responden yang telah memiliki hak memilih di seluruh Indonesia.

“Survei melalui metode multi stage random sampling, dengan margin error 3,1 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen,” tukasnya.

 

Reporter: Taufiq Ishaq
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Sekulerisasi Seksualitas

Orientasi ekonomi yang sekuleristik akan melahirkan perilaku ekonomi yang melanggar etika agama

Rabu, 18/10/2017 17:11 0

Suriah

5 Fakta Penting tentang Raqqah, Bekas Ibukota ISIS di Suriah

Raqqa adalah provinsi di Suriah pertama yang direbut oleh pejuang Suriah setelah pecahnya revolusi di awal tahun 2011. 

Rabu, 18/10/2017 15:50 0

Opini

‘Pribumi’ di Zaman Nabi

Saat Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya hijrah dari Mekkah, mereka disambut baik oleh pribumi Madinah. Para pribumi memberikan rumah, harta, lapangan kerja bahkan jodoh bagi para pendatang, Nabi dan para sahabatnya.

Rabu, 18/10/2017 15:18 0

Turki

Bukan Jawab Kuis Presiden, Bocah-bocah Ini Dapat Sepeda Karena Rutin Shalat Shubuh

Anak-anak di Istanbul, Turki menerima hadiah sepeda karena telah beribadah Shalat Shubuh selama 40 hari berturut-turut secara berjamaah di masjid.

Rabu, 18/10/2017 14:42 0

Philipina

Apakah Perang Marawi Benar-benar Usai?

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa 17 Oktober 2017 menyatakan bahwa Kota Marawi telah dibebaskan setelah pertempuran selama lima bulan melawan militan Maute.

Rabu, 18/10/2017 13:33 1

Afghanistan

Bom Taliban Hantam Markas Kepolisian Paktia, Kapolda Jadi Korban

Dua serangan bom Taliban berhasil membunuh seorang Kapolda di provinsi Paktia. Selain itu, serangan terkoordinasi oleh tim skuat berani mati ini juga menewaskan puluhan aparat keamanan dan “collateral-damage” sejumlah warga sipil.

Rabu, 18/10/2017 10:11 0

Palestina

Israel Tolak Negosiasi dengan Pemerintahan Rekonsiliasi Palestina

"Pemerintah Israel tidak akan bernegosiasi secara politis dengan pemerintah Palestina apabila Hamas ikut serta di dalamnya," kata Kantor Perdana Menteri Israel pada Selasa (17/10).

Rabu, 18/10/2017 09:20 0

Suriah

Koalisi AS: 400 Anggota ISIS Raqqah Menyerahkan Diri

"Dalam beberapa hari terakhir saja, sekitar 350 militan di Raqqah menyerah diri kepada Pasukan Demokratik Suriah, termasuk beberapa pejuang asing, dan mereka ditahan setelah diinterogasi," kata Dillon sebuah teleconference kepada media, seperti dilansi Sky News Arabic.

Rabu, 18/10/2017 08:47 0

Yaman

Lagi, Jet UEA Jatuh di Yaman

Dua pilot pesawat tempur tentara Uni Emirat Arab (UEA) tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat di Yaman.

Rabu, 18/10/2017 08:00 0

Afrika

Syaikh Al-Azhar “Serang” Seruan Kesetaraan Gender di Tunisia

Grand Syaikh Al-Azhar, Ahmed Al-Tayeb, Selasa (17/10), kembali mengkritik keras seruan kesetaraan gender dan bolehnya Muslim menikah dengan non-Muslim oleh presiden Tunisia. Seruan itu dinilai menyerang ajaran Islam.

Rabu, 18/10/2017 07:31 0

Close