... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

Titian

Tanpa Bimbingan Wahyu, Perjuangan dan Kemenangan Akan Sia-sia

Foto: Al-Quran

KIBLAT.NET – Ketika Ashabul Kahfi merasa lemah dan tak mampu lagi menghadapi penguasanya yang zalim, maka mereka pun menyusun rencana untuk menyelamatkan imannya. Saat itu, gua merupakan tempat yang paling efektif untuk bersembunyi dari kejaran pasukan raja. Sebelum rencana itu dilaksanakan, disebutkan bahwa mereka berdoa kepada Allah agar senantiasa diberi pentujuk dalam menapaki jalan kebenaran yang diperjuangkan tersebut. Lafaz doa yang mereka ucapkan ini, Allah abadikan dalam al-Quran surat Al-Kahfi ayat 10:

إِذْ أَوَى الْفِتْيَةُ إِلَى الْكَهْفِ فَقَالُوا رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

(Ingatlah) tatkala pemuda-pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua lalu mereka berdoa: “Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).

Menarik, dalam doanya tersebut mereka tidak memohon didatangkan kemenangan untuk melawan penguasa. Mereka juga tidak meminta agar diturunkan pasukan dari langit untuk mengancurkan musuhnya tersebut. Dalam permohonannya itu, mereka hanya berharap agar diberi Rahmat serta senantiasa diberi petunjuk untuk menapaki jalan kebenaran. Sebab, jika perjuangannya itu lurus di atas jalan yang benar maka hasilnya pun akan terbimbing di atas jalan kebenaran.

Sangat disayangkan bahkan tak ada faidahnya sama sekali jika kemenangannya diperoleh tapi tersesat dari petunjuk Allah. Karena itu, permohonan agar senantiasa berada di atas jalan yang benar menjadi ungkapan penting daripada hanya sekedar mampu melawan musuh.

رَبَّنَا آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً وَهَيِّئْ لَنَا مِنْ أَمْرِنَا رَشَدًا

“Wahai Tuhan kami berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).”

Dalam bahasa Arab, untuk menyatakan kata ‘petunjuk’ sebenarnya tidak hanya kata  Ar-Rusyd (الرشد). Selain itu, ada juga kata-kata yang mengandung arti yang sama, yaitu seperti Al-Huda (الهدى). Namun dalam lafaz doa di atas, mereka memilih ungkapannya dengan kata-kata rasya­da (ar-rusyd). Apa makna di balik penggunaan kata tersebut?

Menurut Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Kata Ar-Rusyd dan Al-Huda adalah dua istilah yang sama jika digunakan secara terpisah. Namun jika keduanya berada dalam satu kalimat, AlHuda artinya ilmu yang benar, lawannya adalah Adh-Dhalaal (الضلال), yaitu ilmu yang sesat. Sedangkan Ar-Rusyd artinya amal yang benar, lawannya adalah Al Ghayy (الغي), yaitu amal keburukan (Lihat Ighatsatul Lahfaan, 2/168)

Ibnu Faris Menerangkan, “Kata Ar-Rusyd semua kembali kepada satu makna yaitu sesuatu yang bisa menunjukkan keistiqamahan dalam menapaki jalan.” (Ibnu Faris, Mu’jam Maqayis Al-Lughah, 2/298)

Sementara itu Imam As-Sa’di menuturkan:

الرشد: اسم جامع لكل ما يرشد الناس إلى مصالح دينهم ودنياهم

ArRusyd adalah segala sesuatu yang dapat menuntun manusia kepada kemaslahatan dunia dan akhirat,” (Tafsir As-Sa’di, 8/1891)

Kata-kata ar-rusydu ini pula pernah terungkap melalui lisan Nabi Musa ketika memohon kepada Khidir untuk bisa ikut menggali hikmah dari ilmu yang dikaruniakan kepadanya.

قَالَ لَهُ مُوسَى هَلْ أَتَّبِعُكَ عَلَى أَنْ تُعَلِّمَنِ مِمَّا عُلِّمْتَ رُشْدًا

“Musa berkata kepada Khidhr: “Bolehkah aku mengikutimu supaya kamu mengajarkan kepadaku ilmu yang benar di antara ilmu-ilmu yang telah diajarkan kepadamu.” (Qs. Al-Kahfi : 66 )

Ilmu dalam ayat di atas diikat dengan kata-kata rusyda, yaitu ilmu yang benar-benar didapatkan melalui petunjuk dari Allah. Sebab, ilmu apapun akan hilang faidahnya jika tidak dibimbing oleh petunjuk Allah. Ia tidak akan berkah dan Allah tidak memberkahinya.

Demikian juga dengan sekelompok jin ketika mereka memahami bahwa al-Quran mampu menuntun kepada jalan petunjuk (ar-rusyd), mereka pun berikrar menyatakan iman kepadanya. Kisah ini diabadikan dalam quran surat Al-Jin ayat 1-2

إِنَّا سَمِعْنَا قُرْآنًا عَجَبًا * يَهْدِي إِلَى الرُّشْدِ فَآمَنَّا بِهِ وَلَنْ نُشْرِكَ بِرَبِّنَا أَحَدا

“…Lalu mereka berkata: “Sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur’an yang menakjubkan * (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang benar, lalu kami beriman kepadanya. Dan kami sekali-kali tidak akan mempersekutukan seorang pun dengan Tuhan kami,” (QS. Al Jin: 2)

Dalam ayat yang lain, Allah ta’ala berfirman:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran. (QS. Al-Baqarah: 186).

Dalam ayat di atas, Allah menerangkan bahwa tujuan paling tinggi saat hamba berdoa kepadaNya adalah untuk mendapatkan petunjuk, yaitu selalu berada di atas jalan kebenaran. Lalu apa bentuk petunjuk yang paling tinggi yang harus diperoleh oleh seorang hamba?

Petunjuk tersebut iala berupa tauhid yang pernah diwahyukan kepada Nabi Ibrahim ‘alaihisalam. Allah ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ آتَيْنَا إِبْرَاهِيمَ رُشْدَهُ مِن قَبْلُ وَكُنَّا بِهِ عَالِمِينَ

Dan sesungguhnya telah Kami anugerahkan kepada Ibrahim hidayah kebenaran sebelum (Musa dan Harun), dan adalah Kami mengetahui (keadaan) nya. (QS. Al-Anbiya; 51)

Petunjuk (ar-rusyd) di sini adalah Millah Ibrahim yang menjadi petunjuk seorang hamba dalam mentauhidkan Allah. Maka ketika ada orang yang enggan menerima ajaran tersebut dan membencinya, Allah ta’ala sebutkan ia sebagai orang yang memperbodoh dirinya sendiri.

“Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri, (QS. Al-Baqarah: 130)

Petunjuk (ar-rusydu) juga menjadi salah satu wasiat Allah kepada Nabi sallalllahu ‘alaihi wasallam dalam menyampaikan risalahnya, firman-Nya:

وَقُلْ عَسَى أَنْ يَهْدِيَنِي رَبِّي لأَقْرَبَ مِنْ هَذَا رَشَدًا “

“…Katakanlah: Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini. (QS. Al-Kahfi: 24)

Kemudian dalam ayat yang lain, Allah ta’ala menjelaskan bahwa ar-rusydu yang paling agung adalah

لَا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ ۖ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ ۚ فَمَن يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِن بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَىٰ لَا انفِصَامَ لَهَا ۗ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); “sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya dia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (Al-Baqarah: 256)

Oleh karena itu, bagi setiap aktivis dan orang-orang yang memperjuangkan Islam dengan menegakkan kalimat tauhid, perlunya melandasi setiap pijakan ilmu dan amal Islami dengan bimbingan dan petunjuk wahyu. Karena tidak ada gunanya sebuah kemenangan yang tidak terbimbing oleh wahyu. Wallahu a’lam bisshowab

Penulis: Fakhruddin
Editor: Arju

 Diinisiasi dari tulisan Syaikh Al-maqdishi  الجهاد والنصر بلا رُشد ضلالٌ للبشر وتضييعٌ للثمر,

http://www.ilmway.com/site/maqdis/MS_65.html

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Konsultasi

Fatwa Abu Qatadah Tentang Pengacara Muslim

Permasalahan berhukum dengan selain hukum Allah adalah permasalahan yang cukup serius di dalam Islam. Bahkan pada kondisi tertentu hal ini bisa membatalkan keimanan seseorang. Setidaknya di dalam Al-Qur’an disebutkan 3 sifat yang buruk bagi orang yang berhukum dengan hukum Allah, yaitu fasiqun, Zolimun dan Kafirun.

Sabtu, 14/10/2017 16:06 0

Indonesia

DPR Dorong Pembukaan Perlintasan Rafah Pasca Rekonsiliasi

"Dalam waktu dekat yang paling mendesak adalah dibukanya isolasi terhadap Gaza yang selama ini menghadapi masalah kemanusiaan yang serius. Pintu perbatasan Rafah harus segera dibuka," kata Kharis.

Sabtu, 14/10/2017 08:45 0

Indonesia

TPM Kagum dengan Kesabaran Ustadz ABB

"Keadaan beliau sudah memprihatinkan, darurat. Tapi beliau bersabar, beliau mengatakan 'Allah punya rencana lain, Allah yang menentukan'. Itulah sikap keikhlasan beliau, sikap tawakal beliau sangat menonjol sekali," ujarnya saat dihubungi Kiblat.net pada Jumat (13/10).

Sabtu, 14/10/2017 08:10 2

Indonesia

Kondisi Kesehatan Ustadz ABB Kian Memprihatinkan

Kuasa Hukum Ustadz Abu Bakar Ba'asyir (ABB) dari Tim Pengacara Muslim (TPM), Farid Ghozali, mengungkapkan bahwa keadaan kliennya saat ini memprihatinkan. Sebab, kaki Ustadz kharismatik itu semakin membengkak.

Sabtu, 14/10/2017 07:45 0

Indonesia

Komisi I DPR RI Sambut Rekonsiliasi Hamas-Fatah

"Apapun yang terbaik untuk Palestina terbaik pasti kita dukung, soal pembukaan kantor konsulat khusus, persoalan Masjid Al-Aqsa, hingga soal rekonsiliasi Hamas dan Fatah ini kita serius 1000% ingin melihat kemerdekaan dan perdamaian di Palestina," katanya kepada

Sabtu, 14/10/2017 07:11 0

Video Kajian

Khutbah Jumat : Jangan Jadi Pengecut ! – Ust. Abdul Khalid, MA.

KIBLAT.NET – Islam sangat membenci sifat pengecut. Pengecut dari apapun, pengecut dari segala resiko. Bahkan...

Jum'at, 13/10/2017 16:03 0

Yaman

Kolera Yaman Pecahkan Rekor Wabah Terparah di Dunia

Wabah kolera Yaman telah memecahkan rekor sejarah baru-baru ini. Save the Children pada Rabu (11/10/2017) melaporkan bahwa penyakit itu akan menginfeksi lebih dari satu juta orang, termasuk lebih dari 600.000 anak.

Jum'at, 13/10/2017 13:31 0

Indonesia

Milad ke-9, AQL Gelar Acara ‘Fajar di Ufuk Nusantara’

Menyambut Milad yang kesembilan, Arrahman Quranic Learning (AQL) akan menyelenggarakan acara besar di Balai Sarbini, Jakarta. Ustadz Bachtiar Nashir selaku pemimpin AQL mengungkapkan acara tersebut bertajuk 'Fajar di Ufuk Indonesia'.

Jum'at, 13/10/2017 13:00 0

Indonesia

Situs Seword Dilaporkan ke Kominfo

Siswanto Rawali, Ketua Bidang Komintel Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah melaporkan situs Seword.com ke Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dengan harapan agar situs tersebut segera diblokir.

Jum'at, 13/10/2017 11:45 0

Eropa

Spanyol Ultimatum Catalonia untuk Batalkan Kemerdekaan

erdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mencoba mengklarifikasi pada hari Rabu (11/10/2017) kemarin apakah benar Catalonia sudah mendeklarasikan kemerdekaan.

Jum'at, 13/10/2017 11:19 0