... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Diminta Menteri Susi untuk Pengamanan, Polisi Malah Terlibat Penyelundupan Ikan

Foto: Menteri Susi saat acara "Pengembangan Ekonomi Maritim dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Laut", di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (18/10/2017)

KIBLAT.NET, Jakarta- Upaya menjaga sumber daya alam terutama ikan dan lingkungan terus dilakukan pemerintahan Jokowi-JK. Ada setidaknya 10 langkah yang secara khusus diambil pemerintah. Namun dalam prosesnya  justru terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Pasalnya, polisi yang diminta untuk mengamankan malah terlibat dalam penyelendupan ikan.

Hal itu dipaparkan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti. Ia menjelaskan upaya pertama dalam menjaga keberlanjutan sumber daya ikan dan lingkungan, menjaga sumber daya lobster, kepiting, dan rajungan bertelur untuk generasi mendatang.

Terkait itu, sambung dia, telah digagalkan penyelundupan terhadap 3.730.779 ekor bibit lobster dan 33.708 kg tangkapan dari spesies tersebut. Hal itu diungkapkannya dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang mengusung tema “Pengembangan Ekonomi Maritim dan Peningkatan Produktivitas Sumber Daya Laut”, di Gedung Bina Graha, Jakarta, Rabu (18/10)

“Saya heran mengatasi ilegal fishing dan penyelundupan ini. Dahulu saya meminta bantuan kepolisian untuk mengamankan, kini ada saja oknum polisi yang menyelundupkan lobster. Akibatnya lobster Indonesia anjlok di bawah Vietnam dan Filipina, padahal laut ke dua negara itu tidak memiliki lobster,” kesalnya.

Langkah berikutnya, Susi menjelaskan, adalah konservasi spesies hiu koboi dan hiu martil, perlindungan penyu, juga dibarengi upaya penggunaan alat penangkap ikan yang ramah lingkungan. Langkah kelima, menurut Susi, adalah penebaran 35, 71 juta ekor benih ikan lokal. Langkah selanjutnya melakukan pengukuran ulang kapal yang tidak sesuai.

BACA JUGA  Pemerintah Klaim Pemindahan Ibu Kota Sebagai Upaya Pemerataan Ekonomi

Pemerintah, menurut Susi, juga melakukan pengendalian daya dukung ekosistem di danau dan waduk, perehabilitasian wilayah pesisir, dan perlindungan daerah pemijahan dan daerah bertelur sumber daya Tuna.

“Langkah yang kesepuluh adalah menambah kawasan konservasi nasional, dari 16,4 juta hektar pada 2014 menjadi 18,36 juta hektar pada 2017,” ujarnya.

 

Reporter: Hafidz Salman
Editor: Syafi’i Iskandar

Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Opini

Sekulerisasi Seksualitas

Orientasi ekonomi yang sekuleristik akan melahirkan perilaku ekonomi yang melanggar etika agama

Rabu, 18/10/2017 17:11 0

Suriah

5 Fakta Penting tentang Raqqah, Bekas Ibukota ISIS di Suriah

Raqqa adalah provinsi di Suriah pertama yang direbut oleh pejuang Suriah setelah pecahnya revolusi di awal tahun 2011. 

Rabu, 18/10/2017 15:50 0

Opini

‘Pribumi’ di Zaman Nabi

Saat Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya hijrah dari Mekkah, mereka disambut baik oleh pribumi Madinah. Para pribumi memberikan rumah, harta, lapangan kerja bahkan jodoh bagi para pendatang, Nabi dan para sahabatnya.

Rabu, 18/10/2017 15:18 0

Turki

Bukan Jawab Kuis Presiden, Bocah-bocah Ini Dapat Sepeda Karena Rutin Shalat Shubuh

Anak-anak di Istanbul, Turki menerima hadiah sepeda karena telah beribadah Shalat Shubuh selama 40 hari berturut-turut secara berjamaah di masjid.

Rabu, 18/10/2017 14:42 0

Philipina

Apakah Perang Marawi Benar-benar Usai?

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Selasa 17 Oktober 2017 menyatakan bahwa Kota Marawi telah dibebaskan setelah pertempuran selama lima bulan melawan militan Maute.

Rabu, 18/10/2017 13:33 1

Afghanistan

Bom Taliban Hantam Markas Kepolisian Paktia, Kapolda Jadi Korban

Dua serangan bom Taliban berhasil membunuh seorang Kapolda di provinsi Paktia. Selain itu, serangan terkoordinasi oleh tim skuat berani mati ini juga menewaskan puluhan aparat keamanan dan “collateral-damage” sejumlah warga sipil.

Rabu, 18/10/2017 10:11 0

Palestina

Israel Tolak Negosiasi dengan Pemerintahan Rekonsiliasi Palestina

"Pemerintah Israel tidak akan bernegosiasi secara politis dengan pemerintah Palestina apabila Hamas ikut serta di dalamnya," kata Kantor Perdana Menteri Israel pada Selasa (17/10).

Rabu, 18/10/2017 09:20 0

Suriah

Koalisi AS: 400 Anggota ISIS Raqqah Menyerahkan Diri

"Dalam beberapa hari terakhir saja, sekitar 350 militan di Raqqah menyerah diri kepada Pasukan Demokratik Suriah, termasuk beberapa pejuang asing, dan mereka ditahan setelah diinterogasi," kata Dillon sebuah teleconference kepada media, seperti dilansi Sky News Arabic.

Rabu, 18/10/2017 08:47 0

Yaman

Lagi, Jet UEA Jatuh di Yaman

Dua pilot pesawat tempur tentara Uni Emirat Arab (UEA) tewas dalam sebuah kecelakaan pesawat di Yaman.

Rabu, 18/10/2017 08:00 0

Afrika

Syaikh Al-Azhar “Serang” Seruan Kesetaraan Gender di Tunisia

Grand Syaikh Al-Azhar, Ahmed Al-Tayeb, Selasa (17/10), kembali mengkritik keras seruan kesetaraan gender dan bolehnya Muslim menikah dengan non-Muslim oleh presiden Tunisia. Seruan itu dinilai menyerang ajaran Islam.

Rabu, 18/10/2017 07:31 0

Close