Koalisi AS: 400 Anggota ISIS Raqqah Menyerahkan Diri

KIBLAT.NET, Raqqah – Koalisi internasional anti ISIS pimpinan Amerika Serikat di Suriah dan Iraq mengumumkan bahwa ratusan anggota ISIS menyerahkan diri kepada Pasukan Demokratik Suriah (SDF) dan melarikan diri dari Raqqah.

Menurut juru bicara koalisi AS Kolonel Riyan Dillon, sekitar 400 anggota ISIS—di antaranya dari luar Suriah— menyerahkan diri kepada SDF dalam sebulan terakhir. Sehingga pasukan SDF bisa membebaskan ibukota defacto ISIS di Suriah tersebut pada Selasa (17/10).

“Dalam beberapa hari terakhir saja, sekitar 350 militan di Raqqah menyerah diri kepada Pasukan Demokratik Suriah, termasuk beberapa pejuang asing, dan mereka ditahan setelah diinterogasi,” kata Dillon sebuah teleconference kepada media, seperti dilansi Sky News Arabic.

Dengan demikian, dia menjelaskan bahwa total anggota ISIS yang menyerahkan diri dalam sebulan sebanyak 400 militan.

Dillon menambahkan, kami juga melihat banyak para komandan ISIS melarikan diri di awal pertempuran. Khususnya setelah Raqqah sudah terisolasi.

Tugas saat ini di Raqqah, imbuhnya, membersihkan kota tersebut dari ranjau dan bom yang ditinggalkan kelompok tersebut. Dia menunjukkan, pasukan SDF pada Senin lalu terkena bom di sebuah jalan di Raqqah saat berpatroli. Bom-bom semacam itu sengaja ditingalkan sebelum mereka pergi.

Sebelumnya dilaporkan ratusan pasukan ISIS yang tersisa di Raqqah bernegosiasi dengan milisi SDF. Negosiasi yang ditengahi oleh para ketua suku setempat menghasilkan kesepakatan, bolehnya sebagian ISIS keluar dengan selamat bersama keluarga.

Informasi yang beredar, kesepakatan itu hanya berlaku bagi anggota ISIS asli Suriah. Adapun yang dari luar negeri, mereka tidak masuk dalam kesepakatan, atau mereka lebih memilih berjuang sampai akhir.

SDF telah mengumumkan merebut penuh Raqqah. Titik-titik penting dipusat kota sudah dikendalikan. Pasukan ISIS yang tersisa dilaporkan melarikan diri menuju gurun.

Sumber: Sky News Arabic
Redaktur: Sulhi El-Izzi

Ingin Langganan Artikel?
Daftarkan emailmu di sini untuk mendapatkan update artikel terbaru.
Anda dapat berhenti langganan kapan saja.
Anda mungkin juga berminat