... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Warga Idlib Berharap Masuknya Turki Hentikan Gempuran

Foto: Militer Turki di Suriah.

 

KIBLAT.NET, Idlib – Penyebaran tentara Turki di Provinsi Idlib, dekat perbatasan Turki, meningkatkan harapan tinggi di kalangan warga sipil di daerah tersebut.

Dalam hal ini, sejumlah warga di Idlib berharap pasukan Ankara bisa menghentikan serangan yang dilancarkan udara rezim Assad dan separatis PKK.

“Wilayah kami memiliki lokasi yang unik karena kami dihadapkan dengan pasukan PKK dan rezim Assad,” kata Muhammad Abbas pada Rabu (11/10).

“Jika Angkatan Bersenjata Turki memasuki wilayah tersebut, konflik akan semakin mereda,” tambahnya dalam sebuah keterangan.

Selanjutnya, seorang warga yang bernama Agit Rasheed juga percaya bahwa penyebaran Turki akan membantu menghentikan serangan oleh pasukan rezim Assad di Idlib.

“Kami tidak menginginkan kematian dan kehancuran. Jika Angkatan Bersenjata Turki tidak ikut campur, masalah akan terus berlanjut dan akan ada lebih banyak lagi yang gugur,” ujarnya.

Bahkan, dia juga mengatakan bahwa “yang paling penting adalah tidak akan ada pesawat tempur rezim yang terbang di angkasa”.

Selain itu, beberapa warga lainnya percaya bahwa kehidupan di provinsi Idlib akan kembali normal setelah penyebaran militer Turki.

“Rumah sakit dan sekolah akan beroperasi secara teratur dan lembaga nonfungsional akan kembali bekerja sekali lagi,” ungkap Cemil Darwis yang berusia 48 tahun.

“Angkatan Bersenjata Turki sama sekali akan mengubah hidup kita di Idlib. Kita akan bisa hidup dalam keselamatan dan kehidupan akan kembali normal,” pungkasnya.

Namun perlu dicatat, Turki masuk ke Idlib berdasarkan kesepakatan yang dibuatnya dengan Iran dan Rusia. Bahkan, Ankara menegaskan bahwa operasinya itu berkoordinasi dengan dua sekutu utama rezim Bashar Assad tersebut. Bukan tidak mungkin terjadi pelanggaran dari pihak rezim dan sekutunya, sebagaimana terjadi sebelumnya saat penerapan kesepakatan Astana. [hun]

Sumber: Anadolu Agency
Redaktur: Dio Alifullah

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Begini Komentar Netizen Soal Insiden Brimob di Blora

"Tak pantas diberi senjata yg lebih canggih, bisa habis rakyat...," ungkapnya.

Kamis, 12/10/2017 06:50 0

Indonesia

Majelis Hakim dan JPU Sidang Terorisme Jaringan Klaten Dinilai Langgar KUHAP

"Menurut kami, putusan majelis hakim dan saudara penuntut umum untuk membacakan keterangan saksi di persidangan ini melanggar ketentuan KUHAP pasal 162," katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (11/10).

Kamis, 12/10/2017 06:29 0

Indonesia

JPU Sidang Terorisme Kembali Tak Bisa Hadirkan Saksi, Pengacara Heran

Dalam sidang tuduhan terorisme dengan terdakwa Winarno dan Murjianto yang digelar Rabu (11/10), Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali tidak bisa menghadirkan saksi sesama tahanan terorisme.

Kamis, 12/10/2017 05:53 0

Indonesia

‘Negara Biayai Polisi Mahal Tapi Malah Mati Konyol’

Neta S Pane menegaku prihatin dengan kejadian penembakan Brimob ke kawannya sendiri di Blora, Jawa Tengah. Sebab, polisi yang dibayar dengan uang rakyat, justeru mati dengan sia-sia.

Rabu, 11/10/2017 19:46 0

Indonesia

Amunisi Brimob Dinilai Mematikan, Warganet Ungkapkan Ketakutan

Lantas, penyataan tersebut mengundang kekhawatiran dari para netizen. Pasalnya, sebelumnya Polri mengaku bahwa senjata berjenis Arsenal Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) tidak mematikan.

Rabu, 11/10/2017 19:15 0

Indonesia

Menteri Agama Resmikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal

Menteri Agama meresmikan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Rabu (11/10/2017)

Rabu, 11/10/2017 18:52 0

Indonesia

IPW: Polisi Sesama Rekan Saja Ringan Tembak, Apalagi Masyarakat

KIBLAT.NET, Jakarta- Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane meminta Polda Jateng untuk menjelaskan...

Rabu, 11/10/2017 18:52 0

Indonesia

Pemuda Muhammadiyah: Seword Provokatif

Media seperti seword.com kalau dibiarkan, apalagi dijadikan sebagai bahan rujukan dinilai akan berbahaya

Rabu, 11/10/2017 17:34 0

Indonesia

IPW Desak Polri Transparan Usut Kematian Brimob Di Tangan Rekannya

Kasus polisi tembak sesama polisi di Blora bukan kali pertama, dan terus berulang

Rabu, 11/10/2017 16:12 0

Indonesia

Soal Karangan Bunga di Balai Kota Jakarta, Begini Reaksi Warganet

Halaman depan balai Kota DKI Jakarta dibanjiri karangan bunga menjelang berakhirnya masa kerja Gubernur Djarot Saiful Hidayat pada 15 Oktober 2017. Karangan bunga dikirimkan untuk mengapresiasi kinerja Djarot yang sebelumnya berpasangan dengan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Rabu, 11/10/2017 15:55 0