... Waktu Shalat
...
Shubuh
...
Dzuhur
...
Ashar
...
Maghrib
...
Isya
...

News

Trump Tantang Menlu-nya Tes IQ, Ada Apa?

Foto: Rex Tillerson dan Donald Trump.

KIBLAT.NET, Washington – Presiden Donald Trump menantang Menteri Luar Negeri AS, Rex Tillerson, untuk melakukan tes IQ dan membandingkannya dengan IQ sang presiden setelah ada laporan bahwa Tillerson menyebut Trump “bodoh”.

“Saya kira itu berita ‘hoax’, namun jika benar ia berkata demikian, menurut saya kita bisa bandingkan hasil tes IQ kami. Dan saya bisa kasih tahu anda siapa yang bakal menang,” kata Trump. Pernyataan kontroversial Trump itu terungkap saat sesi wawancara dengan majalah Forbes yang dipublikasikan pada hari Selasa (10/10/2017).

Ketegangan hubungan Trump dengan Tillerson mulai mengemuka ke ranah publik menyusul laporan terkini NBC News yang menyebut bahwa Tillerson berniat akan mengundurkan diri dalam waktu dekat. Ketegangan dipicu oleh semakin meruncingnya perbedaan pendapat antara Tillerson dengan bigboss-nya soal kebijakan. Sementara Wakil Presiden Mike Pence mendesak Tillerson untuk tetap menduduki jabatannya itu paling tidak hingga akhir tahun.

Merujuk pada tiga nama pejabat tinggi secara anonim, dalam laporan juga dikatakan bahwa Tillerson menyebut Trump dengan kata-kata “bodoh” setelah terjadi pertemuan di Pentagon tanggal 20 Juli lalu dengan para anggota tim keamanan nasional dan pejabat kabinet Trump. Namun juru bicara Tillerson menyangkal tudingan tersebut dan mengatakan ia tidak pernah menggunakan bahasa seperti itu.

Saat wawancara dengan Forbes, Trump juga nampak reaktif terhadap kritikan yang menganggapnya telah merendahkan Tillerson melalui postingan bernada provokatif via Twitter. Trump dinilai mengintervensi secara langsung terhadap upaya-upaya diplomatik yang sedang berjalan.

“Saya tidak merendahkan. Saya kira saya sedang mempertegas wewenang,” kata Trump.

Berbicara dalam konpers harian, bagian humas Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan komentar Trump soal “tes IQ” hanyalah “sekedar bercanda dan tidak lebih dari itu”.

“Presiden tidak pernah bermaksud menganggap kecerdasan Menteri Luar Negeri tidak cukup memadai. Mereka bahkan saling bekerja sama untuk menjalankan agenda-agenda presiden,” klaim Sanders.

Sumber: World Bulletin
Redaktur: Yasin Muslim

... shares
Share on Facebook Share on Twitter

Apa Reaksi Anda Tentang Artikel Ini?

Ikuti Topik:

Berikan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

Berita Lainnya

Indonesia

Bentuk Densus Anti Korupsi, Polri Minta Anggaran Rp 2,6 Triliun

Kepolisian Republik Indonesia berencana membuat Densus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Dalam hal ini, Kapolri Tito Karnavian mengatakan bahwa dana menjadi hal penting dalam program.

Kamis, 12/10/2017 14:20 0

Indonesia

Timses Anies-Sandi: 23 Janji Akan Segera Diwujudkan

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan dilantik pada 16 Oktober 2017 mendatang. Keduanya akan memimpin Ibu Kota untuk periode 2017-2022 menggantikan Djarot Syaiful Hidayat.

Kamis, 12/10/2017 14:03 0

Indonesia

Sidang Terorisme Klaten, TPM: Tak Ada Bukti Teror

Pengacara terdakwa terorisme Klaten, Winarno dan Murjianto merasa janggal dengan kasus yang menimpa kliennya. Sebab, kedua kliennya didakwa dengan pasal terorisme, sementara keduanya tidak melakukan tindakan teror.

Kamis, 12/10/2017 13:20 0

Indonesia

Anies-Sandi Diminta Tidak Pencitraan dan Jaga Amanah

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan dilantik pada 16 Oktober 2017 mendatang.

Kamis, 12/10/2017 12:20 0

Profil

Ibnu Umar At-Turkistani, Singa Muda Uighur

Dia dikenal sebagai sosok yang pendiam. Dibalik sikapnya yang tidak banyak bersuara ternyata tersimpan bashirah yang mengagumkan. Seluruh pikirannya selalu berkutat akan keadaan umat Islam. Terlebih ia lahir dan hidup di tengah-tengah masyarakat Islam yang selalu terdzalimi oleh kaum tak bertuhan.

Kamis, 12/10/2017 12:00 0

Indonesia

Akhir Oktober, Data Pelanggan Kartu Prabayar Harus Sesuai KTP dan KK

Dalam peraturan yang akan berlaku mulai tanggal 31 Oktober 2017 tersebut, data yang dimasukkan oleh pelanggan akan disesuaikan oleh petugas penyelenggara jasa telekomunikasi dan divalidasi ke database Ditjen Dukcapil.

Kamis, 12/10/2017 10:43 0

Indonesia

5 Kejanggalan Seword.com yang Perlu Diketahui

kominfo.go.id pada 20 Februari 2017 telah mengingatkan bahwa Seword merupakan media abal-abal.

Kamis, 12/10/2017 08:26 0

Indonesia

Begini Komentar Netizen Soal Insiden Brimob di Blora

"Tak pantas diberi senjata yg lebih canggih, bisa habis rakyat...," ungkapnya.

Kamis, 12/10/2017 06:50 0

Indonesia

Majelis Hakim dan JPU Sidang Terorisme Jaringan Klaten Dinilai Langgar KUHAP

"Menurut kami, putusan majelis hakim dan saudara penuntut umum untuk membacakan keterangan saksi di persidangan ini melanggar ketentuan KUHAP pasal 162," katanya saat dihubungi Kiblat.net pada Rabu (11/10).

Kamis, 12/10/2017 06:29 0

Indonesia

JPU Sidang Terorisme Kembali Tak Bisa Hadirkan Saksi, Pengacara Heran

Dalam sidang tuduhan terorisme dengan terdakwa Winarno dan Murjianto yang digelar Rabu (11/10), Jaksa Penuntut Umum (JPU) kembali tidak bisa menghadirkan saksi sesama tahanan terorisme.

Kamis, 12/10/2017 05:53 0